slogan leutika prio

Katalog Buku

791. Meretas Bianglala

Meretas BianglalaKujejak tanah lapang dengan kaki telanjang. Tanah tempat anak-anak sebayaku bermain, berlarian dan menarik ulur benang lelayang. Mencoba berpijak pada rerumput hijau yang teramat geli tersentuh telapak kaki. Aku seperti bayi yang belajar berjalan. Lututku gemetar. Kupejamkan mata agar lebih siaga saat jatuh nanti. Pelan, Nadia, menopang pundakku dengan kedua tangannya. Ini percoban paling mustahil nan konyol. Aku si lumpuh yang bertahun-tahun berkawan akrab dengan kursi roda. Bagaimana bisa? Aku akan terbang memetik bintang. Aku mau melaju bersama kupu-kupu. Aku ingin menyanyi bersama gemuwang kumbang. Berputar, menari, dan tertawa. Dalam segala keterbatasan. Dalam lekap kepedihan, Tuhan selalu memelukku. Merenjiskan cinta untukku, Nadia, serta anak-anak kurang beruntung di dunia ini untuk meretas bianglala di hati masing-masing.

792. Meretas Hidup, Akankah Terwujud?

Meretas Hidup, Akankah Terwujud?Bila masa depan adalah kenyataan, apakah masa depan akan dialami oleh setiap orang? Jawabannya bisa iya bisa tidak. Tetapi yang terpenting adalah masa depan itu pasti terjadi, dan sejauh mana kesiapan seseorang dalam menapak masa depan tersebut. Sebab masa depan penuh dengan tantangan, kompetisi, peluang, dan hambatan untuk mencapai kehidupan yang lebih memadai secara sosial ekonomi. Sebahagian orang mungkin tidak atau bahkan belum merencanakan masa depan, sebagian orang bahkan telah menyusun ke

793. Merhaba Turkce: Cerdas Menguasai Tata Bahasa Turki

Merhaba Turkce: Cerdas Menguasai Tata Bahasa Turki“Bahasa Turki adalah salah satu bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, juga termasuk di antara bahasa terkaya dengan perbendaharaan kosakatanya. Bahasa Turki secara ringkasnya adalah sebagai berikut: berimbuhan di belakang, memiliki kepaduan intonasi, logis, dan teratur. Karena bahasa Turki dibaca sebagaimana yang dituliskan, hal ini akan memberikan sebuah kemudahan tersendiri untuk orang-orang Indonesia. Dalam buku ini, penulis telah menyuguhkan sebuah struktur dan tata bahasa Turki deng

794. Merindukan Mati

Merindukan MatiPernahkah Anda merasa takut mati? Saat-saat ketika nyawa telah berada di ujung tanduk? Atau masa ketika hidup seolah tak berpihak pada Anda?

795. Merombak Senja

Merombak Senja“Kakak kuliah di sini?” tanyanya kemudian. “He’em” kuanggukkan kepalaku. “Jadi orang kuliah enak gak Kak?” sesaat aku terpana mendengar pertanyaan Bayu. Bagiku kuliah itu pusing. Tugas yang terus menumpuk. Tetapi, tidak mungkin aku menjawab pertanyaan Bayu sejujur itu. Aku memutar otak mencari jawaban sekiranya Bayu mengerti. “Kuliah ya ada enaknya, ada juga tidak enaknya.” “Gak enaknya apa Kak?” tanyanya penuh rasa ingin tahu. “Ga enaknya ya kalau tugas lagi numpuk.” jawabku sekenanya. Bayu hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. “Kalau kuliah mahal gak Kak bayarnya?” “Ya sedikit mahal.” “Kalau udah gede Bayu juga pengen kuliah. Tapi Emak gak punya uang. Kata Emak, kalau Bayu pengen kuliah, Bayu harus jadi anak pinter dulu. Kalau Bayu pinter kan Pak Presiden pasti mau bayarin kuliah Bayu. Kalau udah kuliah kan Bayu bisa jadi pilot. Bener gak Kak?” Rasanya aku seperti tersengat listrik dengan daya berjuta-juta watt mendengar celotehan Bayu. Aku bingung harus menjawab apa. “Iya… Emak Bayu benar. Kalau Bayu mau kuliah dan jadi pilot, Bayu harus pinter dulu.” “Tapi gimana mau pinter, tiap pulang sekolah Bayu harus cari rongsok. Habis magrib baru pulang. Kalau abis nyari rongsok Bayu capek. Bayu kan gak ada waktu belajar.” Ada rasa putus asa menyelimuti wajahnya.

796. Merpati Putih

Merpati PutihRaka tidak tahu, siapa lelaki misterius yang tiba-tiba mencegat dan menyerangnya itu. Rhey el Fariqhy pun menggulirkannya pada kisah seru penuh aksi dalam cerpen berjudul ‘Merpati Putih’. Tak kalah seru, cerpen penulis yang lain, yang tergabung dalam buku ini: Iri Ira - Syifa Enwa (Bandung), Satu Bintang Untuk Cinta - Nyna Liana (Banten), Mas Zyan, My Crazy Love - Luluk Kristya (Blitar), When the Summer Comes - Dian 'Didi' Budiarti (Bandung), Evelin - Nenny Makmun (Bogor), Ketika Kau Memilih Dia - Nurika (Bogor), Sakaratul Maut - PissVirus (Pati), Merpati Putih - Rhey el Fariqhy (Pati), Senja di Bukit Senyum - Reni Soengkunie (Batam), Maybe Yes Maybe No - Prima Aqeela (Pati), Tangan Wasiat - Chipz Mirza Sastro Atmodjo (Pati), Manusia Berkepala Binatang - Sunu RH (Depok), Jadilah Siti Nurbaya - Mang Gugun (Pati), Terbaik Bagimu - HW Prakoso (Subang), Barisan Mimpi - Mega Puspita (Ponorogo), Banggali - Amir Syarifkhan Syah Jaya (Pati). Selamat menikmati!

797. Merpati Tidak Bersayap

Merpati Tidak BersayapSetiap detik menuju hari pernikahan kami, aku selalu menyakinkan diriku kalau aku hanya mencintainya. Perkenalan singkat kami cukup untuk menimbulkan rasa sayangku padanya. Tapi entah mengapa dalam diri ini ada yang hampa. Mungkinkah karena gadis di masa laluku, yang sempat aku berikan ruang di lubuk hati ini untuk dia tempati. Tapi dia memilih terbang dan meninggalkanku. Entah di mana sekarang dia berada. Hampir tiga tahun ini dia benar-benar tenggelam tanpa menyisakan puing-puing untuk aku tem

798. Metamorfosa

MetamorfosaHidayah bisa datang dengan cara apa saja yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kehendaki. Entah karena sebuah hadits, persahabatan, ujian, kajian, atau bahkan hanya karena sebuah senyuman. Sungguh indah kisah perjalanan orang-orang yang menjemput hidayah. Ada yang menitinya penuh dengan air mata perjuangan, ada pula yang menitinya dengan senyum ketakwaan. Merekalah yang berjuang dalam setiap medan ujian, baik ujian dari dirinya sendiri maupun dari lingkungannya. Di dalam buku ini, terangkum kisah nyata beberapa akhwat yang hijrah dari masa kejahiliyaannya kepada cahaya hidayah. Kisah yang begitu menyentuh dan penuh inspirasi yang sayang jika terlewatkan. “Buang taaas! Buang taaas!” teriak bapak. “Tapi di tasku ada Al-Quran, Pak,” kataku tidak mau. Segenap usaha kulakukan untuk menyelamatkan tasku yang berisi Al-Quran, namun akhirnya ia pun terjatuh ketika kemiringan kapal sekitar dua puluh lima derajat. Melihat ada tiang besar di tengah kapal yang akan rubuh, aku berpikir, kami akan meninggal, kami akan meninggal di timpa tiang kapal. Kisah di atas adalah salah satu cuplikan dari 18 metamorfosa yang ada di dalam buku ini. Tidak hanya kisah yang memukau, tetapi juga terdapat ringkasan syarat-syarat berhijab syar’i. Buku ini dapat dinikmati semua kalangan, dapat dijadikan hadiah untuk orang-orang terkasih, dan semoga dapat menginspirasi Anda.

799. Mikir Undercover

Mikir UndercoverMembaca buku ini seakan-akan mengajak pembaca untuk berwisata menelusuri berbagai diemensi ruang dan waktu dengan kompleksitas kehidupannya. Berisi kumpulan pandangan, kesan, dan refleksi penulis dalam memahami peristiwa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Lingkungan sekitar sebenarnya telah mengajarkan banyak hal kepada manusia. Bahwa setiap orang punya sikap tersendiri dalam memaknai peristiwa yang terjadi. Bisa jadi sebagian dari kita begitu mudah melewatkan peristiwa yang terjadi tanpa berusaha memaknai lebih mendalam. Namun ada juga sebagian orang yang sensitif melihat setiap peristiwa hingga mampu mengambil hikmah. Hal tersebut menunjukkan bahwa setiap orang memiliki proses yang berbeda-beda dalam memaknai setiap peristiwa yang menimpanya. Selain itu, nasehat-nasehat berharga kehidupan ternyata tidak melulu bergantung dari para penceramah atau motivator. Akan tetapi dengan bekal akal pikiran dan hati, seseorang pun bisa mengambil mutiara-mutiara kehidupan yang berserakan dimana saja. Dengan demikian buku ini mengajak pembaca agar merenung dan memperhatikan sejenak setiap peristiwa yang dialaminya. Terkadang rutinitas keseharian mennyita waktu-waktu berharga seseorang untuk memaknai kehidupannya sehingga detik demi detik dilewati tanpa arti. Meski bukan bermaksud menulis buku sejarah, penulis memandang bahwa apa yang terjadi saat ini merupakan kelanjutan dari kehidupan masa lampau. Sehingga dalam beberapa catatannya, penulis berusaha melihat bahwa persoalan yang sedang terjadi begitu erat kaitannya dengan masa lampau.

800. Mimpi Kinanti

Mimpi Kinanti“Hidup Kinanti!” “Kinanti!” Teriakan orang-orang yang mengelu-elukan namanya membangunkan Kinanti. Oh! Apa yang terjadi? Cepat-cepat Kinanti membuka pintu menyongsong majikannya yang kehujanan pulang dari Kota Tainan, kota di bagian barat Taiwan. Kok bisa? Apa hubungannya Kinanti sebagai model ternama itu dengan majikan yang baru pulang dari Tainan? Penasaran kan? Ikuti kisah Kinanti dari awal hingga akhir, sehingga akan Anda temukan jawabannya.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni