slogan leutika prio

Dean Zarrageh

Dean ZarragehE-Mail: ade_irwansyah86[aT]yahoo.com

Lahir di Tebing Tinggi, Sumatera Utara,1986. Alumni Universitas Negeri Medan jurusan Pendidikan Matematika.Lahir dari keluarga sederhana.Ibu berdarah asli Batak dan ayah berdarah Batak-Minang.Saat ini bekerja di salah satu perusahaan asing di Pulau Batam




Daftar Buku

Jumlah buku:2

1. Totis
TotisAlde Nandra, seorang gigolo kelas atas yang sudah mulai kehilangan ketenarannya. Ali Hasby, seorang pria yang mengalami kehancuran rumah tangga, menyaksikan istrinya tidur dengan atasannya sendiri. Dan Ervian, pemuda berwajah tampan, namun ternyata seorang gay yang menjalin hubungan dengan pamannya sendiri. Ketiganya secara tidak sengaja bertemu di sebuah ferry yang akan membawa mereka ke pulau paling eksotik di Sumatera, yaitu Nias. Di tengah perjalanan, di lautan yang maha luas, ferry mereka diterjang badai sehingga mereka bertiga terseret ke sebuah pulau bernama Totis yang berada di dimensi lain. Di sanalah petualangan mereka dimulai. Terperangkap pasukan kerajaan Tandra, yang berwajah setengah manusia dan setengah monster. Melawan buaya buas sungai Ing-Ing, hingga ke kerajaan Tura, yang terkenal sebagai kerajaan terindah di pulau itu. Dan tanpa terduga, mereka malah terseret ke dalam konflik yang melanda tiga kerajaan di pulau itu. Hanya ada satu cara agar mereka bisa mengembalikan pelindung kerajaan itu, yaitu Tunggal Panaluan, yang disimpan di atas gunung yang dijaga oleh penyihir paling berbahaya. Dan dengan pusaka itulah mereka bisa kembali ke dunia nyata, tempat mereka sebelumnya berada. Namun untuk mendapatkan pusaka itu bukanlah hal yang mudah. Mereka harus melawan para monster dan mahkluk-makhluk buas yang siap mencabik-cabik tubuh mereka dan menelan mereka hidup-hidup. Juga penghuni pulau itu yang tidak senang keberadaan mereka diketahui orang asing Peperangan segera dimulai, dan jika mereka tidak berhasil menemukannya, bukan hanya Totis yang akan hancur, tetap

2. Dinding Terakhir
Dinding TerakhirSetelah menyelesaikan kuliahnya, Aga dan Nunu berjibaku mencari pekerjaan yang diimpikannya, yaitu menjadi seorang pegawai bank. Namun ternyata mendapatkan pekerjaan itu bukanlah perkara yang mudah, walaupun mereka menyandang gelar sarjana. Persaingan ketat di kota Medan membuat mereka tertatih-tatih. Berlari di panas terik, tanpa alas kaki, dengan peluh membasahi tubuh tidak menjadikan alasan asal mereka berhasil. Bahkan, ketika mereka memutuskan untuk mencoba peruntungan di luar kota, dipedalaman, yang mengancam nyawa dengan racun dan mistik yang luar biasa

Leutika Leutika