slogan leutika prio

Kategori Kesehatan

1. Kegawatan pada Kasus Trauma

Kegawatan pada Kasus TraumaAsuhan keperawatan yang baik dan benar berawal dari pengetahuan dan pemahaman konsep tentang teori terkait dengan kasus yang akan dikelola. Konsep teori tersebut meliputi konsep dasar, anatomi fisiologi, etiologi, patofisiologi, manifetasi klinis, pemeriksaan penunjang dan diagnosa keperawatan yang muncul serta komplikasi. Semakin banyak kasus trauma yang terjadi membuat profesi kesehatan harus terus meningkatkan dan update guna memberikan pelayanan yang baik kepada pasien di Rumah Sakit dan mahasiswa atau edukator di Pendidikan. Kegawatdaruratan trauma merupakan bagian dari bahan kajian yang ada pada mata kuliah keperawatan gawat darurat I tentang tatalaksana kegawatdaruratan beberapa sistem. Buku ini berisi tentang konsep teori kegawatan: 1. Trauma Kepala 2. Trauma Thoraks 3. Trauma Abdomen 4. Trauma Spinal 5. Trauma Muskuloskeletal 6. Trauma Ekstremitas setelah membaca buku ini, pembaca diharapkan mampu menguasai konsep dasar kegawatan pada kasus trauma dan bisa menjadi acuan dalam pembuatan asuhan keperawatan yang baik dan benar

2. Praktik Clinical Skill Keperawatan Medikal Bedah

Praktik Clinical Skill Keperawatan Medikal BedahBuku ini menjelaskan bahwa pengkajian merupakan langkah pertama dari proses keperawatan dalam mengumpulkan data fisik yang akurat dari klien sehingga akan diketahui berbagai permasalahan yang ada. Pengkajian fisik meliputi proses yang dilakukan klinik dalam melakukan observasi melalui inspeksi, palpasi, perkusi, dan auskultasi terhadap fisik pasien. Tanda-tanda dari gangguan pada organ tertentu dapat ditemukan melalui proses pemeriksaan tersebut. Dalam melakukan pemriksaan fisik, seorang perawat wajib membawa peralatan penunjang dalam pemeriksaan fisik tersebut seperti stetoskop, thermometer, jam, senter, garputala, jarum, pita pengukur, spigmanometer, spatula lidah, lidi kapas, kasa, sarung tangan, gel lubrikan, dan speculum hidung. Organ-organ manusia yang dibahas dalam pemeriksaan fisik di buku ini yaitu kepala, leher, paru-paru, jantung, abdosmen, ginjal, muskuloskeletal, dan sistem peredaran darah. Proses anamnesis mengenai keluhan yang dirasakan pasien juga dibahas dalam buku ini.

3. Efektifitas Birth Ball Selama Kehamilan Terhadap Lama Persalinan

Efektifitas Birth Ball Selama Kehamilan Terhadap Lama PersalinanPersalinan Lancar adalah dambaan setiap wanita. Melalui asuhan antenatal yang berkualitas diharapkan persalinan bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Berbagai asuhan komplementer yang merupakan inovasi dalam kebidanan senantiasa diterapkan untuk memberikan yang terbaik bagi setiap wanita. Birthball, adalah salah satu latihan fisik yang bisa dilakukan ibu mulai dari masa kehamilan bahkan saat persalinan. Buku menyajikan hasil riset tentang efektifitas Birth ball selama kehamilan terhadap lama persalian. Melalui buku ini pembaca dapat mengetahui banyaknya manfaat yang dapat diperoleh dari latihan birt ball.

4. Buku Panduan Perawatan Metode Kanguru

Buku Panduan Perawatan Metode KanguruBuku ini memberikan panduan kepada tenaga kesehatan saat memberikan pendidikan kesehatan mengenai perawatan metode kanguru kepada pasien. Pada buku ini pembaca juga akan mendapatkan pengetahuan mengenai posisi yang baik bagi bayi prematur serta bentuk gendongan yang ergonomis.

5. Epidemiologi Hipertensi: Sebuah Tinjauan Berbasis Riset

Epidemiologi Hipertensi: Sebuah Tinjauan Berbasis RisetBuku teks ini berisi tentang pengalaman penulis dalam melakukan pengajaran dan penelitian bidang kesehatan dengan topik “EPIDEMIOLOGI HIPERTENSI (Sebuah Tinjauan Berbasis Riset)” pada subilmu epidemiologi keperawatan. Buku teks ini adalah wujud tanggung jawab penulis dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hadirnya buku ini dimaksudkan untuk membagi pengalaman peneliti dengan sesama peneliti maupun mahasiswa sehingga ke depan dapat lebih banyak lagi penulis atau dosen yang membukukan kary

6. Pemilihan Jenis Kelamin Anak dengan Teknologi Reproduksi Bantuan (Dalam Perspektif Etika dan Hukum di Indonesia)

Pemilihan Jenis Kelamin Anak dengan Teknologi Reproduksi Bantuan (Dalam Perspektif Etika dan Hukum di Indonesia)Seiring dengan perkembangan teknologi kesehatan, pemilihan jenis kelamin anak dapat dilakukan dengan teknologi reproduksi bantuan (assisted reproductive technology). Pemilihan jenis kelamin ini dilakukan karena alasan medis maupun nonmedis. Teknologi yang dapat digunakan untuk memilih jenis kelamin anak di antaranya adalah sperm sorting dan Pre-implantation Genetic Diagnosis (PGD) dengan tingkat keberhasilan cukup tinggi. Meskipun demikian, terdapat ekses negatif yang dapat terjadi dalam penggu

7. Determinan Kualitas Hidup Lansia: Monograf

Determinan Kualitas Hidup Lansia: MonografBuku Monograf ini berisi tentang pengalaman penulis dalam melakukan penelitian Bidang Kesehatan dengan Topik “Determinan Kualitas Hidup Lansia” pada sub ilmu Keperawatan Gerontik. Penelitian ini dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Werdha Minaula Kendari Propinsi Sulawesi Tenggara sebagai wudud tanggung jawab penulis dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hadirnya buku ini dimaksudkan untuk membagi pengalaman peneliti dengan sesama peneliti maupun mahasiswa sehingga ke depan dapat lebih b

8. Diet Adalah Koentji

Diet Adalah Koentji"Diet Adalah Koentji" merupakan buku panduan untuk laki-laki dan perempuan yang ingin memulai memerhatikan asupan nutrisinya demi kualitas hidup yang lebih baik. Jika sebelumnya kata diet terdengar menakutkan dan menyiksa, persepsi itu akan langsung buyar setelah membaca buku ini. Kamu tetap bisa menurunkan berat badan atau menambah berat badan tanpa harus meninggalkan makanan kesukaanmu. Diet tidak sekadar makan sayur atau salad setiap hari. Apalagi jika kamu merasa terlalu lemas dan tidak prod

9. Diagnosis and Management of Common Oral and Maxillofacial Tumor and Odontogenic Cyst

Diagnosis and Management of Common Oral and Maxillofacial Tumor and Odontogenic CystTumor orofasial cukup signifkan terhadap aktivitas sehari-hari serta kualitas hidup penderitanya maka diagnosis serta perawatan yang tepat merupakan kunci dari keberhasilan perawatan yang dilakukan oleh dokter gigi. Pengetahuan yang adekuat mengenai etiologi tumor orofasial akan memudahkan dokter gigi dalam menetapkan diagnosis serta menyusun rencana perawatan. Buku ini berisi kasus-kasus tumor serta penanganannya yang diperuntukkan bagi mahasiswa profesi kedokteran gigi, dokter gigi umum maupu

10. Prinsip-prinsip Operasi dan Teknik Pembedahan

Prinsip-prinsip Operasi dan Teknik PembedahanSebelum melakukan suatu tindakan pembedahan maka harus didasarkan pada hasil diagnosis, indikasi, dan urgensinya tindakan pembedahan tersebut. Tindakan pembedahan yang dilakukan harus mampu mengatasi masalah dari kasus yang membutuhkan tindakan tersebut dengan trauma yang minimal, kerusakan yang minimal dengan memperhitungkan berbagai segi baik anatomis maupun fisiologis tubuh manusia sangat penting untuk mendukung keberhasilan tindakan pembedahan. Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi m

11. Penatalaksanaan Kelainan Sendi Temporomandibular

Penatalaksanaan Kelainan Sendi TemporomandibularTMJ merupakan sendi yang paling kompleks pada tubuh manusia. TMJ dibentuk oleh kondilus mandibula yang berada pada fossa mandibular pada tulang temporal. Kedua tulang itu dipisahkan oleh diskus artikularis. Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa kedokteran gigi dan para sejawat dalam mendiagnosis suatu kelainan temporomandibular joint serta dalam merencanakan pemilihan perawatannya sesuai dengan kasus yang dihadapinya, baik itu berupa tindakan nonbedah atau tindakan pembedahan.

12. Metodologi Penelitian dalam Kedokteran Gigi: Sebuah Pengantar Sederhana

Metodologi Penelitian dalam Kedokteran Gigi: Sebuah Pengantar SederhanaPenelitian dapat diartikan sebagai investigasi atau aktivitas yang bersifat sistematis untuk mendapatkan pengetahuan baru dari fakta yang sudah tersedia sebelumnya mengenai topik atau subjek tertentu, sedangkan metodologi penelitian merupakan ilmu bagaimana penelitian seharusnya dilakukan. Metodologi penelitian merupakan prosedur bagaimana seharusnya peneliti melakukan pekerjaan mereka dengan cara menggambarkan, menjelaskan, serta memprediksi fenomena yang akan terjadi. Di dalam buku ini, penul

13. The Battle of Caesalpinia crista Linn vs Diabetes

The Battle of Caesalpinia crista Linn vs DiabetesCaesalpinia crista Linn adalah tanaman liar yang masih seringkali terabaikan oleh masyarakat dan belum diketahui potensinya dalam dunia kesehatan. Pada buku ini, potensi dari Caesalpinia crista Linn akan digali lebih spesifik sebagai tanaman alternatif kesehatan untuk antidiabetes dan antikolesterol. Selain itu, buku ini juga akan memperluas wawasan kita lebih mendetail tentang apa sih diabetes itu? Ciri-ciri diabetes itu seperti apa? Bagaimana bisa terjadi penyakit diabetes, serta menyajikan pe

14. Human Papilloma Virus: Perannya pada Patogenesis Karsinoma Sel Skuamosa Rongga Mulut dan Orofaring

Human Papilloma Virus: Perannya pada Patogenesis Karsinoma Sel Skuamosa Rongga Mulut dan OrofaringKarsinoma sel skuamosa pada kepala dan leher, termasuk rongga mulut dan orofaring, umumnya dikaitkan dengan penggunaan tembakau dan konsumsi alkohol. Namun, studi biologi molekuler dan epidemiologi terakhir menunjukkan adanya potensi Human Papilloma Virus (HPV) terhadap terjadinya penyakit tersebut.

15. Komplikasi Pencabutan Gigi

Komplikasi Pencabutan GigiPencabutan gigi adalah tindakan yang sering dilakukan dan dapat menimbulkan berbagai komplikasi. Buku ini diharapkan dapat membantu klinisi dengan mengulas kembali komplikasi pencabutan gigi, pencegahannya, dan cara penanggulangannya.

16. Aspek Virulensi Bakteri Streptokokus Piogenes (Group A Streptococcus/ GAS)

Aspek Virulensi Bakteri Streptokokus Piogenes (Group A Streptococcus/ GAS)Bakteri Streptokokus piogenes adalah bakteri patogen penting yang dapat menyebabkan berbagai infeksi pada manusia. Faktor virulensi yang dihasilkannya dapat menyebabkan kerusakan ganda pada organ dan jaringan, yang dapat menyebabkan kematian.

17. Tumor Jinak Rongga Mulut

Tumor Jinak Rongga MulutBeragam kelainan dan penyakit dapat terjadi di rongga mulut, di antaranya berupa tumor atau neoplasma, baik tumor jinak maupun ganas. Keterampilan dokter gigi dalam deteksi dini tumor rongga mulut sangat penting dalam upaya pencegahan perluasan penyakit.

18. Diagnosis Diferensial Nyeri Lutut

Diagnosis Diferensial Nyeri LututGejala nyeri lutut merupakan gejala yang umum dan hampir semua orang alami. Nyeri lutut bukanlah penyakit tetapi manifestasi dari kondisi atau penyakit yang mendasarinya. Manifestasi ini dapat timbul mulai dari suatu kondisi yang fisiologis hingga penyakit yang bersifat fatal. Trauma atau benturan pada lutut tentu mengakibatkan nyeri pada lutut. Dan nyeri ini bersifat wajar, karena adanya reaksi inflamasi maupun produksi prostaglandin lokal terhadap reaksi trauma. Namun trauma juga dapat bersifat patologis ketika faktor trauma menjadi faktor risiko bagi penyakit lain. Misalnya trauma yang mengakibatkan fraktur, perdarahan di dalam sendi lutut, nekrotik tulang dalam sendi lutut dan sebagainya. Saat ini praktisi medis terutama dokter sering berhadapan dengan pasien-pasien yang membawa keluhan nyeri lutut. Penegakan diagnosis gejala ini tidaklah mudah. Dibutuhkan kemampuan untuk menelaah gejala melalui anamnesis, pemeriksaan fisik serta dikonfirmasi dengan pemeriksaan penunjang. Kesalahan penegakan diagnosis tidak jarang terjadi. Berangkat dari alasan itu, buku ini akhirnya ditulis agar dapat meningkatkan wawasan praktisi kesehatan supaya memperkecil kemungkinan misdiagnosis serta meningkatkan ketanggapan dan ketepatan dalam mendiagnosis penyakit. Sebab tidak sedikit diagnosis penyakit jarang yang akhirnya dijumpai pada praktiknya.

19. Buku Ajar Keperawatan Anak

Buku Ajar Keperawatan AnakBuku ini berisi konsep dasar asuhan keperawatan pada anak, teknik pemberian obat pada anak, serta pemenuhan kebutuhan nutrisi dan cairan pada anak. Konsep asuhan keperawatan anak pada buku ini disajikan berdasarkan hasil penelitian terkini serta berisi konsep praktis sehingga aplikatif untuk perawat, bidan, mahasiswa kesehatan, serta praktisi kesehatan lainnya. Pada setiap bab di buku ini dilengkapi latihan soal uji kompetensi perawat.

20. Neurofisiologi Nyeri Orofasial

Neurofisiologi Nyeri OrofasialNyeri orofasial yang didefinisikan sebagai nyeri yang bermanifestasi di area wajah, rahang, dan rongga mulut merupakan jenis keluhan di bidang kedokteran gigi yang tinggi prevalensinya di Indonesia. Sebuah survei epidemiologis yang dilakukan di Indonesia pada 700 orang partisipan mengenai nyeri orofasial memperlihatkan bahwa sekitar 55,9% dari keseluruhan jumlah partisipan pernah atau sedang mengalami nyeri orofasial dalam enam bulan terakhir. Sebuah penelitian mengenai kualitas hidup penderita


Sebelumnya [1] [2] [3] [4] Selanjutnya
Leutika Leutika