slogan leutika prio

Katalog Buku

791. Menuju Asa yang Satu

Menuju Asa yang Satu“Anda boleh berkata cerita di dalam buku ini jelek, tak menarik, dan tak layak dibaca. Namun, secara pribadi saya mengatakan cerita dalam buku ini sangat inspiratif. Menuangkan ide menjadi sebuah tulisan bukanlah perkara mudah. Tidak sepatutnya kita menghakimi lantas hanya berdiam diri. Kisah-kisah dalam buku ini adalah sebuah kesaksian diri. Dua jempol untuk mereka yang berhasil menintakan kisah di dalam buku ini. Sangat menarik dan saya sangat menikmati. Salam inspirasi.” (Ghofar El Ghifary, penulis sekaligus pengelola website abighofar.com) “Cerita yang apa adanya dan ada apanya, kisah yang standar namun menyadarkan. Pantas dibaca oleh siapa saja yang ingin mendapat semangat kuliah dan segera wisuda.” (Musalam Firman, Presiden Ranggon Sastra Unindra) “Membaca kisah demi kisah dalam buku ini, saya merasa jeritan hati saya selama ini telah terwakili. Inilah perjuangan yang selalu dihadapi mahasiswa Unindra.” (Saturi Moires, Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris)

792. Menuju Guru dan Siswa Cerdas

Menuju Guru dan Siswa Cerdas“Guru yang sedang-sedang saja memberitahukan. Guru yang baik menjelaskan. Guru yang ulung mendemonstrasikan. Dan mahaguru itu menginspirasi. “The mediocre teacher tells. The good teacher explains. The superior teacher demonstrates. The great teacher inspires”. ~William Arthur Ward~ Kecerdasan guru, kreativitas, sikap, dan perilaku guru sangat berpengaruh terhadap siswa. Karenanya diperlukan sosok guru cerdas yang mampu memupuk anak didik yang cerdas pula. Maka, diperlukan ilmu dan penge

793. Menuju Ketiadaan

Menuju Ketiadaan"Melankolia kini, adalah tentang kematian bukan lagi penantian bukan juga kerinduan."

794. Menulis Tanpa Batas (Write Without Boundaries)

Menulis Tanpa Batas (Write Without Boundaries)Banyak kata tersirat dalam kalbu, yang akan indah tersampaikan dengan tulisan. Tanpa amarah, tanpa menghukum, tanpa menggurui. Hanya kata yang terangkai penuh makna, yang ingin diungkapkan tanpa batas, lepas dan bebas. Aku hanyalah seorang ibu yang mencari barokah Sang Khaliq lewat kata yang tertuang dalam sebuah blog sederhana, semoga bisa mencerahkan dunia.

795. Menyelami Keistimewaan Rasio Emas dari Aspek Aljabar dan Geometris

Menyelami Keistimewaan Rasio Emas dari Aspek Aljabar dan GeometrisTelah banyak yang membuktikan bahwa matematika dengan segala aturannya yang ketat di satu sisi, juga memiliki sisi lain yang membuat decak kagum. Sebut saja teorema Phytagoras, yang sekilas tampak seperti sebuah teori sederhana, namun sejatinya merupakan ide cemerlang yang menghadirkan manfaat luar biasa bagi manusia. Tak hanya teorema Phyagoras, matematika masih memiliki perbendaharaan lain yang juga berpengaruh besar, diantaranya bilangan Euler, bilangan pi, serta termasuk juga di dalamnya rasio emas. Rasio emas merupakan satu dari dua khazanah tak ternilai di dalam matematika selain teorema Phytagoras, sebagaimana dinyatakan oleh seorang fisikawan sekaligus matematikawan asal Jerman, Johannes Kepler. Tampaknya, sang ilmuwan tak berlebihan dengan pernyataannya tersebut karena rasio emas memang memiliki properti unik yang melekat padanya. Rasio emas yang dalam wujud numeriknya senilai 1,618, pertama kali ditemukan konsepnya secara eksplisit di dalam tulisan seorang ahli geometri kuno asal Mesir, Euclid, yang ketika itu masih merumuskannya dengan menggunakan pendekatan geometris. Setelah ditelusuri lebih jauh, bilangan ini ternyata memiliki keterkaitan dengan banyak objek lain di dalam matematika seperti barisan Fibonacci, padatan platonik, konsep pengubinan (teselasi), serta bangun datar seperti pentagram yang wujudnya telah lama ada dan dianggap keramat sejak zaman kuno. Buku ini mengulas tentang rasio emas dan propertinya, dari sudut pandang aljabar dan geometris. Berbagai perwujudan rasio emas pada kedua aspek tersebut juga turut dibahas di sini.

796. Menyembuhkan Luka-luka Keluarga

Menyembuhkan Luka-luka KeluargaMengapa ada orang yang merasa kesepian di keluarganya sendiri? Mengapa ada orang tua yang memiliki kecenderungan untuk melukai anak-anaknya? Mengapa ada banyak orang yang terluka dan mengalami kerusakan jiwa? Mengapa ada pola dosa dan perilaku buruk yang sering terulang dalam pohon keluarga? Bagaimana sebenarnya konsep Tuhan tentang sebuah keluarga? Melalui buku ini Anda akan menemukan hal-hal yang berpotensi untuk melukai keluarga inti dan menjalar pada pohon keluaga: • Penyebab dan pola-pola

797. Menyontek Spiritualitas Google (Edisi Revisi)

Menyontek Spiritualitas Google (Edisi Revisi)Apa yang bisa ditiru dari strategi GOOGLE dan kaitannya dengan spiritualitas kita sehari-hari? Kenapa para Arifin mengajarkan antitesis dari petuah para motivator? Alih-alih from zero to hero, mereka mengajarkan from Hero to Zero. Saat singgasana Ratu Balqis yang beratus kilometer muncul seketika di hadapan Sulaiman a.s. Sebagai pengabulan doa Ashif; kenapakah beliau mengatakan hal itu ujian baginya? Pertanyaan di atas merupakan sebagian tema yang terangkum dalam tulisan-tulisan ringan pada buku ini. “Menyontek Spiritualitas Google” adalah salah satu judul artikel yang diambil untuk mewakili keseluruhan tema tulisan, yaitu Dzikrullah di era modern.

798. Merah Darah, Putih Puisi

Merah Darah, Putih PuisiPekik merdeka, hanya lesap nan lekas memuai jika itu cuma lolongan sejengkal dari tenggorokan, sebatas getaran pita suara.

799. Meraih Kunci Sukses Service Excellence

Meraih Kunci Sukses Service ExcellenceSejak kita memasuki era millennium tahun 2001 an yang lalu maka era pelayanan (servis) excellent utamanya pelayanan servis purna jual semakin diperhatikan oleh para penjual jasa di lini bidang jasa apapun . Apalagi sejalan dengan sejak disyahkannya Undang Undang Perlindungan Konsumen pada tahun 1999, maka produsen , penjual , penyedia jasa semakin menyadari betapa pentingnya unsur servis menjadi semakin diperhatikan selain usaha usaha marketing yang dilakukan sejak awal. Kita bisa merasakan , di dalam kehidupak kita sehari hari , bila kita membeli sebuah produk sepeda motor , pelayanan purna jual menjadi sebuah kebutuhan yang semakin mendesak , misalnya dengan diberikannya pelayanan servis gratis dang anti oli selama setahun misalnya. Dalam bidang bisnis penerbangan demikian juga , kita mengenal tahapan layanan dalam bisnis penerbangan , dengan layanan pada saat pre journey , pre flight service , in flight service dan post flight servis . Demikian sebuah pengalaman kami selama 12 tahun di lapangan sebagai front liner karyawan penerbangan maskapai nasional dengan senang hati saya dokumentasikan menjadi sebuah buku , mengingat kebutuhan bahan bacaan di kampus kampus erta pembaca pada umumnya akan dapat memberikan sebuah gambaran dunia layanan di bisnis penerbangan yang penuh dengan titik titik irregularities yang bisa di kontrol maupun yang di luar kontrol industri penerbangan .

800. Merajut Asa dalam Cerita

Merajut Asa dalam Cerita“Berangkat kuliah hanyalah sebuah hal yang sederhana sebelum saya membaca buku cerpen ini. Kini saya berasumsi berangkat kuliah adalah hal yang luar biasa yang penuh suka dan duka. Penuturan yang biasa namun kaya akan makna”. (Supeno, M.Hum. Dekan Fakultas Bahasa dan Seni Unindra) “Cerita-cerita yang disajikan dalam buku ini begitu nyata. Meski terkesan to the point, namun kita dihadapkan dengan kenyataan yang benar-benar dialami oleh para penulis. Betapa beratnya perjuangan seorang mahasiswa untuk mengikuti setiap mata kuliah, sehingga mereka pun yakin apa yang diperjuangkannya itu takkan sia-sia.” (Istiqomah Afandi, Guru sekaligus Pemerhati Buku Cerita) “Pembaca akan terbata dalam kata, terlena dalam cerita. Inilah sebuah realita yang patut kita cerna. Perjuangan demi perjuangan yang dituangkan oleh mahasiswa Unindra melalui cerita, demi satu asa, yakni Sosiologi Sastra.” (Rusmin Nuryadin, Wartawan Suara Hidayatullah)

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni