slogan leutika prio

Buku Rekomendasi


Tiga Perempuan

Tiga Perempuan

Elena, perempuan muda yang patah hati karena Rifan kekasihnya meninggalkannya begitu saja tanpa kabar. Ia mencoba melupakan Rifan dengan menyibukkan diri pada pekerjaan. Namun suatu hari ia kembali bertemu dengan lelaki itu saat ia merasa tengah jatuh cinta pada Elang. Siapa yang akan dipilihnya? Rifan, atau Elang? Larasati, hidupnya keras sejak kecil. Ia lahir dari sebuah keluarga sederhana dari desa dengan terus dibayang-bayangi sosok adiknya yang dianggap lebih cantik. Karena seringnya menerima penghinaan, dengan penuh tekad ia mampu merubah diri menjadi perempuan cantik yang tegar dan berharta, namun ketika ia jatuh cinta pada sosok Elang, mampukah ia tetap mempertahankan harga diri dan menang dari penghinaan? Erna yang berasal dari keluarga kaya di kampung tak mampu menolak nasib yang membuat ia harus menghadapi kerasnya hidup di ibukota. Meski terbiasa hidup dalam kemewahan dan tak pernah berpikir untuk jatuh cinta pada seorang Rifan yang sederhana, namun akhirnya ia tak mampu menolak perasaan itu. Tiga orang perempuan yang datang dari kehidupan dengan latar belakang berbeda terlibat dalam kisah cinta yang memaksa mereka untuk saling bertemu.


MULUT TAK BERTUAN

MULUT TAK BERTUAN

Buku Mulut Tak Bertuan ini merupakan inti sari dari upaya kita untuk menemukan arti kehidupan yang lebih luas lagi. Menjaga setiap perkataan kita agar terkendali dan bisa diterima orang lain dengan sukacita. Sang Khalik menciptakan dua telinga dan satu mulut dengan maksud supaya manusia bisa dua kali lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.


Cinta & Dendam Buku Kesatu

Cinta & Dendam Buku Kesatu

Daniel, Mahasiswa ulet yang merintis bisnis dari nol hingga menjadi taipan ATK Melinda, Gadis lincah yang selalu membela Daniel dari keterpurukan hingga keberhasiln Katrine, Cinta sepihak membuatnya penuh dendam. Hendri, Abang penakut yang berusaha menyaingi ketenaran adiknya. Keempatnya terlibat dalam Cinta & Dendam membara tanpa mengenal kata maaf dan ampun. Dibalut dengan kemelut ekonomi di era Krismon, ditulis dengan pemaparan situasi yang mendekati real. Petualang Bisnis yang melanglang dari Jakarta ke Sydney, Singapura, Malaysia dan negara negara yang menjadi pusat keuangan dunia.


Banyak Nama Untuk Satu Cinta

Banyak Nama Untuk Satu Cinta

Banyak Nama Untuk Satu Cinta membawa Anda ke dalam kisah-kisah cinta orang-orang biasa dari sudut yang tidak biasa, sebab cinta memang luar biasa. It’s love, it’s love that makes the world goes round!


One Day in A Library

One Day in A Library

Apa kenanganmu tentang Perpustakaan? Hanya sebuah gudang buku yang tak menarik atau merupakan tempat yang nyaman dan bermanfaat? Pasti kita semua memiliki memori berkesan tentang Perpustakaan.


MENCINTAI LANGIT

MENCINTAI LANGIT

Eza yang lahir di tengah keluarga sederhana menemukan arti maaf itu dari seorang pria bernama Alex. Gadis manja tersebut tumbuh sebagai anak angkat yang mempunyai masa lalu yang suram.


Menantang Waktu

Menantang Waktu

"Aku mencintaimu tanpa waktu", satu larik sajak dalam buku ini memperlihatkan gairah muda yang ingin bertarung dengan waktu. Sajaknya mencoba mengatasi yang inderawi dan duniawi, melalui refleksi kental yang sangat terasa filosis. - Agus Noor


Pada Sebuah Gardu

Pada Sebuah Gardu

Pada Sebuah Gardu menceritakan anak-anak yang bermain domino di gardu. Salah seorang dari mereka sedikit terganggu jiwannya karena tidak mendapatkan kesempatan untuk sekolah. Anak-anak itu akhirnya memutuskan untuk membantu temannya tersebut.


AIDS Bercerita

AIDS Bercerita

Inilah kumpulan AIDS Diary dari para ODHA yang harus dibaca setiap manusia, harus kita resapi bersama. Inilah kisah mereka dalam mengarungi hidup, inilah beberapa catatan Sepanjang Jalan Kenangan para ODHA.


Sleepless Dreams

Sleepless Dreams

Suatu malam di Agustus 2010 ia terbangun dari mimpi. Mimpi yang sudah beberapa kali hadir dalam tidurnya. Mimpi sederhana. --- Seorang ayah, anak perempuan dan anak lelaki. Sang ayah menggendong si anak perempuan. Berdiri dari kejauhan dengan raut wajah bangga. Tidak terlalu kelihatan senyum ceria dari bibir-bibir mereka. Yang tertangkap jelas hanya tulisan di kaus-kaus putih kembar yg dipakai ketiganya. 'You' dikaus anak perempuan. 'Rock!' dikaus sang ayah, dan 'Mom' dikaus anak lelaki. Mereka bertiga memandangi sosok seorang wanita ditengah lounge sedang dikelilingi puluhan calon penulis muda, wanita itu sedang bercerita sepenggal kisah dari buku yang baru saja ia luncurkan. Satu buku berjudul ‘Sleepless Dreams’. --- Ia tersadar dan tersenyum, kemudian bergumam pelan,






Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni