slogan leutika prio

Katalog Buku

1411. The 14th: A Wall to Remember

The 14th: A Wall to RememberThis is it! We finally made it, "The 14th: A Wall to Remember." The collection of English poems of Teacher and 14th year Students of Senior High School 2 Sekayu, South Sumatera, Indonesia. For Love, Life, Lost, and Laugh, may it will be Candle in the Jungle.

1412. The Asylum

The Asylum“Andrew, is that you?” “No, I’m Robert.” “Robert, who? OK, katakan apa perlumu. Quick!” “Oh, why are you so hurry, Hon?” “Hey, diam! Katakan saja apa maumu!” “Baiklah kalau itu maumu. Aku telah memasang peledak di mobilmu. Aku hanya ingin tahu siapa yang menyuruhmu memberikan kesaksian palsu di persidangan tadi. Silakan lihat di bawah mobilmu, Dok. Ada pelat baja yang selalu berdetik lebih cepat setiap kali kau menambah kecepatan dan akan langsung meledak jika aku menekan tombol yang ada di tanganku ini. Jika kau berhenti maka kau akan mati seketika.”

1413. The Battle of Caesalpinia crista Linn vs Diabetes

The Battle of Caesalpinia crista Linn vs DiabetesCaesalpinia crista Linn adalah tanaman liar yang masih seringkali terabaikan oleh masyarakat dan belum diketahui potensinya dalam dunia kesehatan. Pada buku ini, potensi dari Caesalpinia crista Linn akan digali lebih spesifik sebagai tanaman alternatif kesehatan untuk antidiabetes dan antikolesterol. Selain itu, buku ini juga akan memperluas wawasan kita lebih mendetail tentang apa sih diabetes itu? Ciri-ciri diabetes itu seperti apa? Bagaimana bisa terjadi penyakit diabetes, serta menyajikan pe

1414. The Battle of Every Woman

The Battle of Every WomanSemua perempuan pasti menemui tantangan dan pergumulan dalam setiap fase kehidupannya, Firman Tuhan telah memberikan jawaban untuk kesulitan-kesulitan yang dihadapi. The Battle of Women ini mengupas masalah-masalah yang kerap kali dijumpai di tengah masyarakat yang kompleks. Dengan memahami tujuan dan visi yang Tuhan berikan, para wanita bisa mengerti status, jati diri dan citra dirinya sehingga mampu memaksimalkan kehidupannya dan mencapai tujuan hidupnya. Tuhan tidak menginginkan wanita hidup dengan standar dunia, tetapi sesuai Firman-Nya agar tidak terjerumus dengan pikiran, cara dan jalan yang keliru. “Allah membentuk Hawa bukan tanpa tujuan. Ia sangat mengerti manusia kedua yang akan diciptakan-Nya haruslah berbeda dengan yang pertama. Berbeda dalam arti beda bentuk fisiknya, kekuatannya, suaranya, cara berpikirnya, tugas-tugasnya dan visi yang diberikannya. Perempuan harus mencapai panggilan hidupnya, yang biasa disebut visi. Hidup tanpa visi merupakan hidup tanpa tujuan, tanpa sasaran dan membuat hidup hanya sekedar dijalani tanpa arti, kehidupan yang hampa, tidak ada rencana dan tidak ada pencapaian yang berarti.”

1415. The C-Ngapax

The C-NgapaxPerjalanan Menuju Bintang. Unz, Devi, Nita, Kira dan Aris. Impian dari mantan-mantan TKW Singapura yang ingin mewujudkan impiannya menjadi bintang. Setelah kontrak kerja selesai mereka berhijrah ke Jakarta dan menyanyi di sebuah café di Jakarta. The C- Ngapax mengenalkan bahasa logat Ngapax-Jawa Tengah. Kisah antara perjuangan, impian dan persahabatan mengukir dalam alunan nada yang tertulis indah dari setiap lariknya. Mungkinkah impian itu benar nyata atau hanya mainan tidur yang mengajak mata terlena?

1416. The Divas

The DivasThe DIVAs adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh lima penulis dengan gaya menulisnya masing-masing. Genre horor, thriller, teenlit, romance, jadi satu dalam buku ini.

1417. The Dream Complication

The Dream ComplicationSemua hal hebat dimulai dari sebuah mimpi. Orang hebat dan para idola yang dikenali dunia memulai perjuangan dari keberanian memeluk mimpi. Fotografer, seorang anak pedalaman yang meraih bintangnya, gadis berkekurangan fisik yang pantang menyerah, sampai pegawai kantor yang tidak ingin hidup membosankan kami ceritakan disini. Kami percaya semua diawali dengan mimpi dan langkah yang pasti, walau selalu ada badai menghadang.

1418. The Fantasy Land

The Fantasy LandDunia anak adalah dunia fantasi. Daya khayal yang membubung tinggi jauh melampaui alam nyata dengan sentuhan-sentuhan beragam latar belakang membuatnya tampak nyata. Khayalan akan negeri dongeng, pertarungan superhero sampai dunia peri membuat kita terhanyut dalam pusaran ceritanya. Suguhan tema yang beragam dan sangat menarik, menjamin pembaca tak akan bosan melahap lembar demi lembar buku ini sampai halaman akhir. Gaya bercerita khas anak-anak Sekolah Dasar yang polos dan apa adanya semakin mendekatkan buku ini kepada pembaca. Tak berlebihan bila tiga puluh delapan kisah yang terangkum dalam kumpulan cerpen ini mengerucutkan sebuah judul yang mewakilinya: The Fantasy Land.

1419. The Feelings: Hati itu Masalah Buntu

The Feelings: Hati itu Masalah BuntuThe Feelings ini semacam buku yang galau sebenarnya. Ia adalah semacam kumpulan cerita, soliloquy, catatan harian atau apapun kemasannya, yang bercerita tentang, tentu saja, Perasaan. Sesungguhnya, perasaan itu melibatkan hati, maka ia menjadi sesuatu yang rumit.Kita tidak pernah bisa memaksa orang lain untuk ikut merasakan apa yang kita rasakan, jika itu tidak benar-benar dia alami. Begitu juga sebaliknya. Sesungguhnya perasaan itu adalah milikmu, apa yang kau rasakan sendiri. Kita tidak pernah bisa mengontrol apa yang kita rasakan. Inilah The Feelings, inilah perasaan saya. Suka tidaknya kalian, terserah. Itu urusan kalian, bukan saya. Urusan saya adalah bagaimana menyelesaikan buku ini dan berbagi apa yang ada di dalamnya—feelings.

1420. The Ghostly Residents Of Rented House

The Ghostly Residents Of Rented HouseSenangnya Reginia saat keluarga kecilnya kini akhirnya dapat menempati sebuah rumah, walaupun hanya rumah kontrakan yang sederhana. Karena sebelumnya reginia bersama Santoso suaminya dan Dido anak mereka satu-satunya hanya tinggal disebuah kamar kost yang sangat kecil. Tapi ternyata kebahagiaan itu tak bertahan lama … Reginia mulai diteror dengan hal-hal aneh dan menyeramkan dalam rumah kontrakan yang mereka tempati. Berawal dari kematian pemilik kontrakan yang tragis dan misterius, hingga pada akhirnya Reginia terpaksa harus mencari rumah kontrakan yang baru karena tak sanggup menghadapi teror yang selalu ia alami. Setelah mendapat rumah kontrakan yang baru, ternyata teror itu belum juga usai baginya. Kini malah kian menjadi-jadi. Tetapi, karena alasan ekonomi Reginia tetap bertahan di rumah kontrakan berhantu itu walaupun jiwanya sangat terguncang. Tapi mengapa hanya Reginia yang mengalami teror dari hantu-hantu penghuni rumah kontrakan itu? Akankah Santoso mengalami hal yang sama? Bagaimana dengan Dido?

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni