slogan leutika prio

Kategori True Stories

1. Menebar Serpih Asa: Catatan Harian Guru Ladang Sawit Sabah-Malaysia

Menebar Serpih Asa: Catatan Harian Guru Ladang Sawit Sabah-MalaysiaHari-hari begitu cepat berlalu. Datang dan pergi silih berganti, membekaskan memori dan menajamkan kenangan. Terlalu indah untuk dilewatkan begitu saja. Segala peristiwa dan serpih-serpih kisah selama bertugas di CLC Terusan 2 meminta haknya agar tetap terjaga dalam arus sejarah. Seperti kata Pramoedya Ananta Toer, “Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah.” Memulai dengan menulis hal-hal yang kita alami adalah langkah ya

2. Ini Cerita Tentang Kita di SMP Islam DDI Sangatta (Sebuah Buku Kenangan Alumni Yang Dikemas dalam Bentuk Narasi )

Ini Cerita Tentang Kita di SMP Islam DDI Sangatta (Sebuah Buku  Kenangan Alumni Yang Dikemas dalam Bentuk Narasi )Salut, semoga buku kenangan seperti ini bisa terbit setiap tahun- (Muhammad Nur Abdullah—Ketua Umum Yayasan Pendidikan DDI) Luar biasa, tidak semua wali kelas mampu menuliskan satu per satu tentang karakter setiap siswa perwaliannya, semoga terus lahir karya berikutnya. (Muhammad Yusuf S.T.—Guru IPA) Keren, semoga alumni tahun ini tetap bisa menerapkan nilai-nilai pendidikan yang telah diberikan di SMP Islam DDI meski telah melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya. (Irmawati, S.Pd.I.—Waka Ku

3. Doea Poeloeh

Doea PoeloehKetika menghadiri peluncuran buku Dari Wartawan ke Senayan awak tertarik pada satu banner. Banner tersebut bertulisan Dunia Jurnalistik telah mengajarkan banyak hal kepada saya tentang disiplin waktu, berpikir terbuka, analitik, kerja keras, dan tanggung jawab. Bamsoet sudah jadi orang besar, tetapi dia bukan sok pembesar justru tetap menjadi sosok yang selalu berbesar hati dan rendah hati. Semangat silaturahmi tetap terjaga, selalu berusaha hadir reunian walaupun di tengah kesibukan sebaga

4. Gumarang 7 "The Story of Camat Matur"

Gumarang 7 Tidak banyak pegawai negeri sipil yang mau untuk menuliskan kisah perjalanan karier mereka. Padahal, yang mereka lalui selama melaksanakan dinas dan tugas juga sangatlah beragam. Buku ini memuat pengalaman, pandangan hidup, serta pendapat saya dalam menyikapi segala sesuatu yang saya alami selama menjadi Camat Matur, Kabupaten Agam di bawah kepemimpinan DR. Indra Catri Datuak Malako Nan Putiah. Buku ini akan melihat sudut pandang lain dari pemerintahan nagari, koordinasi antarlembaga di pemerint

5. Menggali Sebutir Makna: Catatan Harian Guru Ladang Sawit Sabah-Malaysia

Menggali Sebutir Makna: Catatan Harian Guru Ladang Sawit Sabah-MalaysiaKapasitas otak kita terbatas untuk mengingat semua peristiwa, tapi apabila dituliskan, kita akan tetap memupuk kisah itu terus menerus, meskipun tulisan itu sudah pudar sekalipun. Itulah makna kata bijak “Lebih baik tulisan yang pudar, daripada ingatan yang kabur”. Spirit itulah yang memotivasi untuk menuliskan catatan harian lika-liku kisah pengalaman hidup dan mengajar di ladang sawit, negeri Sabah-Malaysia. Itulah mengapa buku ini hadir untuk mengabadikan sebutir pengabdian. Buku ini merupakan Jilid I yang dimulai dari kisah selama 6 bulan pertama bertugas di ladang sawit, yang terhitung dari 7 Agustus 2017 hingga 31 Desember 2017. Berbagai episode kisah tersaji selama hidup di Sabah. Dari susah hingga senang, dari deportasi hingga rekreasi dan dari meriahnya suasana sekolah hingga sepinya sendiri dalam rumah. Semua kisah itu mengandung butir-butir makna dalam setiap detiknya. Bagaimana kisah lengkap perjalanan seorang guru ladang sawit selama 6 bulan di negeri Sabah? Temukan kisah petualangan serunya dalam buku Menggali Sebutir Makna ini.

6. OXYGEN, Kebersamaan Tak Terbatas

OXYGEN, Kebersamaan Tak Terbatas“Lebih baik aku tak mengenalmu daripada aku harus melupakanmu.” Mungkin itulah yang kami rasakan. Kami berat untuk kehilangan. Kami berat untuk merasakan perpisahan. Kami berat untuk saling melupakan. Maka kami jadikan buku ini sebagai potret kehidupan. Karena kehidupan kami masih panjang. Ada masa depan yang mesti kami raih. Maka kami simpan kenangan bersama dalam buku ini. Agar tak lekang oleh waktu. Agar tak hilang tergerus zaman. Agar abadi walaupun raga kami telah mati. Semoga kami terus be

7. Ketika Kami di TeBeKa

Ketika Kami di TeBeKaSebuah pengabdian yang tentu mesti ditulis agar kelak dapat menjadi catatan perjalanan akan suka maupun duka ketika menetap dan menjalani kehidupan saat bertugas di Tanjung Balai, Karimun. Penulisan pengalaman, sudut pandang, dan kisah awal perjalanan berkarier di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini patut diapresiasi oleh berbagai pihak sebab kita percaya dengan menulis, setiap kegiatan, setiap pengalaman, dan setiap cerita akan tersimpan rapi hingga akhir hayat. Bahkan, setelah sang penulis t

8. Asyiknya Jadi Guru

Asyiknya Jadi GuruGuru menjadi ujung tombak paling tajam untuk membentuk dan mengukir sebuah peradaban yang tinggi dan mulia pada diri peserta didiknya, baik melalui tutur kata maupun perbuatannya. Oleh karena itu, guru bukan hanya menempati posisi yang tinggi di mata peserta didiknya, dia juga mempunyai peran yang menentukan kelangsungan dan masa depan kehidupan peserta didiknya. Guru menjadi cermin untuk berkaca bagi peserta didiknya sehingga bersih atau tidaknya wajah mereka yang berdiri di hadapan cermin itu

9. Erol Mengejar Cinta (Serba) Pertama

Erol Mengejar Cinta (Serba) Pertama“Lo tahu nggak, si Rian nembak gue gara-gara gue kentut pas acara. Kentut gue bikin dia klepek-klepek.” Bella lalu tertawa sendiri sampai matanya berair. “Masa?” Gue cuma ngasih respons singkat. Gue seneng akhirnya Bella nemuin cowok yang cocok. Rian sabar banget menghadapi Bella yang moody. Setiap pagi Rian ke kosan bawain Bella sarapan atau ngajak sarapan bareng. Siangnya dateng lagi buat makan siang bareng. Malemnya dateng lagi buat ngapel. Gitu terus sampai gue hafal suara motor Rian. Dan

10. Kisah-Kisah

Kisah-KisahSekolah yang berkesan. Untuk siswa, bagi guru. Belajar, tidak sebatas nilai rapor, tapi pembelajaran bermakna untuk kehidupan. Sekolah kami, Sekolah Sukma Bangsa. Kami lelah, kami bahagia, dalam waktu bersamaan. Duka dengan suka telah berbaur. Kami satu. Pada akhirnya, kami sangat bahagia.

11. Perjalanan ke Dunia Lain

Perjalanan ke Dunia LainSebuah perjalanan lintas dimensi. Dengan kesadaran penuh, hari itu aku sempat mengalami semacam kematian yang sangat indah dan menyenangkan di atas sajadah. Ketika itu, aku merasakan semacam rohku berjalan lembut mulai dari ujung kaki hingga berakhir pada dua titik keheningan, keindahan, kedamaian, ketenteraman, kebahagiaan yang tiada tara dan sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata hingga aku sadar. Setelah itu aku merasakan suatu kehidupan baru yang terjadi pada diriku. Sekujur tubuhku terasa

12. Welcome to My World (Curcol Konyol Manusia Dodol)

Welcome to My World (Curcol Konyol Manusia Dodol)Bibi lagi baik bikinin gue bekal buat ke kantor. Tapi karena gue buru-buru, akhirnya bekal itu ketinggalan. Sampe kantor Bibi telepon gue. Bibi : “Halo, Neng.” Gue : “Iya kenapa, Bi?” Bibi : “Gimana sih Bibi udah siapin bekel kok nggak dibawa?” (Bibi Protes.) Gue : “Oh iya, maap, Bi, lupa. Buru-buru sih....” (Sambil cengengesan, tapi gue penasaran juga, si Bibi nyiapin bekel apaan sih?) Gue : “Emang bekalnya apaan, Bi?” Bibi : “Nasi.” Gue : “Iya, nasinya pake apa?” Bibi : “Pake kertas na

13. Cintaku Untukmu

Cintaku Untukmu“Buku kecil ini aku persembahkan untuk orang tua istimewa yang dikaruniai anak berkebutuhan khusus. Terutama bagi mereka yang masih dalam masa penyesuaian atas kehadiran putra-putrinya dengan diagnosa gangguan perkembangan. Semoga buku ini dapat menjadi teman menemukan semangat, untuk bangkit dan berjuang, membantu anak-anak kita melewati masa-masa sulit dalam kehidupannya.”

14. Ayahku Jenderal Besarku

Ayahku Jenderal BesarkuBuku berjudul Ayahku, Jenderal Besarku adalah buku ketiga yang ditulis dan diterbitkan ke masyarakat luas. Buku ini bercerita bagaimana seorang ayah yang tinggal di sebuah asrama tentara mendidik anak-anaknya agar memiliki kehidupan yang lebih baik dari orang tuanya. Pendidikan bagi anak-anaknya bukanlah hanya bisa sekolah formal saja seperti TK, SD, sampai perguruan tinggi. Yang lebih penting menurutnya adalah bagaimana anak-anaknya memiliki, sikap, budi pekerti, dan mental yang baik saat dewas

15. Dua Belas Stase, Dua Belas Kenangan

Dua Belas Stase, Dua Belas KenanganSetiap mahasiswa yang telah dilantik menjadi sarjana kedokteran harus melanjutkan program studinya ke program studi profesi dokter. Inilah yang sering disebut masa kepaniteraan klinik. Masa kepaniteraan klinik selalu meninggalkan kenangan yang takkan terlupakan bagi setiap dokter yang menjalaninya. Susah, senang, lelah, dan bahagia, semua campur aduk jadi satu. Jaga di rumah sakit tiga puluh dua jam sudah bukan hal yang baru. Belum lagi kalau kebagian stase di luar kota. Di setiap rumah sakit

16. Aku Bukan Tubuhku

Aku Bukan TubuhkuKisah nyata ini menceritakan bagaimana seorang wanita sederhana yang empat puluh tiga tahun menderita sakit syaraf dan akhirnya lumpuh, tetapi harus merawat suami yang juga lumpuh, tidak hanya fisiknya tapi juga pikiran dan perasaannya sampai pada akhir kehidupannya. Namun dalam ketidakberdayaannya itu ia tetap tegar dan berpikir besar untuk membesarkan hidup dan menghidupi kehidupan. Anda akan dibawa tamasya ke setiap sisi kehidupan dan menelusuri sebuah ruang batin yang menyajikan banyak santa

17. Perbudakan Modern di Badan Usaha Milik Negara

Perbudakan Modern di Badan Usaha Milik NegaraGerakan Bersama Pekerja/Buruh di BUMN (GEBER BUMN) merupakan aliansi yang berbasis pada data, pemikiran, serta kesadaran kolektif guna menghadapi berbagai permasalahan di bidang ketenagakerjaan pada perusahaan-perusahaan BUMN. GEBER BUMN percaya, perubahan tidak akan datang tiba-tiba. Perubahan hanya akan terjadi jika ada sekelompok orang yang berpartisipasi untuk mewujudkan perubahan itu sendiri. Dengan kata lain, partisipatif menjadi "kunci" bagi kelangsungan masa depan dari pergerakan in

18. Universitas Kehidupan

Universitas KehidupanSebuah kumpulan tulisan yang berasal dari pelbagai pengalaman dan saripati-saripati kehidupan. Tulisan ini tentang perjuangan hidup, keistikamahan, kepemimpinan, perjuangan, dan bagaimana berlaku & berperangai terhadap sesama manusia. Tulisan ini adalah eja-eja yang terangkai dari banyak proses pembelajaran penulis, mulai dari saat hendak menjadi mahasiswa hingga kini tercatat sebagai seorang dosen muda di salah satu universitas yang ada di Makassar. Namun, lebih dari sekadar proses yang dijalan

19. Librarian Speaking

Librarian SpeakingSeven librarians of ITB tell the other side of the main job, including experience as a language staff at NAM Summit and took a picture with Presidents; gained a double-degree scholarship and go abroad; feel comfortable and proud with the profession of being a librarian ; involved in librarian organization and convey knowledge to the youth; as a friend for students to talk about to find inspiration; awarded an overseas speakers and the librarian who always eager to improve herself (Librarian Speaking is a book in Indonesian and English) Tujuh pustakawan ITB menceritakan juga sisi lain dari pekerjaan utama, diantaranya pengalaman sebagai tenaga kebahasaan pada KTT GNB dan berfoto dengan Presiden; mendapat beasiswa double-degree dan melanglang buana; merasa nyaman dan bangga dengan profesi pustakawan; dapat berorganisasi dalam kegiatan kepustakawanan dan menyampaikan ilmu perpustakaan kepada generasi muda; sebagai teman mahasiswa “curhat” untuk mencari inspirasi; mendapat kesempatan menjadi pembicara di luar negeri; serta pustakawan yang selalu ingin meningkatkan kualitas dirinya.

20. Tak Hilang Ditelan Zaman

Tak Hilang Ditelan ZamanBoleh jadi kita menganggap hidup ini terlalu senyap dan membosankan.Tetapi, sekali waktu, cobalah untuk membuka kembali lembaran hari-hari yang telah kita lalui. Akan selalu ada sisi terang yang membuat kita bersenandung riang. Tentang kebahagiaan, kenangan, atau bahkan kemenangan yang sayangnya tak pernah kita rayakan. Bahkan dengan cara yang paling sederhana sekali pun. Terkadang kita begitu mudah melewatkan hal-hal yang sepintas terlihat sederhana. Seperti membalas pesan, menanyakan kabar, menjabat erat tangan sahabat, memberikan senyum termanis yang kita miliki, membuat perayaan sederhana, memberikan kecupan mesra untuk istri atau suami, serta hal-hal lain yang terkesan biasa saja. Tetapi jika kita lakukan, sesungguhnya hal itu yang membuat kita nyaman menjadi manusia. Menghargai dan dihargai. Mencintai dan dicintai. Seperti halnya kawan-kawan MTU yang harus menerima realita pabriknya tutup, seperti itulah kita pada akhirnya. Kebersamaan yang pernah terjalin begitu singkat, sedangkan hari-hari kedepan sedemikian panjang. Apakah hanya karena itu kita akan berhenti di tengah jalan? Tidak, kan. Oleh karena itu mari kita rayakan kebersamaan ini.


Sebelumnya [1] [2] [3] [4] [5] Selanjutnya
Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni