slogan leutika prio

Katalog Buku

271. Cinta Sang Aktivis

Cinta Sang AktivisBagaimana ketika seorang aktivis jatuh cinta? Tentu ceritanya menjadi tidak sederhana.

272. Cinta Satu Warna

Cinta Satu WarnaKisah tentang perempuan yang terjebak dalam cinta sesama jenis. Akankah dia mampu kembali ke fitrahnya sebagai seorang perempuan??

273. Cinta Sebelum Fajar

Cinta Sebelum FajarDi tengah malam yang sunyi, di atas bukit tandus terdengar suara petir berbincang sahut-menyahut tanpa hujan. Saat itu, bulan dan bintang lebih memilih bersembunyi di balik gumpalan awan daripada harus menampakkan wajah polosnya di hadapan alam. Sepertinya mereka takut kepada malam gelap. Mereka resah dengan aroma cakrawala. Dinginnya balutan angin seakan mencair dengan api dendam yang bersemayam dalam wadah dosa. Atmosfer bumi memantulkan aungan hina dari seorang pemuda bergejolak nestapa.

274. Cinta Sedarah

Cinta SedarahAldo dan Yasmin saling mencintai selayaknya pria dan wanita. Wajarkah, karena mereka adalah kakak-beradik?! Syifa Enwa memamerkan kisah cinta penuh darah dalam cerpennya berjudul ‘Cinta Sedarah’. Diwarnai pula cerpen penulis yang lain yang saying dilewatkan: Matahari Banyu Biru - Desty Dasril (Padang), Noktah Jingga Kereta Jiwa - Aisyah Lsety (Wonogiri), Cinta Sedarah - Syifa Enwa (Bandung), Sketsa Nada 4A di Karangsambung - Silvia Dyah Puspita Sari (Pati), Bukan Gadis Pilihan - Komala Sutha (Bandung), Ibu Kapan Pulang? - Ni’am At Majha (Pati), Cinta Tak Terduga - Naya El Farisy (Sukoharjo), Jengkol -: Vanisa Desfriani (Bandung), Hidup Matiku Hanya Untuk-Mu - Nina Rahayu Nadea (Garut), Metalhead Not Metalheart - Day Anna (Jakarta), Lumintu - Birri Zamrock (Pati), Senja di Bukit Kendeng - Lanes Shita (Pati). Selamat menikmati!

275. Cinta Sepak Bola

Cinta Sepak Bola22 kisah dalam buku ini adalah karya yang terseleksi dari lomba menulis Antologi CSB yang diadakan oleh grup UNTUK SAHABAT (UNSA)

276. Cinta Sepanjang Jalan

Cinta Sepanjang JalanNiko adalah sosok laki-laki tampan dengan kesuksesan yang dia bangun sejak meniti kariernya pada sebuah kontraktor. Namun dibalik segala yang dia miliki ternyata hidupnya tidaklah seindah yang dibayangkan.

277. Cinta Tak Bersyarat

Cinta Tak BersyaratKetika cinta terbentur keadaan yang serba sulit. Akankah cinta itu bertahan? Mungkinkah ada cinta yang tak bersyarat?

278. Cinta Tak Sampai

Cinta Tak SampaiSegala bentuk kasih dan pengorbanan yang diberi tak mampu meluluhkan hati. Kebahagiaan yang diimpikan tak terwujud dalam nyata. Namun dengan niat, kesabaran, dan keikhlasan hati, mereka tetap bertahan dalam kesetiaan. Ingin tahu bagaimana ketulusan, kesabaran, dan kesetiaan mereka? Silakan temukan di buku ini, Cinta Tak Sampai.

279. Cinta Yang Tak Pernah Selesai

Cinta Yang Tak Pernah Selesai(Gie) Tsunami apa pun itu, tak ada yang menandingi dahsyatnya tsunami yang kualami saat itu. Aku seperti ditarik gulungan ombak sebesar rumah, dihempaskan ke dasar laut, ditarik lagi ke atas, kemudian dihantamkan ke tajamnya batu karang, dilempar ke atap rumah, dan akhirnya disedot ke dalam pusaran air. Begitulah rasanya saat aku menemukannya bercinta dengan wanita lain. Di kamarku sendiri! (Joe) Percayalah, selingkuh itu enaknya hanya saat selingkuh saja. Setelah berselingkuh, atau bahkan satu detik setelahnya, yang ada hanyalah malapetaka. Hidupmu akan berputar-putar dalam lingkaran hitam bernama rasa bersalah dan hidup pasanganmu akan berputar-putar dalam rasa sakit yang tak terobati. Dengarlah kataku ini. Tidak masalah kamu selingkuh sekali atau sepuluh kali, tidak masalah kamu selingkuh atas dasar sengaja atau tidak sengaja, tidak masalah kamu menyesal atau tidak setelah berselingkuh, tapi bagi orang yang kamu selingkuhi rasanya tetap sama: menyakitkan!

280. Cinta yang Tertinggal di Swiss dan Liechtenstein

Cinta yang Tertinggal di Swiss dan LiechtensteinDi buku pertama, dari Belanda dan berlanjut ke Belgia, kami pun merebak ke negara-negara yang lain. Swiss adalah negara ketiga, dari 7 negara yang akan kami datangi. Di Swiss, kami mendapatkan pengalaman yang tak terlupakan. Dari berwisata di Gunung Titlis bersalju abadi, sampai ke rumah Heidi, seorang gadis kecil penggembala kambing bersama Peter. Dari keliling danau Zurich yang besar dan berair biru jernih seperti langit, sampai ke 'Kebun 1000 Mawar' di kota Rapperswil yang berada di sebuah kastil cantik yang mungil. Cerita di Swiss berlanjut ke Liechtenstein, sebelum Tuhan menumbuhkan Imanku untuk terus percaya pada NYA, ketika masalah besar menghadang kami. Dimana ketika itu kami di 'belantara' Eropa tanpa ada yang kami kenal, tetapi kami hanya mempunyai ratusan Euro, sementara kami baru berada di negara ketiga dari 7 negara yang akan kami datangi. Tetapi cinta Tuhan terus bersama kami. Dan cinta itu lah yang memberi kami kenangan yang tidak terlupakan sebagai anak-anak Tuhan, untuk tetap percaya tentang Kuasa NYA serta Kasih NYA dalam hidup kami. Swiss dan Liechtenstein, adalah salah satu bukti tentang ke-dasyat-an Kuasa NYA, dan cinta itu tetap keukeuh berada di hati kami, lewat perjalanan kami melanglang di Eropa, dengan aku berada di atas kursi roda bersama kedua anak-anakku ..... Swiss dan Liectenstein,tunggu kami menjemput cinta itu kembali ......

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni