slogan leutika prio

Katalog Buku

1251. Ridhoki ya Ummi

Ridhoki ya Ummiإن هذه الرسالة القصيرة جمعت و رتبتها تفرّغاً بها لأمّي المحبوبة لديّ؛ توفيت يوم الإثنين الخامس من الشهر الخامس سنة 2015 م في عمرها 49 سنة و كانت تلك الحالة وقعت إبّان الإمتحانات السنوية بجامعة أمدرمان الإسلامية. هي التي تعطيني كل شيء ولا تطلب مني أجرًا، وتبذل لي كل وسعها ولا تنتظر مني شكرًا! أحسنت إليّ إحسانًا لا أراه، وقدَّمت إليّ معروفًا لن أجازيه.

1252. Rindu Berkisah

Rindu BerkisahMalam terbingkai rinai yang berderak Kecipak iramanya mainkan nada rindu Rindu pada sepenggal kisah yang terserak Dulu, saat kedewasaan belum mampu kitaramu Nuansa rindu bersinergi dalam riak sang rinai Rinai yang tak jemu menyirami kegersangan kalbu Setia menyirami bunga-bunga yang bermekaran di taman hati Rindu pun berkisah dan mengenergi dalam selaksa harap

1253. Rindu Sepasang Purnama

Rindu Sepasang Purnamauntuk sinopsis/sampul belakang, terlampir pada naskah. berisi testimoni beberapa orang.

1254. Ringer Laktat untuk Rekan Sejawat

Ringer Laktat untuk Rekan SejawatBuku ini dihadirkan tidak untuk membela salah satu pihak, golongan dokter khususnya. Tetapi buku ini dihadirkan untuk masyarakat, untuk membuka mata para pembaca, bahwa dokter juga seorang manusia. Segala letih dan tetesan keringat akan dikorbankan untuk kesembuhan para pasiennya, meskipun yang didapat hanya caci maki, rasa tidak percaya, ataupun sebaliknya rasa terima kasih yang tidak terhingga. Pun lantas tidak diharapkan bagi para dokter yang membacanya menjadi berbangga dan besar kepala. Justru sebaliknya, dengan dihadirkan 12 kisah PTT di berbagai pelosok Indonesia ini, diharapkan mampu menjadi pengingat para rekan sejawat akan tujuan utama sebagai seorang dokter. Entah bagaimanapun keadaan pasien, entah di mana pun keberadaan pasien, tugas seorang dokter adalah satu, berjuang untuk kesehatan dan kemanusiaan hingga titik darah penghabisan.

1255. Risalah Cinta Buta

Risalah Cinta ButaBukti kegilaan seseorang akan cinta

1256. Risalah Mabuk Buku

Risalah Mabuk BukuBuku ini berisi kumpulan karya guru SMP N 1 Tegal yang tergabung dalam Komunitas Guru Pegiat Literasi. Di dalamnya memuat beberapa artikel, kisah perjalanan menuju atap Jawa hingga Negeri Kangguru, cerpen, puisi, dan parikan. Ada pula tulisan dari penulis tamu antara lain Wijanarto (Sejarawan Brebes), Sutono Adiwerna (penulis cerita anak), Ali Irfan (penulis-motivator)

1257. RODA GILA CINTA

RODA GILA CINTADalam dunia dan manusia terdapat sesuatu kekuatan yaitu Roda Gila Cinta, yang siap menghantarkan Anda kepada aneka arah jalan dan ruang dimensi terdiri dari emosi, pandangan, kehidupan, dan semangat. Hati-hatilah dengan Roda Gila Cinta Anda itu. Siapkan diri Anda untuk kuat dalam mengendalikan Si Roda Gila Cinta. Begitu gelap dan terangnya cinta dunia. Ini adalah ekspresi diri dalam mengungkapkan perasaan cinta, baik itu kepada manusia, alam, dan ALLAH SWT Sang Maha Pencipta. Hanya kepada cinta-NYA kita selalu tercahayakan. Arahkanlah menuju sesuatunya yang Agung dan Abadi. Buku ini menyajikan berbagai rasa dan gejolaknya dalam memaknai berbagai cinta dan sisi lain kehidupan.

1258. Roda Kemujuran

Roda KemujuranSeorang anak karena kekurangan fisiknya harus mengalami ujian yang bertubi-tubi. Sulit sekali membedakan kebaikan diantara keburukan, ketulusan maupun kedengkian

1259. Romansa 13

Romansa 13Membaca Kumpulan Sajak Romansa 13, yang digoreskan oleh pena siswa siswi SMA Negeri 2 Sekayu serasa menikmati alunan lagu yang romantis. Ada lagu tentang matahari, rumputan, cinta ibu, angin, bahkan pantai yang mengalun merdu. Para penyair yang sedang tumbuh tersebut mencoba menggalunkan lagu-lagu romantis dalam bahasa puisi yang menggugah imajinasi. Aku ingin menjaring matahari /Dengan mata telanjangku /Tak peduli seberapa panas dan perih /Aku akan tetap menjaring matahari/Aku ingin membunuh rembulan/Dengan sesosok pungguk yang merinduinya (“Aku Ingin”). Personifikasi yang hidup dan menggugah imajinasi. Demikian juga: jikala aku seonggok debu jangan pernah kau genggam aku terlalu erat, / karena aku akan terikat dan keluar dari sela-sela jarimu (“Jika aku Seonggok Debu...”. Personifikasi yang mencoba menyadarkan pembaca mengenai hakikat keberadaan kita. Masih banyak penjelajahan imaji lainnya yang kesemuanya membawa kesegaran dan mendorong kita untuk menikmatinya.

1260. Romansa 36 (Kumpulan Puisi Harian On Line Kabari Indonesia)

Romansa 36 (Kumpulan Puisi Harian On Line Kabari Indonesia)Semua coretan ini dimuat dalam harian online Kabari Indonesia, berharap ada asa, harapan, dan semangat mengalir di antara rangkaian kata seorang aku, ibu, istri yang meyakini proses dan perjuangan.

Leutika Leutika