slogan leutika prio

Katalog Buku

881. Motivasi Hidup

Motivasi HidupKata-kata memang tidak mengenal waktu, ketika kita ingin mengucapkannya & menuliskannya, maka kita harus sadar akan keabadiannya, demikian kata pujangga terkenal Kahlil Gibran. Kata-kata juga mempunyai kekuatan, ia bisa menggerakkan orang untuk berfikir, berbuat dan bertindak, bahkan bisa membungkam lawan debat. Tapi bukan sekedar demikian tujuan kata-kata yang terdapat dalam buku ini. Kata-kata yang dirangkai dalam buku ini semata-mata adalah bertujuan untuk mendorong kita berpikir dan berbuat ke arah yang lebih bijak. Di dalam buku ini, anda akan menemukan berbagai untaian hikmah yang datang dari dunia Timur dan Barat, disertai penjelasan singkat, padat, namun sarat dengan nasihat. Di lengkapi juga dengan kisah hikmah yang menggugah, puisi yang menginspirasi dan doa penyejuk hati. Setelah membaca buku ini, insya Allah, semangat hidup anda akan semakin membara serta menggelora, memenuhi relung jiwa, membakar asa yang masih tersisa, menatap masa depan yang lebih nyata dan tertata. Selamat menyelami samudera hikmah. Semoga buku ini bisa dijadikan sebagai wasilah, menyongsong masa depan yang lebih cerah dan lebih barakah dengan tujuan akhir menggapai mardhatillah..... Amin Ya Mujiba Da’wah wa Qadhiya Hajah.

882. Motivasi Hikmah (Kumpulan Kisah-Kisah Hikmah dan Nasihat Bijak)

Motivasi Hikmah (Kumpulan Kisah-Kisah Hikmah dan Nasihat Bijak)Buku ini merupakan kumpulan cerita hikmah yang telah disusun, yang mana isi cerita dalam buku ini, penulis dapatkan dari beberapa sumber tulisan karya sendiri dan beberapa disadur dari beberapa sumber lain dan telah dilakukan perubahan isi serta ada penambahan beberapa hadis dan firman Allah Swt. yang ada hubungannya dengan cerita tersebut serta menarik kesimpulan yang berisikan hikmah yang terkandung di dalamnya. Secara garis besar, buku ini terbagi menjadi dua bagian, bagian pertama berisikan

883. Mozaik Ingatan

Mozaik IngatanBuku ini menghimpun beberapa cerpen dari tujuh penulis yang tergabung dalam komunitas CDR.

884. Mozaik Kinanthi

Mozaik KinanthiMembaca Mozaik Kinanthi tak ubahnya seperti berada di sebuah taman yang ditumbuhi aneka bunga sekaligus buah-buahan dan di tepinya terdapat sungai kecil dengan air yang mengalir jernih. Membaca puisi yang ditulis dengan bahasa apik akan memperhalus rasa kita, sementara cerita pendek memperkaya batin kita akan makna dan pelajaran daripadanya. Ketika penulis kemudian menyajikan artikel-artikel bernuansa motivasi kian melengkapi khazanah pikiran kita untuk meyakini bahwa hidup itu sedemikian indah

885. Mozaik Sekeping Hati

Mozaik Sekeping HatiAku berada dalam dilema. Antara Makhluk Mars-ku si Raja Tega atau Lelaki Bermata Teduh yang Sederhana. Dilema yang membuatku seperti kehilangan kendali hingga harus menyakiti beberapa keping hati yang lain. Aku hampir terjerembap dan terjebak. Aku hampir terluka untuk kedua kalinya. Apalagi ketika Lelaki Bermata Teduh yang Sederhana itu melepaskanku. Aku runtuh.

886. MUDAH MENULIS CERPEN

MUDAH MENULIS CERPENTema yang diangkat dalam kumpulan cerpen yang ada pada buku ini adalah tentang ketuhanan atau ilmu tasawuf, korupsi dan ketidakadilan, ada juga tema tentang cinta

887. Mukadimah Jalan Lain, Refleksi Diri Petani Kecil

Mukadimah Jalan Lain, Refleksi Diri Petani KecilSebuah buku yang meremas-remas jemala kita. Menarik siapa pun untuk berpikir dan lebih dalam lagi berpikirnya. Jangan harap nyaman ketika membacanya karena bukan itu tujuannya, lebih pada esensinya, yaitu ke-MERDEKA-an. Sebagai sebuah mukadimah, buku ini sudah cukup membangun arah berpikir dan tentu saja kepenasaran akan sebuah tawaran “jalan lain”.

888. Multikultural: Kado Untuk Indonesia

Multikultural: Kado Untuk IndonesiaNegeri kita telah haus dengan kedamaian. Ragam konflik dan penyakit budaya masih mewarnai kehidupan berbangsa di negeri ini. Buku ini diharapkan menjadi kado terindah untuk Indonesia memecahkan benih-benih pemecah kesatuan bangsa. Pendidikan seharusnya menjadi solusi atas benih-benih permasalahan tersebut. Namun ternyata belum seutuhnya memberikan solusi untuk merekatkan ragam-ragam perbedaan sosial. Buku ini memberikan langkah-langkah pembelajaran yang dapat membekali guru mengajarkan pada siswa belajar menerima perbedaan sebelum terjun ke masyarakat. Membangun generasi-generasi “guyub” dalam menerima perbedaan tidaklah mudah. Perlu kerja keras dari berbagai pihak agar suasana berinteraksi dalam masyarakat tidak selalu diwarnai dengan konflik dan prasangka. Pembelajaran multikultural perlu dengan konsisten diperlakukan di dalam kelas agar siswa lambat laun terbiasa santun dan mau menerima perbedaan. Bila semua pihak serius menjalankan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran di kelas maka penulis berkeyakinan karakter masa depan bangsa akan lebih terbentuk dengan santun.

889. MULUT TAK BERTUAN

MULUT TAK BERTUANBuku Mulut Tak Bertuan ini merupakan inti sari dari upaya kita untuk menemukan arti kehidupan yang lebih luas lagi. Menjaga setiap perkataan kita agar terkendali dan bisa diterima orang lain dengan sukacita. Sang Khalik menciptakan dua telinga dan satu mulut dengan maksud supaya manusia bisa dua kali lebih banyak mendengarkan daripada berbicara.

890. Munajat Sesayat Doa

Munajat Sesayat DoaBagi Anda para pecinta puisi, membaca sebuah antologi puisi mungkin sudah berkali-kali Anda lakukan. Namun sudahkah antologi puisi yang Anda baca tersebut memiliki keunikan seperti yang ada pada antologi “Munajat Sesayat Doa”??? Munajat Sesayat Doa merupakan kumpulan puisi penggugah jiwa. Sastra tak selamanya berkecimpung dalam dunia abu-abu, namun sastra juga mampu memberi setetes pencerahan bagi jiwa-jiwa para penikmatnya. Munajat Sesayat Doa merupakan antologi puisi berisi karya pemenang lomba puisi Forum Tinta Dakwah FLP Riau yang dilaksanakan secara online dengan memanfaatkan fasilitas facebook. Ditulis dalam bentuk puisi-puisi yang ringkas dan padat, namun bukan berarti mengenyampingkan kekohan dan kekuatan makna bahasa para penyair. Puisi-puisi di dalam Munajat Sesayat Doa merupakan bahasa-bahasa kejujuran dari seorang penyair selaku hamba Tuhan kepada Sang Pencipta. Kejujuran kondisi diri sekaligus ungkapan cinta patah-patah yang terlahir dari jiwa penyair.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni