slogan leutika prio

BlackBook

Penulis: Winda Krisnadefa, Kategori: Novel
BlackBook
Zoom
ISBN: 978-602-9079-52-4
Terbit: April 2011
Halaman : 192, BW : 192, Warna : 0
Harga: Rp. 41.300,00
Deskripsi:

Titik balik hidup Amel terjadi ketika Amel dan Tomi diciduk polisi di kamar kosnya karena menggunakan putaw. Mama dan papa Amel sadar kalau ternyata selama ini Amel harusnya bisa menjadi anak yang selalu baik kalau saja mereka bisa memberikan sedikit perhatian dan penghargaan padanya. Akhirnya Amel dibawa ke suatu tempat untuk merenung selepas ia dari penjara.

Di tempat itu Amel bertemu dengan Ayang yang juga dibawa oleh kedua orang tuanya ke sana untuk menenangkan diri. Ayang ternyata mengalami depresi berat setelah kejadian aborsi dan pendarahan hebat yang dialaminya dulu. Ditambah lagi percobaan bunuh diri yang pernah dilakukannya berulang kali karena begitu beratnya masalah yang terjadi dalam hidupnya.

Download contoh buku: Download

Dilihat: 3343 kali.
Beli:   


Share |


Produk Sejenis

  • Seperti Aku?
  • Silent Valentine
  • Cerita Cinta Dunia Maya
  • Intuisi dan Dunia Shalliva
  • Everlasting



Review

Mira Aqila
Kirim: 21-04-2011 11:15
Keyennn bgt ^^.. Saya suka mba winda men-setting ceritanya dalam format buku diary (jujur saya juga dulu pas SMA gitu..tulis2an surat cinta di diary^^) Back to topik.. Buku ini bukan hanya bisa menjadi panduan buat para remaja agar tidak terjebak di dalam dunia narkoba dan sex bebas danjuga buat para Ortu. Banyak banget pelajaran yg bisa di dapat dari masing2 orang tua dari Amel, Tomy dan ayang.. pelajaran yg berbeda-beda..dalam mensikapi sifat dan kelakuan anak2nya. Cthnya para Ortu agar bisa percaya pada anak.. Jangan kaya emaknya amel.. duh.. nauzubillah deh.. Itu Pelajaran Bagi saya yang punya anak cewe..(berharga banget mak' winda) jadi ga bakalan rugi deh untuk beli bukunya.. bisa jd alat untuk mengingatkan kita kedepannya.. Love it^

Hadi Samsul
Kirim: 21-04-2011 06:31
Dalam pandangan saya sebagai seorang tukang nyuluh, buku ini hadir untuk memberikan penyuluhan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba dan free sex dalam balutan indahnya kisah persahabatan dan cinta. Seandainya Winda meminta endorsement dari saya (siapa gue? Hehehe), pasti saya akan menulis: buku ini wajib dibaca oleh semua kalangan agar tahu bahwa narkoba itu adalah musuh bersama untuk diberantas. Buku ini memberikan pengetahuan, pengalaman, dan pemahaman tentang “Stay away from drugs”. Jauhi narkoba karena bahayanya sangat nyata. Ayang, Amel, Serta Tomi, adalah tiga contoh korban jahatnya narkoba. Say NO to drugs. It will kill you sooner or later.(HS)

Endah Raharjo
Kirim: 20-04-2011 17:57
Sebagai penulis pemula, Winda layak mendapat pujian atas terbitnya novel Blackbook ini. Substansi dan pesan yang ingin ia sampaikan juga aktual. Setelah membaca kisah Amel, Tomi dan Ayang, saya makin bersyukur karena anak tunggal saya hingga saat ini ‘baik-baik saja’. Kisah tiga sekawan ini banyak dialami oleh remaja di sekitar kita, tidak hanya di kota, namun juga di pelosok-pelosok, miskin dan kaya. Remaja miskin memilih ‘mengendus’ lem yang akibatnya – mungkin – sama. Meskipun berbagai usaha pencegahan sudah dilakukan oleh berbagai lembaga, tampaknya kasus narkoba ini tidak berkurang (entah dengan statistik, ya). Semoga kisah Amel, Tomi dan Ayang menjadi cermin bagi remaja agar tidak menukar usia muda dengan kesenangan semu yang mematikan. Selamat, Winda. Terus berkarya.


Kirim Review

Nama:


E-Mail:


Review Anda:

Karakter: 



 

Leutika Leutika  Terbitgratis

Wayang  Scanie  mahoni