slogan leutika prio

Katalog Buku

801. Menulis Tanpa Batas (Write Without Boundaries)

Menulis Tanpa Batas (Write Without Boundaries)Banyak kata tersirat dalam kalbu, yang akan indah tersampaikan dengan tulisan. Tanpa amarah, tanpa menghukum, tanpa menggurui. Hanya kata yang terangkai penuh makna, yang ingin diungkapkan tanpa batas, lepas dan bebas. Aku hanyalah seorang ibu yang mencari barokah Sang Khaliq lewat kata yang tertuang dalam sebuah blog sederhana, semoga bisa mencerahkan dunia.

802. Menyelami Keistimewaan Rasio Emas dari Aspek Aljabar dan Geometris

Menyelami Keistimewaan Rasio Emas dari Aspek Aljabar dan GeometrisTelah banyak yang membuktikan bahwa matematika dengan segala aturannya yang ketat di satu sisi, juga memiliki sisi lain yang membuat decak kagum. Sebut saja teorema Phytagoras, yang sekilas tampak seperti sebuah teori sederhana, namun sejatinya merupakan ide cemerlang yang menghadirkan manfaat luar biasa bagi manusia. Tak hanya teorema Phyagoras, matematika masih memiliki perbendaharaan lain yang juga berpengaruh besar, diantaranya bilangan Euler, bilangan pi, serta termasuk juga di dalamnya rasio emas. Rasio emas merupakan satu dari dua khazanah tak ternilai di dalam matematika selain teorema Phytagoras, sebagaimana dinyatakan oleh seorang fisikawan sekaligus matematikawan asal Jerman, Johannes Kepler. Tampaknya, sang ilmuwan tak berlebihan dengan pernyataannya tersebut karena rasio emas memang memiliki properti unik yang melekat padanya. Rasio emas yang dalam wujud numeriknya senilai 1,618, pertama kali ditemukan konsepnya secara eksplisit di dalam tulisan seorang ahli geometri kuno asal Mesir, Euclid, yang ketika itu masih merumuskannya dengan menggunakan pendekatan geometris. Setelah ditelusuri lebih jauh, bilangan ini ternyata memiliki keterkaitan dengan banyak objek lain di dalam matematika seperti barisan Fibonacci, padatan platonik, konsep pengubinan (teselasi), serta bangun datar seperti pentagram yang wujudnya telah lama ada dan dianggap keramat sejak zaman kuno. Buku ini mengulas tentang rasio emas dan propertinya, dari sudut pandang aljabar dan geometris. Berbagai perwujudan rasio emas pada kedua aspek tersebut juga turut dibahas di sini.

803. Menyembuhkan Luka-luka Keluarga

Menyembuhkan Luka-luka KeluargaMengapa ada orang yang merasa kesepian di keluarganya sendiri? Mengapa ada orang tua yang memiliki kecenderungan untuk melukai anak-anaknya? Mengapa ada banyak orang yang terluka dan mengalami kerusakan jiwa? Mengapa ada pola dosa dan perilaku buruk yang sering terulang dalam pohon keluarga? Bagaimana sebenarnya konsep Tuhan tentang sebuah keluarga? Melalui buku ini Anda akan menemukan hal-hal yang berpotensi untuk melukai keluarga inti dan menjalar pada pohon keluaga: • Penyebab dan pola-pola

804. Menyontek Spiritualitas Google (Edisi Revisi)

Menyontek Spiritualitas Google (Edisi Revisi)Apa yang bisa ditiru dari strategi GOOGLE dan kaitannya dengan spiritualitas kita sehari-hari? Kenapa para Arifin mengajarkan antitesis dari petuah para motivator? Alih-alih from zero to hero, mereka mengajarkan from Hero to Zero. Saat singgasana Ratu Balqis yang beratus kilometer muncul seketika di hadapan Sulaiman a.s. Sebagai pengabulan doa Ashif; kenapakah beliau mengatakan hal itu ujian baginya? Pertanyaan di atas merupakan sebagian tema yang terangkum dalam tulisan-tulisan ringan pada buku ini. “Menyontek Spiritualitas Google” adalah salah satu judul artikel yang diambil untuk mewakili keseluruhan tema tulisan, yaitu Dzikrullah di era modern.

805. Merah Darah, Putih Puisi

Merah Darah, Putih PuisiPekik merdeka, hanya lesap nan lekas memuai jika itu cuma lolongan sejengkal dari tenggorokan, sebatas getaran pita suara.

806. Meraih Kunci Sukses Service Excellence

Meraih Kunci Sukses Service ExcellenceSejak kita memasuki era millennium tahun 2001 an yang lalu maka era pelayanan (servis) excellent utamanya pelayanan servis purna jual semakin diperhatikan oleh para penjual jasa di lini bidang jasa apapun . Apalagi sejalan dengan sejak disyahkannya Undang Undang Perlindungan Konsumen pada tahun 1999, maka produsen , penjual , penyedia jasa semakin menyadari betapa pentingnya unsur servis menjadi semakin diperhatikan selain usaha usaha marketing yang dilakukan sejak awal. Kita bisa merasakan , di dalam kehidupak kita sehari hari , bila kita membeli sebuah produk sepeda motor , pelayanan purna jual menjadi sebuah kebutuhan yang semakin mendesak , misalnya dengan diberikannya pelayanan servis gratis dang anti oli selama setahun misalnya. Dalam bidang bisnis penerbangan demikian juga , kita mengenal tahapan layanan dalam bisnis penerbangan , dengan layanan pada saat pre journey , pre flight service , in flight service dan post flight servis . Demikian sebuah pengalaman kami selama 12 tahun di lapangan sebagai front liner karyawan penerbangan maskapai nasional dengan senang hati saya dokumentasikan menjadi sebuah buku , mengingat kebutuhan bahan bacaan di kampus kampus erta pembaca pada umumnya akan dapat memberikan sebuah gambaran dunia layanan di bisnis penerbangan yang penuh dengan titik titik irregularities yang bisa di kontrol maupun yang di luar kontrol industri penerbangan .

807. Merajut Asa dalam Cerita

Merajut Asa dalam Cerita“Berangkat kuliah hanyalah sebuah hal yang sederhana sebelum saya membaca buku cerpen ini. Kini saya berasumsi berangkat kuliah adalah hal yang luar biasa yang penuh suka dan duka. Penuturan yang biasa namun kaya akan makna”. (Supeno, M.Hum. Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unindra) “Cerita-cerita yang disajikan dalam buku ini begitu nyata. Meski terkesan to the point, namun kita dihadapkan dengan kenyataan yang benar-benar dialami oleh para penulis. Betapa beratnya perjuangan seorang mahasiswa untuk mengikuti setiap mata kuliah, sehingga mereka pun yakin apa yang diperjuangkannya itu takkan sia-sia.” (Istiqomah Afandi, Guru sekaligus Pemerhati Buku Cerita) “Pembaca akan terbata dalam kata, terlena dalam cerita. Inilah sebuah realita yang patut kita cerna. Perjuangan demi perjuangan yang dituangkan oleh mahasiswa Unindra melalui cerita, demi satu asa, yakni Sosiologi Sastra.” (Rusmin Nuryadin, Wartawan Suara Hidayatullah)

808. Merajut Asa dari Pakantan

Merajut Asa dari PakantanBuku ini berkisah tentang kisah nyata dari jejak-jejak petualangan hidup dan pendidikan seorang anak yang menetap di zona perbatasan: Pakantan. Anak perbatasan yang hidup dengan segala keterbatasan. Ompung dan ayahnya tidak pernah mencicipi pendidikan, ibunya hanya lulusan SMP, dan problematika finansial keluarganya sangat memprihatinkan. Sang ayah hanya mampu menafkahi keluarganya sebagai buruh lepas, istilah warga Pakantan “dikais manyogot dipatuduk potang” artinya dicari pagi dan dihabiskan s

809. Merajut Asa Pendidikan Kita

Merajut Asa Pendidikan KitaMembicarakan masalah pendidikan sekarang bukan mutlak menjadi perdebatan pendidik dan pemerintah. Keterlibatan pihak swasta dan masyarakat dalam membantu memecahkan persoalan-persoalan pendidikan patut untuk diapresiasi oleh semua pihak yang berkecimpung dalam pendidikan. Pemerintah sebagai pemegang otoritas penuh roda pendidikan, pihak swasta, dan masyarakat bisa ikut terlibat bahkan harus dilibatkan secara langsung memajukan pendidikan. Guru (pendidik) merupakan kunci utama maju mundurnya pendidikan, ia berada di front terdepan dalam berperang memberantas kebodohan. Peran guru sekarang tidak mutlak hanya mendidik dan mengajar. Namun harus diimbangi dengan berbagai kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi sosial, dan kompetensi kepribadian. Keterlibatan guru dalam memberikan saran, masukan, ide-ide cemerlang terhadap kebijakan pendidikan harus ditumbuhkan guna meningkatkan kualitas pendidikan. Buku ini merupakan kumpulan artikel yang pernah dimuat di berbagai media masa, dan patut dibaca oleh semua pihak yang berupaya meningkatkan pendidikan. Mudah-mudahan bermanfaat untuk kita semua. (*) Imam Wahyudi, seorang pendidik muda yang selalu menginginkan perubahan demi kemajuan pendidikan. Semoga pemikirannya mampu memberikan motivasi dan inspirasi sekaligus pencerahan bagi kita semua. [#]

810. Merangkai Kata Meniti Asa (105 Unsur Kimia)

Merangkai Kata Meniti Asa (105 Unsur Kimia)Salam literasi! Buku Merangkai Kata Meniti Asa (105 Unsur Kimia) dalam Gerakan Literasi Sekolah merupakan produk literasi membaca, menulis, dan sains peserta didik kelas 12 IPA SMA Xaverius 1 Kota Jambi tahun ajaran 2016–2017 di bawah bimbingan Ibu Elizabeth Tjahjadarmawan, S.Si, M.Pd. sekaligus editor. Buku ini berisi deskripsi, sifat, dan kegunaan 105 unsur kimia di tabel SPU yang ditulis dalam bentuk puisi sehingga menghasilkan tulisan ilmiah yang indah sekaligus mencerminkan nilai-nilai kara

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni