slogan leutika prio

Katalog Buku

1301. The Divas

The DivasThe DIVAs adalah kumpulan cerpen yang ditulis oleh lima penulis dengan gaya menulisnya masing-masing. Genre horor, thriller, teenlit, romance, jadi satu dalam buku ini.

1302. The Dream Complication

The Dream ComplicationSemua hal hebat dimulai dari sebuah mimpi. Orang hebat dan para idola yang dikenali dunia memulai perjuangan dari keberanian memeluk mimpi. Fotografer, seorang anak pedalaman yang meraih bintangnya, gadis berkekurangan fisik yang pantang menyerah, sampai pegawai kantor yang tidak ingin hidup membosankan kami ceritakan disini. Kami percaya semua diawali dengan mimpi dan langkah yang pasti, walau selalu ada badai menghadang.

1303. The Fantasy Land

The Fantasy LandDunia anak adalah dunia fantasi. Daya khayal yang membubung tinggi jauh melampaui alam nyata dengan sentuhan-sentuhan beragam latar belakang membuatnya tampak nyata. Khayalan akan negeri dongeng, pertarungan superhero sampai dunia peri membuat kita terhanyut dalam pusaran ceritanya. Suguhan tema yang beragam dan sangat menarik, menjamin pembaca tak akan bosan melahap lembar demi lembar buku ini sampai halaman akhir. Gaya bercerita khas anak-anak Sekolah Dasar yang polos dan apa adanya semakin mendekatkan buku ini kepada pembaca. Tak berlebihan bila tiga puluh delapan kisah yang terangkum dalam kumpulan cerpen ini mengerucutkan sebuah judul yang mewakilinya: The Fantasy Land.

1304. The Feelings: Hati itu Masalah Buntu

The Feelings: Hati itu Masalah BuntuThe Feelings ini semacam buku yang galau sebenarnya. Ia adalah semacam kumpulan cerita, soliloquy, catatan harian atau apapun kemasannya, yang bercerita tentang, tentu saja, Perasaan. Sesungguhnya, perasaan itu melibatkan hati, maka ia menjadi sesuatu yang rumit.Kita tidak pernah bisa memaksa orang lain untuk ikut merasakan apa yang kita rasakan, jika itu tidak benar-benar dia alami. Begitu juga sebaliknya. Sesungguhnya perasaan itu adalah milikmu, apa yang kau rasakan sendiri. Kita tidak pernah bisa mengontrol apa yang kita rasakan. Inilah The Feelings, inilah perasaan saya. Suka tidaknya kalian, terserah. Itu urusan kalian, bukan saya. Urusan saya adalah bagaimana menyelesaikan buku ini dan berbagi apa yang ada di dalamnya—feelings.

1305. The Ghostly Residents Of Rented House

The Ghostly Residents Of Rented HouseSenangnya Reginia saat keluarga kecilnya kini akhirnya dapat menempati sebuah rumah, walaupun hanya rumah kontrakan yang sederhana. Karena sebelumnya reginia bersama Santoso suaminya dan Dido anak mereka satu-satunya hanya tinggal disebuah kamar kost yang sangat kecil. Tapi ternyata kebahagiaan itu tak bertahan lama … Reginia mulai diteror dengan hal-hal aneh dan menyeramkan dalam rumah kontrakan yang mereka tempati. Berawal dari kematian pemilik kontrakan yang tragis dan misterius, hingga pada akhirnya Reginia terpaksa harus mencari rumah kontrakan yang baru karena tak sanggup menghadapi teror yang selalu ia alami. Setelah mendapat rumah kontrakan yang baru, ternyata teror itu belum juga usai baginya. Kini malah kian menjadi-jadi. Tetapi, karena alasan ekonomi Reginia tetap bertahan di rumah kontrakan berhantu itu walaupun jiwanya sangat terguncang. Tapi mengapa hanya Reginia yang mengalami teror dari hantu-hantu penghuni rumah kontrakan itu? Akankah Santoso mengalami hal yang sama? Bagaimana dengan Dido?

1306. The Gokiel Mom

The Gokiel MomCocok banget dibaca eh salah WAJIB DIBACA nih. Soalnya bisa bikin urat wajah jadi seger!

1307. The Hidden Curriculum : Studi Pembelajaran PAI di Sekolah

The Hidden Curriculum : Studi Pembelajaran PAI di SekolahKurikulum merupakan faktor penting dalam proses pendidikan tetapi keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh faktor kurikulum yang tertulis atau resmi. Faktor lain diluar kurikulum resmi yang disebut dengan kurikulum tersembunyi atau hidden curriculum memberikan konstrisbusi besar terhadap keberhasilan proses pendidikan. Hidden curriculum tidak hanya penyampaian materi kepada peserta didik tetapi proses bagaimana materi tersebut disampaikan. Hidden curriculum dapat menguatkan atau mendukung kurikulum resmi tetapi disisi lain hidden curriculum juga dapat melemahkan atau merusak kurikulum resmi. Hidden curriculum yang berdampak positif diantaranya penegakan disiplin dan tata tertib sekolah, iklim toleransi dan saling menghargai, suasana kondusif sekolah, kultur sekolah yang baik, guru, kepala sekolah serta komunitas sekolah yang profesional. Sementara itu hidden curriculum yang berdampak negatif diantaranya pemaksaan idologi tertentu oleh guru, suasana sekolah yang tidak kondusif hubungan dan komunikasi antara siswa dengn guru, kepala sekolah yang kaku. Oleh karena agar hidden curriculum dapat mendukung kurikulum resmi, komunitas sekolah harus pandai mengelola hal-hal yang berdampak posisitf terhadap pembelajaran dan menghindari hal-hal yang melemahkan proses pendidikan.

1308. THE HIDDEN DRAGON TALE: Dragone Human and Humane Dragon

THE HIDDEN DRAGON TALE: Dragone Human and Humane Dragon“Apakah kalian pernah mendapat mimpi menjadi seekor monster? Bagaimana rasanya dihina dan dimaki sebagai makhluk binatang? Apa yang sesungguhnya dapat kami lakukan untuk menahan itu semua? Bagaimana kami bisa memberikan kebajikan dengan tubuh yang mati?” “Ada banyak suara di dunia tetapi hanya ada dua suara yang terutama. Keduanya selalu berbicara dalam dasar hati kalian. Semua orang tahu untuk memilih kebaikan daripada kejahatan tapi untuk memilihnya, apakah kalian bisa membedakannya?” “Untuk membunuh atau menyelamatkan, apakah butuh alasan rasional? Ataukah itu karena alasan psikologis? Jika kalian memegang alasan rohani yang asli dan murni, menjadi seorang pembunuh hanyalah khayalan belaka.”

1309. The Kitchen's King

The Kitchen's KingDirga meresmikan The Kitchen’s King Culinary Institute. Sukses dengan bisnis di bidang kuliner dan bakery di seantero Indonesia, Dirga juga menuai kesuksesan dengan kursus singkat memasaknya.

1310. The Klastulistiwa Anthology

The Klastulistiwa AnthologyThis publication is initiated, created, organized, compiled, and edited by The Klastulistiwa Project Team in 2014. It is a compilation of the students’ works during SOSE and English lessons in Ibu Mierza’s classroom at Al Taqwa College Indonesia in the academic year of 2013-2014. The errors found in this book uniquely portrays the original learning process of the students. The royalty and hard copy selling of this publication will be fully donated to the masjid of Al Taqwa Colege Indonesia which is located at Kampung Hambalang, Sentul, Bogor.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni