slogan leutika prio

Kategori Kesehatan

21. Neurofisiologi Nyeri Orofasial

Neurofisiologi Nyeri OrofasialNyeri orofasial yang didefinisikan sebagai nyeri yang bermanifestasi di area wajah, rahang, dan rongga mulut merupakan jenis keluhan di bidang kedokteran gigi yang tinggi prevalensinya di Indonesia. Sebuah survei epidemiologis yang dilakukan di Indonesia pada 700 orang partisipan mengenai nyeri orofasial memperlihatkan bahwa sekitar 55,9% dari keseluruhan jumlah partisipan pernah atau sedang mengalami nyeri orofasial dalam enam bulan terakhir. Sebuah penelitian mengenai kualitas hidup penderita

22. Teknik Anestesi Lokal Rahang Atas

Teknik Anestesi Lokal Rahang AtasDalam praktik kedokteran gigi, anestesi lokal sangat berguna untuk banyak hal, misalnya untuk perawatan ekstraksi gigi, perawatan endodontik, perawatan periodontik, perawatan prostodontik, bahkan untuk perawatan bedah. Oleh karena itu, penguasaan teknik anestesi lokal di kedokteran gigi sangatlah penting. Salah satu teknik anestesi lokal kedokteran gigi, yaitu teknik anestesi lokal untuk rahang atas. Terdapat beberapa teknik untuk anestesi lokal rahang atas, setiap teknik mempunyai indikasi dan

23. Efektivitas Kurkumin dalam Mengatasi Nyeri Orofasial

Efektivitas Kurkumin dalam Mengatasi Nyeri OrofasialKurkumin merupakan salah satu bahan alam yang telah lazim penggunaannya di dalam kehidupan sehari-hari. Ekstrak kurkumin terkandung di dalam beberapa bahan alam yang lazim kita gunakan seperti kunyit dan jahe. Di dalam dunia kesehatan, penggunaan kurkumin dengan berbagai potensi medis telah cukup lama dievaluasi. Sebagai bahan alam, kurkumin diketahui memiliki potensi medis sebagai antioksidan, antikanker, antinosiseptif, serta anti-inflamasi. Potensi anti-inflamasi kurkumin ini yang pada akhirn

24. Teknik Anestesi Blok Rahang Bawah

Teknik Anestesi Blok Rahang BawahDalam praktik kedokteran gigi, anestesi lokal sangat berguna untuk banyak hal, misalnya untuk perawatan ekstraksi gigi, perawatan endodontik, perawatan periodontik, perawatan prostodontik, bahkan untuk perawatan bedah. Oleh karena itu, penguasaan teknik anestesi lokal di dalam kedokteran gigi sangatlah penting. Salah satu teknik anestesi lokal kedokteran gigi yaitu teknik blok rahang bawah, yang mana teknik ini banyak sekali manfaatnya, tetapi memiliki tingkat kegagalan yang cukup tinggi di

25. Dampak Nyeri Orofasial Terhadap Kualitas Hidup Penderita (Sebuah Studi di Provinsi Jawa Barat)

Dampak Nyeri Orofasial Terhadap Kualitas Hidup Penderita (Sebuah Studi di Provinsi Jawa Barat)Penelitian mengenai prevalensi nyeri orofasial di Jawa Barat yang dilakukan pada tahun pertama penelitian memperlihatkan bahwa nyeri orofasial memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Dari 1.551 partisipan yang menjadi subjek penelitian pada tahun pertama, 775 responden (49.97%) melaporkan bahwa mereka pernah atau masih mengalami nyeri orofasial selama enam bulan terakhir. Tingginya angka tersebut mengindikasikan kebutuhan penatalaksanaan nyeri orofasial yang efektif serta tepat sasaran. Sehubunga

26. P53 Gene The Guardian of the Genome: Perannya Pada Perkembangan Kanker Khususnya Kanker Kepala dan Leher

P53 Gene The Guardian of the Genome: Perannya Pada Perkembangan Kanker Khususnya Kanker Kepala dan LeherKemajuan pada bidang biomolekuler telah membawa perubahan mendasar pada pemahaman strategi terapi kanker. Gen p53 yang merupakan gen penekan tumor memiliki peran yang penting bagi perkembangan kanker manusia. Buku ini membahas ringkas tentang peran gen p53 pada perkembangan kanker, khususnya kanker kepala dan leher.

27. Waktu Efektif Penjepitan Tali Pusat Terhadap Luaran Bayi Baru Lahir

Waktu Efektif Penjepitan Tali Pusat Terhadap Luaran Bayi Baru LahirNaskah Merupakan hasil Penelitian Dosen yang diaplikasikan menjadi buku ajar untuk kalangan mahasiswa dan profesi bidan

28. Kombinasi Pijat Woolwich dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi dan Involusi Uterus pada Ibu Post Partum

Kombinasi Pijat Woolwich dan Pijat Oksitosin terhadap Produksi Asi dan Involusi Uterus pada Ibu Post PartumBuku ajar ini merupakan hasil implementasi penelitian dosen pada Skema Penelitian Dosen Pemula yang didanai oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi

29. Bantuan Hidup Lanjut (Advanced Life Support) dan Penanganan Trauma (Basic Trauma Cardiac Life Support), Kegawatdaruratan

Bantuan Hidup Lanjut (Advanced Life Support) dan Penanganan Trauma (Basic Trauma Cardiac Life Support), KegawatdaruratanBuku “Bantuan Hidup Lanjut (Advanced Life Support) dan Penanganan Trauma (Basic Trauma Cardiac Life Support), Kegawatdaruratan”, ditulis agar peserta didik, perawat klinis (IGD, ICU, ICCU), memperoleh wawasan pengetahuan dan kepekaan yang mereka butuhkan sehingga menjadi perawat yang sensitif. Pembahasan tentang trauma kapitis disajikan dengan maksud untuk melengkapi pengetahuan dasar tentang penatalaksanaan klien dengan gangguan sistem persyarafan akibat trauma kapitis. Dengan demikian apa yang

30. Infeksi Nosokomial Pelayanan Kesehatan

Infeksi Nosokomial Pelayanan KesehatanDengan perkembangan Iptek yang sangat cepat, saat ini pelayanan kesehatan baik rumah sakit pemerintah, rumah sakit swasta maupun puskesmas yang memiliki ruang rawat inap dituntut untuk melaksanakan Akreditasi, yang mana kejadian infeksi nosokomial merupakan salah satu aspek penting yang harus dilaporkan setiap bulan dan menjadi konsumsi sendiri bagi pemberi layanan kesehatan secara khusus dan konsumsi publik secara umum sehingga tercipta layanan yang prima. Penulis menyadari bahwa buku ini, belum dapat memenuhi akan informasi yang maksimal tentang infeksi nosokomial, namun penulis berharap buku ini dapat membantu pengembangan ilmu pengetahuan tentang pencegahan kejadian infeksi nosokomial, dan dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

31. Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut

Deteksi Dini Kanker Rongga MulutBeragam jenis kanker yang bermanifestasi di dalam rongga mulut dapat dikenali dan dideteksi secara dini sehingga penderita mendapatkan terapi sedini mungkin. Buku ini menguraikan secara ringkas mengenai deteksi dini kanker pada rongga mulut dan upaya pencegahannya.

32. Buccal Fat Pad Flap dan Aplikasinya Pada Rekonstruksi Defek Rongga Mulut

Buccal Fat Pad Flap dan Aplikasinya Pada Rekonstruksi Defek Rongga MulutPembedahan di rongga mulut akan mengakibatkan defek yang dapat menimbulkan masalah. Berbagai teknik bedah telah digunakan untuk melakukan rekonstruksi intra-oral dan buccal fat pad flap menjadi pilihan karena memiliki keuntungan dibanding teknik lainnya.

33. Diagnosis dan Perawatan Gangguan Sendi Temporomandibula

Diagnosis dan Perawatan Gangguan Sendi TemporomandibulaSendi temporomandibula dikenal dengan sendi yang kompleks, baik secara anatomi, diagnosis, ataupun di dalam penanganan gangguannya. Teori-teori tentang sendi temporomandibula ini cukup rumit dan banyak sehingga cukup sulit dalam mempelajarinya. Buku ini merangkum teori-teori tentang sendi temporomandibula, baik anatomi, gejala-gejala, diagnosis, dan perawatan gangguan sendi temporomandibula sehingga dapat dipelajari dengan lebih mudah dan praktis. Selain itu dilengkapi dengan gambar-gambar sehin

34. Info Bunda Postpartum Care (Perawatan Ibu dan Bayi Baru Lahir)

Info Bunda Postpartum Care (Perawatan Ibu dan Bayi Baru Lahir)Berisi tentang tindakan keperawatan pada ibu setelah melahirkan.

35. Panduan Perawatan Bayi Baru Lahir

Panduan Perawatan Bayi Baru LahirBuku ini berisi tentang tindakan keperawatan pada bayi yang baru lahir

36. Nyeri Odontogenik

Nyeri OdontogenikHingga saat ini, di Indonesia, penyebab nyeri dari pasien yang datang kepada dokter gigi adalah nyeri orofasial odontogenik. Nyeri orofasial odontogenik dapat diartikan sebagai nyeri orofasial yang berasal dari gigi atau struktur lain yang berhubungan dengan gigi. Nyeri odontogenik pada umumnya berasal dari dua struktur yang terkait dengan gigi, yaitu pulpa gigi atau jaringan periodontal. Meskipun mekanisme nyeri yang berasal dari kedua struktur tersebut bersifat inflamatif, perbedaan asal secar

37. Sindroma Nyeri Miofasial pada Otot Mastikasi

Sindroma Nyeri Miofasial pada Otot MastikasiSindroma nyeri miofasial pada otot mastikasi merupakan kelainan di mana penderita merasakan nyeri pada otot-otot mastikasi sehingga menimbulkan keluhan lain yang memengaruhi aktivitas rahang, seperti terbatasnya kemampuan untuk membuka rahang, nyeri sendi, hingga adanya bunyi sendi. Terdapat beberapa faktor yang diketahui berpotensi untuk menimbulkan sindroma nyeri miofasial, di antaranya adalah berlebihnya beban pada otot mastikasi yang berlangsung secara kontinu dalam jangka waktu panjang, str

38. Diagnosis Nyeri Orofasial Kronis

Diagnosis Nyeri Orofasial KronisSelain dampak yang cukup signifikan pada penderita, nyeri orofasial kronis merupakan jenis nyeri yang memberikan tantangan tersendiri bagi dokter gigi untuk dapat menetapkan diagnosis, mengingat bahwa penyebab jenis nyeri ini bersifat multifaktorial. Faktor-faktor yang dianggap berperan di dalam perjalanan nyeri orofasial kronis antara lain adalah faktor psikologis serta faktor sosial, yang pada akhirnya memberikan konsekuensi klinis berupa keterlibatan dari disiplin ilmu lain di luar ilmu kedok

39. Nyeri Kepala: Kenali dan Cegah

Nyeri Kepala: Kenali dan CegahNyeri kepala merupakan salah satu gangguan atau penyakit yang umum diderita oleh banyak orang. Nyeri kepala bisa merupakan penyakit ataupun gejala dari penyakit yang lain. Mulai dari penyakit yang ringan hingga yang berat. Sehingga nyeri kepala tidak boleh dianggap sepele. Secara umum nyeri kepala dapat terbagi atas nyeri kepala primer, sekunder maupun nyeri kepala lain yang tak terklasifikasi. Nyeri kepala primer merupakan yang paling sering diderita, diantaranya nyeri kepala tipe tegang, migraine, dan nyeri kepala cluster. Buku ini ditulis untuk mengulas berbagai tipe nyeri kepala sehingga para pembaca dapat mengenali setiap jenisnya serta gejala hingga cara mencegahnya. Buku ini dapat dibaca oleh praktisi medis maupun masyarakat awam untuk menambah wawasan. Dalam buku ini juga disertakan beberapa pertanyaan populer seputar nyeri kepala. Semoga pengulasan tersebut dapat menjawab pertanyaan Anda juga.

40. Infeksi Fokal Rongga Mulut dan Penyakit Sistemik Terkait

Infeksi Fokal Rongga Mulut dan Penyakit Sistemik TerkaitRongga mulut dapat menjadi sebuah tempat awal penyebaran organisme patogenik ke lokasi tubuh lain, terutama pada orang dengan gangguan ketahanan tubuh. Adapun infeksi rongga mulut, dalam hal ini periodontitis, merupakan faktor yang berkontribusi pada perkembangan penyakit sistemik.


Leutika Leutika