slogan leutika prio

Makna dan Kontribusiku terhadap Sumpah Pemuda

Posted: 24-10-2016 14:17

Sender: Indri Hapsari

 

Setiap orang mamaknai Sumpah Pemuda dengan sudut pandang yang berbeda-beda. Makna sumpah pemuda bagiku adalah usaha menumbuhkan semangat untuk mewujudkan setiap keinginan agar lebih berprestasi dan membanggakan. Tak hanya untuk kepuasan dan acungan jempol dari keluarga, tetapi juga harus mencerminkan rasa cinta terhadap tanah air. Semangat juang para pemuda pada waktu memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan harus dijadikan teladan.

            Ketangguhan diri agar lepas dalam belenggu penjajahan perlu diterapkan di zaman yang sebagian besar telah dikuasai oleh teknologi. Cara yang ampuh untuk diterapkan yakni dengan mencerdaskan cara berpikir. Tak hanya cerdas saja, tetapi sikap bijaksana dalam menyikapi setiap keadaan sangat perlu untuk dimiliki setiap pribadi. Contoh sederhana yakni dengan memanfaatkan internet untuk menambah ilmu dan pengetahuan, tetapi tetap membentengi diri dari situs-situs yang dapat merusak moral anak negeri.

            Bangga terhadap tanah air, bangsanya, bahasanya, budaya, dan segala hal yang ada di dalamnya memang perlu ditumbuhkan dalam jiwa. Namun, bangga saja tidak cukup. Hal terpenting yang dibutuhkan adalah sebuah aksi nyata agar kebanggaan terhadap Indonesia tetap terpatri dan bangsa di luar sana mengakuinya sebagai sebuah prestasi. Budaya luar boleh saja memasuki negeri, tetapi harus pintar-pintar dalam menyaring, memilah, dan memilih yang berguna bagi kemakmuran negeri. Jika setiap orang menyadari maka Sumpah Pemuda akan benar-benar bisa dimaknai.

            Kontribusiku pada kepenulisan dalam mewarnai Sumpah Pemuda yakni konsisten dalam menghasilkan karya berupa cerpen dan puisi. Memanfaatkan internet untuk belajar dan lebih mendalami ilmu tentang dunia literasi. Bergabung dengan grup kepenulisan di dunia maya dan media sosial. Selain menambah kecerdasan, teman yang sejalan dengan pemikiran juga dapat ditemui. Usaha tersebut adalah salah satu aksi untuk mencegah diri agar tidak salah memanfaatkan hadirnya teknologi masa kini.

            Usaha lain juga kutempuh agar keinginanku dalam mendalami dunia literasi tak hanya sekadar mimpi. Bergabung dengan dewan kesenian kota dan ikut serta dalam beberapa acara membuatku bisa lebih dikenal di daerah sendiri melalui beberapa karya cerpen yang terpublikasi. Dewan kesenian kota sebagai representatif seniman mewadahiku agar tetap menjaga prestasi. Prestasi yang kubangun perlahan adalah wujud nyata dalam memaknai Sumpah Pemuda. Semoga karya-karya lain dapat tercipta agar dapat membanggakan negeri tercinta. Cerpen, puisi, dan berbagai bidang lainnya perlahan harus kupelajari agar diri ini tidak kalah dengan pesatnya perkembangan teknologi.

 

 




Review

Belum Ada Review

Kirim Review

Nama:
Email:
Isi Review
Kode Verifikasi:


Share |
Leutika Leutika