Christie Damayanti
E-Mail: christie.suharto[aT]yahoo.com
Daftar Buku
Jumlah buku:6836. Serial Jejak Nostalgia - Masa-masa Perkuliahanku di Perth, West Australia
Kehidupan masa2 kuliah, memang sangat menyenangkan.
Ketika kita sudah lulus sekolah dari SD sampai SMA yang memberikan pendidikan dasar, sebelum masuk di dunia perkuliahan, dunia mahasiswa sngat2 membantu kita untuk mulai masuk di dunia realitas sebelum lulus dan bekerja.
Dan, semua ini aku alami setelah lulus S1 di Jakaarta, dan memulai “pendidikan” ku yang lebih mandiri di Perth.
Dunia perkuliahan walau bukan tingkat sarjana, aku benar2 manfaatkan denan sebaik2nya, untuk belajar bagaimana tanggung jawab seorang arsitek muda di dunia internasional, dengan belajar tentang bisnis.
Teman, saabat dari dunia internasional, serta orang tua anagkatku sangat membantuku untuk bisa “berkenalan” dengan peradaban baru selain Indonesia, dimana aku dilahirkan dan dibesarkan.
Inilah 1 fase kehidupanku, selama aku berkuliah di Perth City …..
Kehidupan masa2 kuliah, memang sangat menyenangkan.
Ketika kita sudah lulus sekolah dari SD sampai SMA yang memberikan pendidikan dasar, sebelum masuk di dunia perkuliahan, dunia mahasiswa sngat2 membantu kita untuk mulai masuk di dunia realitas sebelum lulus dan bekerja.
Dan, semua ini aku alami setelah lulus S1 di Jakaarta, dan memulai “pendidikan” ku yang lebih mandiri di Perth.
Dunia perkuliahan walau bukan tingkat sarjana, aku benar2 manfaatkan denan sebaik2nya, untuk belajar bagaimana tanggung jawab seorang arsitek muda di dunia internasional, dengan belajar tentang bisnis.
Teman, saabat dari dunia internasional, serta orang tua anagkatku sangat membantuku untuk bisa “berkenalan” dengan peradaban baru selain Indonesia, dimana aku dilahirkan dan dibesarkan.
Inilah 1 fase kehidupanku, selama aku berkuliah di Perth City …..37. Jejak Nostalgia Ketika Eropa dalam Genggaman : Romantisme Italia, Jerman dan Austria
Buku “Jejak Nostalgia” tentang travelling di Eropa,
merupakan kenangan manisku bersama bapak ibu
dan kedua adik-adikku, ketika kami masih remaja. Banyak
sekali kenangan sehingga aku ingin mengabadikannya
lewat beberapa buku.
Terima kasih atas bantuan-bantuannya untuk bisa
mewujudkan buku-buku ini, salah satunya adalah Kompasiana.
Di mana, di blog ini aku bisa memamerkan karya-karya
tulisanku, dan Kompasiana akhirnya menjadi etalaseku.
Buku “Jejak Nostalgia” tentang travelling di Eropa,
merupakan kenangan manisku bersama bapak ibu
dan kedua adik-adikku, ketika kami masih remaja. Banyak
sekali kenangan sehingga aku ingin mengabadikannya
lewat beberapa buku.
Terima kasih atas bantuan-bantuannya untuk bisa
mewujudkan buku-buku ini, salah satunya adalah Kompasiana.
Di mana, di blog ini aku bisa memamerkan karya-karya
tulisanku, dan Kompasiana akhirnya menjadi etalaseku.38. Jejak Nostalgia Ketika Eropa dalam Genggaman :Belanda, Belgia, Perancis, dan Swiss dalam Kenangan Masa Muda
Buku ini adalah cerita dan tulisan-tulisanku tentang
“Jejak Nostalgia”, yang sayang jika tidak dibaca. Dan, ada
2 buku yang lain, tentang Jejak Nostalgia di Eropa, zaman
dengan keluargaku dan zaman aku sering tugas pekerjaan.
Karena menurutku, banyak terdapat pengalamanpengalaman
yang menarik bagiku, seorang arsitek, yang lebih
memilih mengamati dan menyurvei berbagai jenis kehidupan,
dibanding dengan berbelanja, ketika hari-hari yang merupakan
“hari libur” dan bisa berbelanja, di saat-saat bertugas di Eropa.
Buku ini adalah cerita dan tulisan-tulisanku tentang
“Jejak Nostalgia”, yang sayang jika tidak dibaca. Dan, ada
2 buku yang lain, tentang Jejak Nostalgia di Eropa, zaman
dengan keluargaku dan zaman aku sering tugas pekerjaan.
Karena menurutku, banyak terdapat pengalamanpengalaman
yang menarik bagiku, seorang arsitek, yang lebih
memilih mengamati dan menyurvei berbagai jenis kehidupan,
dibanding dengan berbelanja, ketika hari-hari yang merupakan
“hari libur” dan bisa berbelanja, di saat-saat bertugas di Eropa.39. Jejak Nostalgia Ketika Eropa dalam Genggaman : Ada Cinta di Oxford dan London
Sebuah “Jejak Nostalgia” yang luar biasa, Tuhan berikan
untukku, khususnya.
Buku ini aku tuliskan, awalnya karena aku kangen kepada
kedua orang tuaku, yang keduanya sudah berada di Rumah
Tuhan. Tidak berpikir akan menjadi sebuah buku. Tetapi,
ternyata Rencana Tuhan berbeda. Tulisan-tulisanku tentang
kekangenanku terhadap suasana seperti yang aku tulisakan
dalam buku ini, menjadikan sebuah inspirasi baru, mengapa
tidak aku jadikan serial “Jejak Nostalgia” bersama kedua orang
tuaku dan kedua adikku, ketika travelling ke Inggris Raya?
Sebuah “Jejak Nostalgia” yang luar biasa, Tuhan berikan
untukku, khususnya.
Buku ini aku tuliskan, awalnya karena aku kangen kepada
kedua orang tuaku, yang keduanya sudah berada di Rumah
Tuhan. Tidak berpikir akan menjadi sebuah buku. Tetapi,
ternyata Rencana Tuhan berbeda. Tulisan-tulisanku tentang
kekangenanku terhadap suasana seperti yang aku tulisakan
dalam buku ini, menjadikan sebuah inspirasi baru, mengapa
tidak aku jadikan serial “Jejak Nostalgia” bersama kedua orang
tuaku dan kedua adikku, ketika travelling ke Inggris Raya?40. Menjemput Cinta di Belanda & Belgia-2
Buku ini, mengulas bagaimana aku dan kedua anakku berwisata ke Eropa. Setelah di Amsterdam, kami beranjak ke kota2 sekitaran Amsterdam, seperti Rotterdam, The Haq, Madurodam dan Delft. Bahkan, kami berkeliling di Brussels, salah satu Negara tetangga Belanda.
Buku ini memang sebuah buku wisata tetapi bukan sekedar wisata saja.
Dan semoga buku ini bisa menginspirasi banyak orang bahwa seorang insan pasca stroke dengan lumpuh separuh tubuh sebelah kanan dan duduk diatas kursi roda, juga seorang 'orang tua tunggal', tetap mampu melakukan aktifitas seperti biasa walau terbatas, dan juga mampu untul mewujudkan mimpi2 nya, jika selalu SEMANGAT, BERUSAHA sambil BERDOA, tetap PERCAYA dan selalu BERSYUKUR, karena terserang stroke bukan akhir dari segalanya .....
Buku ini, mengulas bagaimana aku dan kedua anakku berwisata ke Eropa. Setelah di Amsterdam, kami beranjak ke kota2 sekitaran Amsterdam, seperti Rotterdam, The Haq, Madurodam dan Delft. Bahkan, kami berkeliling di Brussels, salah satu Negara tetangga Belanda.
Buku ini memang sebuah buku wisata tetapi bukan sekedar wisata saja.
Dan semoga buku ini bisa menginspirasi banyak orang bahwa seorang insan pasca stroke dengan lumpuh separuh tubuh sebelah kanan dan duduk diatas kursi roda, juga seorang 'orang tua tunggal', tetap mampu melakukan aktifitas seperti biasa walau terbatas, dan juga mampu untul mewujudkan mimpi2 nya, jika selalu SEMANGAT, BERUSAHA sambil BERDOA, tetap PERCAYA dan selalu BERSYUKUR, karena terserang stroke bukan akhir dari segalanya .....


