slogan leutika prio

Katalog Buku

1261. Sebuah Narasi

Sebuah NarasiBuku ini merupakan rangkaian cerita yang terjadi dalam ruang kehidupan penulis, yang disajikan dalam bentuk cerita pendek, narasi, juga puisi. Ada kisah cinta, juga luka. Ada pula cerita suka, juga duka. Sederhana dan biasa, memang. Namun, dari kesederhanaan itu justru tersemat beberapa harapan yang mungkin dapat dirasakan oleh semua orang, meski sulit untuk diungkapkan. Terkait nama-nama orang dalam cerita, penulis sengaja 'meminjam' beberapa nama-nama tokoh yang melegenda di nusantara. Meski d

1262. Sebuah Panduan dalam Menyelesaikan Perselisihan PHK

Sebuah Panduan dalam Menyelesaikan Perselisihan PHKMelalui buku yang sedang Anda baca ini, penulis ingin mengajak Anda untuk melihat PHK dari sisi yang berbeda. Melihat PHK bukan sekadar perselisihan, tetapi juga seni untuk menyelesaikan. Tentang bagaimana menghadapi perselisihan PHK, banyak orang yang mengetahuinya di luar kepala. Tentu saja, buku ini bukan ditujukan untuk mereka. Panduan semacam ini tidak diterbitkan dalam sebuah buku juga tidak apa-apa. Tetapi, ada nasihat lama yang masih berguna, "Sesuatu yang terlihat sederhana, apabila d

1263. Sebuah Pembalasan

Sebuah PembalasanRencana pembalasan apa yang sedang dijalankan oleh Brian terhadap keluarga Clarissa dan Violetta, dan juga ada dendam apa di antara kedua keluarga tersebut? Apakah Bian juga mencintai salah satu di antara kakak-beradik Clarissa dan Violetta?

1264. Sebuah Pintu yang Menunggu Jawaban dan Cerita Lainnya

Sebuah Pintu yang Menunggu Jawaban dan Cerita LainnyaCinta adalah jelmaan sastra yang tak tertulis. -Muara- Kenangan. Semacam kisah yang dapat diputar ulang, namun tak bisa dihapus. Ji sedang belajar menyembuhkan lukanya sendiri. -Deja Vu Kedua- Ia memelukku erat seakan tak mau melepaskan barang sekejap. Bisa kurasakan degup jantungnya yang tak beraturan. Sekali lagi jarak akan menguji sejauh mana hati merindu. -Kursi Tua di Taman Hiburan- ....Mungkin aku harus mengakhirinya, seraya mereguk kopiku yang sudah mendingin. Ternyata butuh waktu beri

1265. Sebuah Taman yang Kita Perbincangkan Tadi Malam

Sebuah Taman yang Kita Perbincangkan Tadi MalamSebuah perenungan sederhana tentang cinta dan kehidupan seorang aktivis, yang ditulis dengan hati. Barangkali karena itulah buku ini seperti sedang menyuarakan rindu: syahdu dan mendayu.

1266. Sebutir Debu Saja

Sebutir Debu SajaKarena kita semua hanyalah sebutir debu yang tak berarti tanpa kuasa-Nya...

1267. Secangkir Air Mata Duyung, Buku Kedua

Secangkir Air Mata Duyung, Buku KeduaPenyakit yang diderita Reya sembuh berkat obat yang diberikan Kobastian, namun Kobastian menghilang. Reya berusaha menerima kenyataan bahwa ia telah menikah. Segala cara dilakukan untuk menemukan suaminya, namun suaminya bagai raib ditelan lautan. Kemana Kobastian pergi ? Kenapa pergi tanpa meninggalkan pesan? Dari masa lalu Reya muncul seorang pria bernama Lambok. Lambok telah naksir Reya sejak mereka masih kecil. Lambok berusaha merayu Reya dengan segala cara, bahkan memalsukan dirinya sebagai Kobastian. Reya yang menyadari dirinya telah menikah, berusaha menghindari Lambok. Lambok tak putus asa. Lambok meminta abang Reya yang bernama Santoso membantunya untuk menaklukkan Reya. Sania melarikan diri ke Dumai. Reya mengejar ke Dumai untuk mencari informasi tentang suaminya. Terjadilah konflik segitiga yang melibatkan Lambok, Sania dan Reya. Berhasilkah Reya bertemu Kobastian, suami yang belum pernah dilihatnya sejak mereka menikah?

1268. Secangkir Air Mata Duyung, Buku Kesatu

Secangkir Air Mata Duyung, Buku KesatuPada saat hang out bersama teman-temannya, Reya melihat sesuatu yang tidak boleh dilihat, akibatnya ia menderita hilangan ingatan. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, hanya ada satu cara untuk menyembuhkan Reya, yaitu segera dinikahkan. Tuan & Nyonya Lie berusaha menemukan cowok yang bersedia menikahi anak mereka. Banyak pemuda yang bersedia, tapi mengajukan berbagai syarat dan ketentuan.

1269. Secangkir Air Mata Duyung, Buku Ketiga (tamat)

Secangkir Air Mata Duyung, Buku Ketiga (tamat)Pada masa kejayaan Dinasti Ming, Zheng He melakukan 7 ekspedisi pelayaran ke berbagai kerajaan yang bertebaran dari China hingga India. Setiap pelayaran ia membawa ratusan kapal. Banyak diantara kapal kapal tersebut tenggelam di perjalanan, beberapa diantara mengangkut upeti yang akan diserahkan pada Kaisar China. Kapal kapal ini ditenggelamkan oleh Putri Yin Tan yang geram terhadap Zheng He. Kobastian selamat berkat pertolongan Putri Yin Tan. Putri Yin Tan memberi Kobastian 2 bongkah

1270. Secangkir Cerdas Finansial

Secangkir Cerdas FinansialSebuah statistik mengatakan bahwa 80% karyawan itu bermasalah dengan kondisi keuangannya. Bermasalah di sini bisa dalam tiga perspektif yaitu bermasalah dengan jumlah tabungan yang dimiliki, bermasalah dengan kebiasaan menabung, dan bermasalah dengan jumlah utang yang dimiliki. Mentalitas keuangan yang keliru, kurangnya pengetahuan dalam mengelola keuangan yang benar, tingginya inflasi dibandingkan dengan kenaikan gaji, dan kemudahan untuk mendapatkan utang merupakan faktor utama yang menyebabka

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni