slogan leutika prio

Self Publishing: Menulis, Cinta dan Kesetiaan

Posted: 27-11-2012 17:14

Sender: Bona Ventura

Self Publishing: Menulis, Cinta dan Kesetiaan

Oleh: Bona Ventura

 

Menulis adalah bekerja

untuk keabadian

(PramoedyaAnanta Toer)

 

 

Jejaring sosial dan menulis

Manusia boleh tutup usia. Caramengabadikan kisah kehidupan yang penuh makna adalah lewat buku. Tiap kenangankehidupan yang telah dirapikan, lalu diterbitkan akan tetap dibaca generasiberikut, serta dapat melintasi zaman. Menulis adalah sebuah keberanian. Kutipandari penulis tetralogi Pulau Buru, Pramoedya Ananta Toer kerap saya lontarkandalam kelas saat mengajar. Kalimat penyemangat yang singkat, namun bermaknamendalam. Kutipan yang menjadi pelecut bagi para murid. Menyebarkan virusmenulis di era teknologi informasi yang semakin maju memang membutuhkankreativitas dan terobosan. Mereka sekarang lebih akrab dengan piranti teknologikomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Kecanduan terhadap piranti tersebutdapat melunturkan budaya menulis dan membaca. Untuk menyiasati hal tersebutsaya meminta para murid mengerjakan atau mengumpulkan tugas dan ulangan proyekmelalui media jejaring sosial.

Ketika materi menulis puisi, sayamemperkenalkan cara berbeda kepada mereka. Mereka diperkenankan menggunakantelepon seluler untuk menulis puisi dalam bentuk 140 karakter. Bentuk minitersebut menyesuaikan dengan format Twitter.Ketika hendak mengungkapkan hal apapun pemilik akun Twitter “dipaksa” kreatif dengan keterbatasan jumlah karakter.Pembelajaran menulis puisi mendadak menjadi hal yang menyenangkan bagi mereka,karena saya membolehkan telepon genggam dibawa ke dalam kelas sebagai saranapenunjang pembelajaran. Mereka mengetik puisi di telepon genggam masing-masing.Bagi yang sudah memiliki akun Twittermereka dapat langsung mention(mengirimkan) puisi ke akun saya. Kemudahan dalam menulis puisi melalui telepongenggam adalah mereka dapat dengan mudah menekan tombol backspace untuk menghapus kata-kata yang belum sesuai dalam puisimereka.

Pembelajaran dengan menyesuaikan sesuatuyang akrab dengan para murid makin memunculkan antusiasme mereka. Puisi-puisi yangmereka ciptakan menimbulkan kekaguman saya, karena tidak menyangka mereka dapatmenjawab tantangan pembelajaran menulis puisi 140 karakter (puisimini).Puisi-puisi yang terpilih, kemudian saya terbitkan dalam buku antologi puisiberjudul: Puisi yang Mendua. Bukutersebut kami terbitkan melalui selfpublishing. Berikut ini petikan puisimini dalam buku buah karya beberapamurid:

1.     Melihatmubersama dirinya aku termakan api cemburu, tapi apa daya aku bukan milikmu.

2.     Langit mendungmenahan tangis. Hujan turun tak kuasa membendung air mata. Tragis.

3.     Di mana hatimuyang ‘ku cari sedari dulu? Tunggu, aku ke situ.

4.     Apakah kau temansejati? Atau hanya sehari? Semoga sampai mati!

5.     Di mana kauberada? Diriku hendak tutup usia.

 

Penerbitan buku antologi puisi membuatpara murid semakin antusias untuk menulis. Mereka tidak menduga bahwa kerjakeras menciptakan puisi dalam pembelajaran diganjar dengan terbitnya bukupertama dari sekolah kami. Buku pertama kami menjadi momentum yang mengubahbagi mereka dan pihak sekolah. Ketika openhouse sekolah, bahkan dengan bangga kepala sekolah menunjukkan kepada tiapcalon orang tua murid atau calon murid buku Puisiyang Mendua. Sebagai inisiator penerbitan buku saya cukup terkejut denganrespons yang luar biasa dari pimpinan dan para murid. Awalnya saya hanya inginkarya puisi para murid tidak menjadi tumpukan kertas belaka dan teronggokdiselimuti debu. Penerbitan kumpulan puisi mereka sebagai wujud terima kasihsaya bahwa mereka mampu menjawab tantangan dalam membuat puisimini, sekaligussebagai dokumentasi karya para siswa dalam rupa buku. Pramoedya Ananta Toer pernah menorehkan kalimat berikut,“orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilangdi dalam masyarakat dan sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian.” 

Semenjak hasil karya para muriddibukukan mereka semakin antusias, ketika pembelajaran materi menulis. Melaluipembelajaran menulis puisi mereka menyadari bahwa menulislah dengan menggunakanhati, bukan hanya sekedar merangkai kata tak bermakna. Mereka diajak menemukantema-tema penulisan melalui peristiwa sehari-hari.  Ada puisimini dari murid tentang alas kaki, Sepatu kau menemani setiap jalanku, akan ‘kukenang jasamu. Selain itu, dalam pembelajaran contoh-contoh karya yangditampilkan sedapat mungkin hasil karya saya sendiri. Contoh beberapa puisiminisaya tampilkan sudah lebih dahulu ditampilkan di Twitter, karena saya pun perlu membiasakan diri untuk membuatpuisimini 140 karakter. Berikut ini sedikit contoh:

1.     Sayang rupamumembayang serupa kunang-kunang. Terbang bersama cahaya membimbing jalan pulang.Sungguh ‘ku terkesan dalam diam.

2.     Beranjak siang.Rupamu tetap membayang. Serupa payung menaungi panas siang. Taburi bilur-bilursejuk embun tiap kau tersenyum.

3.     Bulan penuh.Sungguh bulat utuh. Mari rinduku kau rengkuh. Rindu kamu seluruh.

4.     Kelabu di ufukmatamu biar ‘ku seka dengan rindu. Di ujung malam rasakan hembusan kata. Kelakdalam lelap aku akan menjelma butiran doa.

5.     Lepas beban yangmelindas. Marilah ringankan langkah selalu dengan sikap bebas.

 

Melihat contoh langsung dari saya paramurid akan mudah diajak belajar, karena saya sudah lebih dahulu membuatpuisimini 140 karakter, sehingga mereka tidak akan sempat melontarkan ujaran,“Apakah bapak sudah pernah mencoba?” Untuk membuka  mendapat pemahaman baru dalam menemukan temapenulisan saya memberitahukan kepada para murid beberapa akun Twitter untuk diikuti dan menjadi follower akun dimaksud. Untukmempelajari keragaman tema puisimini ada akun yang saya sarankan untuk mereka,yakni: @sajak_cinta, @klub_buku. Langkah menjadi pengikut akun tersebut dapatmembuat mereka lebih cepat mengetahui pemetaan tema puisimini. Metode tersebutmerupakan cara cepat dalam menentukan tema dalam penulisan puisi, karena merekalangsung dihadapkan dengan puisimini sastrawan yang sudah mempunyai cukup jamterbang dalam penciptaan puisi.

Melaluimetode tersebut mereka dapat langsung mengetahui tema-tema penulisan yangmenjadi favorit masing-masing, sehingga mereka dapat memilih tema yang mewakilikarakter penulisan diri masing-masing. Metode ini juga memudahkan mereka untukmempersiapkan kosa kata yang bervariatif dalam menulis puisi. Metode ini punmenunjukkan kepada mereka bahwa membaca beragam puisimini dapat menjadi saranarefleksi diri. Saya mengingatkan mereka bahwa diperlukan proses pengendapanterlebih dahulu, sebelum tiap murid menuangkan apa saja yang pernah dibacamenjelma dalam larik-larik puisimini.

 

Terjangkit virus menulis

Kegemaransaya terhadap menulis mulai disulut oleh guru saya Pak Parera. Beliau mengajardi SMA Santa Ursula hingga menapaki jenjang mengajar di beragam universitas.Saya sempat mendapat langsung didikan dari beliau. Beliau memberikan contohtentang ketekunan dan keseriusan dalam hal menulis. Buku-buku karyanyamenghiasi beragam perpustakaan di fakultas bahasa baik dalam maupun luarnegeri, terutama beberapa kampus di Jerman yang memiliki Pusat Studi dan BudayaIndonesia. Hal yang membanggakan ada beberapa judul buku beliau yang menjadibuku pegangan wajib di program pascasarjana, seperti UNS (Universitas NegeriSebelas Maret), UGM (Universitas Gajah Mada) dan UNJ (Universitas NegeriJakarta). Ketekunannya dalam menulis sudah dimulai dengan membuat buku tekspenunjang pengajaran. Beberapa judul bukunya yang telah disebutkan sebagianbesar berawal dari buku teks pembelajaran. Berkat respon yang baik dari para pembelajar yang menggunakanbuku-bukunya, maka beliau mengirimkan beberapa buku teks tersebut ke beberapapenerbit. Selain itu, beliau juga mendapat masukan dari rekan sejawat pendidik,sehingga ragam buku teks buah karyanya semakin mendekati layak untuk dicetakoleh penerbit nasional.

Tiga penerbit yang berjodoh denganbeliau, yakni: Gramedia, Grasindo dan Erlangga. Buku-bukunya yang diterbitkanoleh penerbit Gramedia antara lain: MorfologiBahasa, Menulis Tertib dan Sistematik, Dasar-Dasar Analisis Sintaksis, Belajar Mengemukakan Pendapat, Kajian Linguistik UmumHistoris Komparatif dan Tipologi Struktural, Leksikon IstilahPembelajaran Bahasa. Buku-bukunya yang diterbitkan oleh penerbit Erlanggaantara lain: Teori Semantik, LinguistikEdukasional, Dasar-Dasar Analisis Sintaksis. Sedangkan buku Kurikulum 1994: Bahasa Indonesia: Pedoman Kegiatan Belajar MengajarBahasa Indonesia Landas Pikir Landas Teori diterbitkan oleh penerbitGrasindo. Berkat menulis buku pula beliau diundang ke beragamseminar kebahasaan, dosen tamu dan memenangkan proyek buku dari Bank Dunia.Saya pun semakin termotivasi untuk suatu saat mengikuti jejaknya dalam menulis,lalu menerbitkan buku. Contoh konkret dari beliau mampu mengubah diri saya.Ketika mendekati akhir masa perkuliahan saya berhasil menyalurkan cita-citayang sudah dinyalakan oleh Pak Parera untuk mulai serius dalam menulis.

Dua teman dan saya membentuk komunitasmembaca dan menulis, PenaComm.  Melalui komunitas tersebut kami menyebarkanvirus menulis melalui kegiatan membaca buku-buku yang menarik dan mempelajariberagam gaya menulis, Tiap hari jumat di akhir bulan kami berkumpul dan berbagiilmu bersama. Muara akhir dari komunitas tersebut kami menerbitkan buku secaraswadaya. Melalui PenaComm kamimenerbitkan tiga buku, yakni: Aku danDia, Sepotong Jejak Kehidupan dan PercikanKehidupan. Buku yang kami terbitkan merupakan buah pemikiran dari hasilberbagi di komunitas. Buku pertama, Aku danDia mengupas tentang manusia serta cinta yang melingkupi manusia. Bukukedua, Sepotong Jejak Kehidupanmemuat tentang manusia serta jejak-jejak yang dibuatnya dalam kehidupansehari-hari. Buku terakhir, PercikanKehidupan menganalisis persoalan kemanusiaan dalam bingkai filosofissederhana.

Melalui PenaComm kami ditempa untuk bernafas panjang terutama dalam halmembaca dan menulis. Ketekunan kami terbayar tuntas, ketika satu persatu bukudapat terlahir dari rahim komunitas kami. Buku-buku yang kami terbitkan cukupmendapat sambutan positif dari pembaca. Buku tersebut diterbitkan secaraswadaya (self publishing).

 

 

 

 

Virus menuliskreatif

Sebagai pendidik saya berusaha menyelamikegiatan sehari-hari para murid. Mereka akrab dengan berkegiatan di jejaring sosial (Facebook, Twitter dan Blackberry Messenger). Orang tua cukupkuatir, apabila anaknya kecanduan bermain jejaring sosial. Untuk mewadahikegemaran mereka berjejaring sosial saya menggunakan Metode PAKEM (PenulisanAktif, Kreatif, Efektif dan Menginspirasi) dalam menggerakkan para siswa untukmulai menulis. Ketika pembelajaran materi menulis pantun mereka saya mintauntuk menuliskan hasil pantun di Facebookdan Blackberry Messenger (BBM).Pantun yang mereka tampilkan di dua jejaring sosial tersebut akan dikomentarioleh teman-teman yang sudah menjadi pengikutnya. Komentar positif terhadappantun-pantun mereka makin membuat ramai dua jejaring sosial tersebut denganbeberapa pantun terbaru mereka.

Keaktifan mereka dalam mengirimkanpantun membuat saya cukup kagum, karena mereka berani menampilkan hasil karyaorisinal. Pembelajaran menulis pantun melalui dua jejaring sosial tersebutmembulatkan tekad saya untuk kembali mengumpulkan pantun-pantun terpilih dalamsatu buku kumpulan pantun. Terbitlah buku PantunBerbisik karya para murid yang merupakan kumpulan pantun orisinal khasremaja. Buku tersebut kami terbitkan melalui self publishing. Dalam buku tersebut termuat beragam jenis pantun.Ada pantun kilat atau karmina. Berikut ini contoh beberapa di antaranya:

 

  1. Ada monyet sedang makan pisang        2. Mengikat rambut dengan pita

Bila dipecat harus tetap berjuang              Hanya kamu yang aku cinta

 

     3.  Makan rambutan sambil minumjamu   4. Bercerai harus sah

           Andalkan Tuhan dalam hidupmu!             Jadi orang jangan suka fitnah!

 

Pantuntalibun yang terdiri enam atau delapan larik:

  1. Jalan-jalan ke Jawa Barat                     3. Marilah kita hati-hati

Tidaklupa mengajak saudara                  dalam berderma

Janganlahberbuat jahat                            agar tepat sasaran

Karenapasti akan dapat balasannya        Marilah kita mencintai

Jalan-jalanke Argentina                          sesama manusia

Tidaklupa beli mangga                           agar mulia di mata Tuhan

Jalankanlahcobaan yang ada

Semuaada jalan keluarnya

 

  1. Zaman sudah berubah

       Berubahjadi nyata

             Jadi remaja janganlah gundah

             Ayo berbuah demi cita-cita

         Teriakkanlah, jangan Cuma berbisik

            Ayo sejenak tersenyum, membaca“Pantun Berbisik”

 

Selain itu terdapat pantun empat larikyang mendominasi dalam buku PantunBerbisik. Buku ini mendapat apresiasi yang baik, karena ada satu sekolahyang membeli beberapa buku kami untuk memberikan motivasi menulis kepada pesertadidik di sekolah tersebut. Kami terharu, karena buah karya pembelajaran yangawalnya sebagai bentuk dokumentasi terhadap pantun-pantun orisinal para muridkhas remaja di sekolah kami dapat digunakan sebagai sarana motivasi.

 

 

Menulis untukkeabadian

Ungkapandari penulis Issac Asimov, I write as Ibreathe, if I wouldn’t do, I will die terus menyemangati saya, ketikaterjatuh dalam ketakutan untuk menulis. Menulis dengan dilandasi cinta dansetia merupakan perpaduan yang tidak akan lekang oleh waktu, meskipun sangpenulis sudah terbaring kaku ditelan waktu, karena menulis adalah bekerja untukperadaban. Peradaban manusia yang dipenuhi ketakutan, keragaman dan harapanperlu dibungkus dalam buku, sehingga generasi berikut tidak mengulangi kealpaandan kesalahan masa lalu. Self publishingmerupakan salah satu cara alternatif bagi tiap individu untuk melakukanpekerjaan keabadian, karena tubuh manusia dapat musnah ditelan zaman, sedangkanbuku dapat diwariskan melintasi zaman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 




Review

IYUrigBODLeykFMh
2013-01-07 00:14:33
akbar cash loan cash loan
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:49:49
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:49:05
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:48:36
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:48:16
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:47:56
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:47:26
ocn achat viagra achat viagra
XfsjlkgGTnVDmQ
2013-01-05 06:47:03
ocn achat viagra achat viagra
eZXDrokMw
2013-01-05 02:45:58
percents generic viagra online generic viagra online
srYDQgKoxaEAYDyLY
2013-01-03 19:30:59
saad viagra billig viagra billig
get backlinks
2013-01-03 04:56:05
Good web site! I really love how it is easy on my eyes and the data are well written. I am wondering how I might be notified whenever a new post has been made. I've subscribed to your RSS which must do the trick! Have a great day! get backlinks
rVQYhnagDymqiM
2013-01-03 01:34:18
propay comprare viagra generico comprare viagra generico
hkwfwFXnePJ
2012-12-29 20:41:25
fxstreet payday loans online payday loans online
TBmrLWhvKifjCCKVCij
2012-12-28 01:15:21
booobs payday loans uk payday loans uk
IVftcWvrxcMwPcbzt
2012-12-26 15:07:04
ayers cialis 5 mg cialis 5 mg
dlUiHDJFYsBrDIXLR
2012-12-26 10:41:29
spangled viagra bestellen viagra bestellen
gZsWaTnyQTEI
2012-12-26 06:24:31
metrorail potenzmittel bestellen potenzmittel bestellen
ueQtDEmYaV
2012-12-26 03:29:36
paraben viagra viagra
HWESPLYMNZIkxth
2012-12-24 13:40:14
7hzzej mfpyrhmegrhs, [url=http://fvvoqeskmlmn.com/]fvvoqeskmlmn[/url], [link=http://nnwtgbvmoitm.com/]nnwtgbvmoitm[/link], http://edensfdrrrad.com/

Kirim Review

Nama:
Email:
Isi Review
Kode Verifikasi:


Share |
Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni