slogan leutika prio

Katalog Buku

981. Perkembangan Komunitas Politik

Perkembangan Komunitas PolitikAwalnya buku ini merupakan bagian dari seri bacaan kuliah yang telah dipersiapkan sebagai bahan ajar untuk mata kuliah Sosiologi Politik di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang. Namun berkembang menjadi seri bacaan, sebagai bahan pembuka wacana dan awal diskusi pada setiap awal sesi pertemuan kelas Sosiologi Politik, dimana mahasiswa mendapat keleluasaan untuk mengembangkan pemahaman mereka sendiri dengan memanfaatkan buku ini sebagai panduannya. Karena itulah, buku ini merupakan hasil ramuan pemikiran dan diskusi dari berbagai sumber yang berwibawa secara akademik dan diskusi intensif dengan para peminat politik, serta rangkuman hasil pengalaman penelitian yang penulis lakukan terutama berkaitan dengan perilaku pemilih dan Pemilukada bersama teman-teman surveyor dari Lingkaran Survey Indonesia, Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat, serta rekan-rekan di Ford Foundation.

982. Permata Hati Bernama Flara

Permata Hati Bernama FlaraCerita ini diadaptasi dari perjuangan seorang perempuan yang memperjuangkan nasib anaknya dari berbagai segi. Perempuan tangguh itu bernama Mutiara. Mutiara lahir dengan keadaan yang sempurna, namun dibalik semua kesempurnaan ini tersimpan sebuah kisah lalu Mutiara yang sangat menyakitkan. Merasa bersalah dengan keadaan masa lalunya ini, sehingga membuat dia tidak mempunyai opsi lain selain mengikuti aturan main ayahnya. Ditambah lagi konflik percintaan yang selalu mengedepankan rasio logika dengan perasaan yang makin membuat Mutiara menjadi kacau. Naufal, Ganie dan Farid tiga sosok pria yang selalu membayangi Mutiara, bagi Mutiara laki-laki bukan merupakan mahkluk yang pantas disayangi, love with logic not feeling.. Namun dibalik itu semua, Masalah terbesar Mutiara harus memperjuangkan nasib anaknya semata wayang yakni Flara. Berhasilkah Mutiara memperjuangkan akte kelahiran untuk Flara anak semata wayangnya? Novel ini dibalut dari segi hukum dan segi feminisme, dibuat ringan agar dapat dimengerti oleh semua kalangan, disajikan konflik batin antara rasio logika dan perasaan dengan sudut pandang Mutiara.

983. Permohonan Sebuah Antologi Makna

Permohonan Sebuah Antologi MaknaRabb, masih pantaskah diri ini meminta lewat seuntai doa yang dipanjatkan bersama larutan dosa yang terus mengalir masihkah pintu ampunan itu terbuka bagi hamba yang selalu ingkar dari jalan-Mu dengan diri hamba yang rendah ini memohon pada-Mu Rabb

984. Persekutuan Dua Kepala

Persekutuan Dua KepalaSebuah antalogi yang berisi perenungan-perenungan dalam bentuk puisi dari kehidupan penulis dan sekitarnya.

985. Persembahan Tania

Persembahan TaniaPerjalanan pasti memiliki akhir. Termasuk perjalanan hidup gadis bernama Tania. Ketika usianya 19 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit yang tak pernah ia bayangkan. Penyakit ganas yang dikenal dengan sel kanker bersarang di otaknya. Hari demi hari dilalui dengan rasa sakit yang sama. Berbagai cara penyembuhan dilakukan orang tuanya. Tania rajin mengkonsumsi obat, dan yang paling membantu adalah kondisi psikis Tania yang cukup stabil walaupun sedang dalam kondisi sakit. Tania menjalani hari – harinya seperti gadis sehat. Ketegaran yang ia miliki membuat ia semakin kuat menahan rasa sakit yang makin hari makin bertambah parah. Dua tahun berlalu, Tuhan masih memberikan Tania umur panjang. Namun suatu ketika, dia terlalu memaksakan diri dan tidak mengikuti perintah Dokter untuk melanjutkan kemoterapi, kondisinya semakin memburuk. Suatu hari, ia tidak bisa menentukan pilihan, mau tidak mau rumah sakit menjadi tempat tinggal dia. Tania tidak menyia–nyiakan sisa hidupnya begitu saja. Dia mempersiapkan semuanya, dia tahu bahwa cepat atau lambat kanker di otaknya akan merenggutnya. Tania mempersiapkan sebuah persembahan terakhir yang akan diberikan kepada orang yang membutuhkannya. Jika suatu saat tubuhnya hanya tinggal raga, dia masih bisa berguna buat orang lain. Dia hanya tidak ingin mati muda dengan sia – sia. Perjalanan hidup Tania dapat membuat para pembaca termotivasi dan menghargai betapa berartinya sebuah kehidupan, baik kehidupan diri sendiri orang lain, mensyukuri setiap nafas yang diberikan oleh Tuhan dan pentingnya arti kehadiran orang tersayang.

986. Perspectives on Value Innovation, Six Sigma, Strategic Flexibility, and Ambidexterity

Perspectives on Value Innovation, Six Sigma, Strategic Flexibility, and AmbidexterityThe first paper of the book describes the driving factors of value innovation in the property sector and hotel industry, as well as the constellation formed by these actors to create and appropriate value. The second and third papers contain further development of six sigma’s market-oriented performance measures (in terms of “critical to” approach and the use of advanced normalization technique) and how those have been applied in the service (transport) industry to measure and benchmark the perf

987. Pertama tuk Pertama: Dari Negeri Ilusi

Pertama tuk Pertama: Dari Negeri IlusiBuku Pertama tuk Pertama “Dari Negeri Ilusi”. Ini merupakan rampaian cerita dan kata yang tercecer, yang dipungut kembali tuk menjadi sebuah buku kecil. Tulisan-tulisan sederhana dalam buku ini merupakan tulisan-tulisan yang merasa apatis terhadap pemiliknya, yang memaksa tuk menjadi pembelajar, sekaligus penikmat dalam kata-kata. Kita tidak akan percaya dengan pesimis jika kita merasa optimis, begitu juga sebaliknya. Buku ini seakan mengalir butir-butir rasa pesimis yang akan menjadi semangat o

988. Pertaruhan Siri Kami untuk Bumi Sirih Pinang

Pertaruhan Siri Kami untuk Bumi Sirih PinangPerjalanan 60 (enam puluh) nya kami belum usai. Berbagai macam kolong amanah masih antri dan bertumpuk-tumpuk menunggu pertanggungjawaban sisa waktu keberadaan kami di sini. Pertukarpikiran dengan para pembelajar yang masih menyisakan silabus-silabus pengkompetensian, kejuangan !ETOS! yang telah dinantikan oleh stock pemanggungan miris aneka realitas, Desa Mandiri Pendidikan Berbasis Gotong Royong yang masih memiliki daftar kerja tindak lanjut yang mesti kami contreng dengan tidak setengah-setengah, Elaborasi (Each Village Born Teacher Professional) dan Pendampingan Pengusulan Kebutuhan Akses Penyelenggaraan Pendidikan lainnya masih memerlukan semprotan warna kejelasan, lebih dari abu-abu sebuah harapan. Untuk semua cita-cita nilai sebuah buku tersebut, sangat dipengaruhi oleh dukungan awal berbagai pihak dalam memaketkan dokumentasi-dokumentasi kami ini. Tuhan Yang Maha Esa, Para Keluarga Kami, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Negeri Makassar, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga dan Masyarakat Sumba Timur adalah entitas zat yang memperadakan segala yang ada ini. Merealitaskan pembuktian akan kesyukuran kesertaan itu semua untuk selalu menguatkan penyatuan niat, perkataan, dan perbuatan kami dalam memanifestasikan perilaku budaya yang menginternalisasikan urgennya posisi dan nilai pendidikan di masyarakat. Salam Manifesto Pendidikan!

989. Pertemuan: Sebuah Tanda Tanya

Pertemuan: Sebuah Tanda TanyaPERTEMUAN Memercayai segala yang bertemu, adalah mendatangkan suatu yang baru. Juga tentang waktu, dan tiap detik yang akhirnya membawaku padamu. Adalah pula tentang penantian, tentang kepercayaan dan pengkhianatan, di ujung-ujung kelabu. Juga tentang rindu, dan rasa yang hanya bertepuk satu. Di ujung jingga, temui adanya bahagia. Tentang siluet gelap maya, yang membentuk bayangan kita. (Unknown) Pertemuan adalah hal baik. Permulaan dari segala yang indah. Ketika nanti kau dapati sakit tangis

990. Pesisir Belitung

Pesisir BelitungBuku ini adalah kumpulan foto pesisir Belitung. Berisikan foto-foto menjelajahi keindahan pulau Belitung dan pulau-pulau kecil; pulau Mendanau dan pulau Bangkai (kepulauan Lima) yang masuk dalam wilayah kabupaten Belitung Barat.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni