Katalog Buku
261. Bunga Cinta Dua Hati
Seperti halnya dawai dan kecapi, masing-masing mempunyai hidupnya sendiri, walau lagu yang dilantunkannya sama. Begitu juga dengan Bagas dan Dinda, waktu dan jarak bukanlah halangan bagi mereka. Bahkan hal itu menjadikan api yang membara, melebur batangan emas membuatnya menjadi sesuatu yang lebih berharga.
“Jurang pemisah yang besar antara aku dan kamu, akan tumbuh semakin lebar. Namun aku ingin membuat jembatan di antara jurang itu. Karena hal yang paling indah, adalah saat aku bertatap mata denganmu meski dari jauh, apakah kamu mau membantuku membuat jembatan itu?”
Email yang dikirim Bagas membuat Dinda bertanya-tanya, apa maksud dari kalimat-kalimat itu.
Lalu, apa yang selanjutnya terjadi para mereka.
Anda tidak hanya akan mendapatkan 20 cerita pendek didalam buku ini, tetapi juga 20 puisi pendek di dalamnya. Kumpulan cerita pendek dan puisi yang ditulis oleh dua orang yang berbeda profesi, tapi dengan tema yang sama. Yaitu tentang cinta yang penuh makna262. Bunga Kertas, Brokoli, dan Kupu-Kupu
“Bunga Kertas, Brokoli, dan Kupu-Kupu” merupakan antologi cerita pendek karya pemenang lomba menulis cerita anak yang diadakan Penerbit Leutikaprio dalam rangka memperingati hari jadi yang keenam pada November 2016. Dengan adanya lomba menulis cerpen anak, LeutikaPrio berharap penulis bisa mengembangkan bakatnya di dunia kepenulisan dan turut serta memperkaya bacaan bagi anak-anak Indonesia yang dapat digunakan juga sebagai sarana pendidikan.
0O0
Tiba-tiba saja udara di Negeri Zaira terasa sesak. Jika biasanya langit berwarna jernih, kini berubah menjadi abu-abu. Jika biasanya mentari bersinar terang, kini seperti ada tabir yang menutupi. Apa yang sebenarnya sedang terjadi di Negeri Zaira?
0O0
“Mungkin kau harus menggunakan kalungmu, Brokoli. Barangkali saja itu bisa membuat gadis ini bangun,” bujuk Wortel disertai tatapan dari kedua temannya.
“Apa iya kalungku bisa membantu? Tapi, anak-anak tak menyukaiku.” Brokoli tak yakin.
“Coba saja dulu.” Tomat menyakinkan.
0O0
“Nak, tugas kita sebagai kupu-kupu ialah menyerbuki bunga. Kalau bunga tidak diserbuki maka pohon-pohon dan seluruh tanaman yang ditanam Bu Tani tidak akan berbuah,” sahut Mami Erly menutup penjelasan.
“Jadi, kita ini penghulu para bunga ya, Mi?” timpal Guntur menyimpulkan.263. Bunga Rampai Horizon Hukum dalam Sistem Hukum Nasional: Bagian 1
Buku ini merupakan kumpulan beberapa tulisan yang membawa pembaca untuk mempersoalkan hukum dalam kenyataan dari tiga sisi telaah kritis. Formulasi hukum dalam ketentuan perundang-undangan pada konteks sistem hukum nasional, dengan menggunakan kebijakan kriminal baik dari perumusan hukum dalam undang-undang hingga dalam ketentuan peraturan daerah. Bagian dari tulisan ini juga mempersoalkan realitas praktik kebijakan dalam aplikasi ketentuan hukum pada dunia peradilan, dengan berpegang pada panji-panji Pancasila pada ketentuan hukum nasional. Sisi ketiga, tulisan ini mencoba membawa pembaca dalam diskursus penegakan hukum dari perspektif teori-teori sisoal yang memberikan warna penegakan hukum di luar dogmatik hukum.
Semoga bermanfaat.264. Bunga Rampai Pariwisata Indonesia
Sebuah buku yang mengupas tentang khasanah pariwisata Indonesia. Mutiara terpendam yang butuh ditemukan dan dipoles agar bisa menjadi devisa negara.265. Bunga Rampai Pendidikan Vokasional Teknologi Kelautan
Kolaborasi merupakan sebuah keniscayaan dalam kehidupan, tidak terkecuali pada bidang pendidikan. Salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian yaitu hubungan kolaboratif antara dunia akademik dan industri. Dunia perguruan tinggi membutuhkan sentuhan ranah aplikasi di lapangan dari para praktisi dan pelaku industri, sebaliknya praktisi dan pelaku industri membutuhkan dukungan penyegaran talenta dari perguruan tinggi.
Banyak model kolaborasi yang bisa diaplikasikan untuk menyambungkan kepentingan antar dua atau lebih institusi. Kaitannya dengan peran sentral perguruan tinggi dalam ranah pendidikan, dan industri sebagai salah satu stake holder, naskah ini memberikan sedikit gambaran peran di masing-masing pihak. Semoga menjadi tambahan wawasan untuk masyarakat dalam melihat persamaan dari sekian banyak keanekaragaman peran.266. Bunga Rampai Perpajakan : Ketentuan Umum dan Tatacara Perpajakan
Buku ini merupakan kumpulan tulisan perpajakan yang pernah dimuat dalam Blog Pajak Indonesia (http://dudiwahyudi.com/) mengenai ketentuan umum dan tatacara perpajakan.267. Bunga Rampai Perpajakan : Pajak Internasional dan Transfer Pricing
Kumpulan tulisan dalam Blog Pajak Indonesia ((http://dudiwahyudi.com) tentang Perpajakan Internasional dan Transfer Pricing268. BY HAND: Beginner's Guidance for Sign Language
BY HAND : BEGINNER'S GUIDANCE FOR SIGN LANGUAGE adalah buku yang diciptakan oleh Mahasiswa Universitas Hasanuddin yang mengikuti serangkaian tahapan seleksi dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Bidang Pengabdian Masyarakat.
Buku ini terdiri dari 8 bab yang disusun sedemikian rupa dengan konten yang menarik sehingga memudahkan bagi para pembaca untuk memahami bahasa isyarat. Tidak hanya itu, salah satu bab yang dibuat oleh penulis yakni Bab 8 berisikan cara merangkai kata dalam membuat percakapan.
Harapan kami selaku penulis, semoga buku yang akan diterbitkan dapat memudahkan kita sebagai orang normal untuk berkomunikasi dengan tuna rungu sehingga kesenjangan sosial yang terjadi dapat terminimalisir. Kapiler Jaya!269. Cacatan Harisan
Cacatan Harisan adalah kumpulan notes Facebook yang ditulis sendiri oleh Haris Firmansyah Hirawling si Facebooker paling gaganteng di dunia maya. Berisi cerita sehari-harinya yang biasa saja tapi ditulis dengan gaya ngawur.
. Seperti biasa, kalo nemuin problema yang membingungkan, saya selalu nyusun opsi buat memecahkannya. Dan inilah opsi untuk membangunkan Andi:
1. Nyalain petasan.
Konon, bunyi petasan dipercaya bisa membangunkan orang yang lagi tidur.
Langkah-langkah: Pertama-tama, ambil petasannya Sadam trus dinyalain pake api dari lilin. Kemudian lempar petasannya ke tempat tidur Andi trus tutup pintu kamarnya. Tunggu sepuluh detik. DUAR!
Persentase keberhasilan: 45%
#Efek samping: Andi mengalami luka bakar, latah dadakan, kupingnya makin swasta, pembolotan dini bahkan budek permanen.
2. Nyiram pake aer panas.
Soalnya kalo diguyur pake aer dingin dijamin Andi malah keenakan. Nanti dia malah minta sabun sama odol, sekalian mandi di atas kasur.
Langkah-langkah: Pakailah gelas untuk mengambil aer panas di dalam panci yang dipake buat nyeduh indomie. Setelah itu, siramlah aer panas itu ke kuku kaki Andi. Ingat, kuku kakinya! Bukan wajahnya! (Adek saya tuh. Jangan disiksa, dong! Dia kan bukan fakir magician.)
Persentase keberhasilan: 69%
#Efek samping: Kuah indomie jadi keasinan gara-gara kurang aer.
3. Bakar rumah.
Ini adalah cara terakhir. Cara paling kejam untuk membangunkan seseorang yang lagi tidur.
Langkah-langkah: Siram minyak tanah ke tembok kamar. Trus nyalakan korek api dan BAKAR. Lalu dekatkan congor ke kuping Andi dan tereak dengan lantang,270. Cahaya Cinta di Andalas Cendekia
Ahza Aisy Syandana. Bungsu dari tiga bersaudara. Mana yang lebih penting bagi seorang pemuda. Pendidikan, kisah cinta, atau keluarga? Tak pernah terpikir olehku. Perbedaan pendapat membuat hubunganku dengan Ayah menjadi tak sehangat dulu. Penolakan pendidikan kaligrafiku. Apa yang harus aku lakukan? Hingga pada akhirnya, hati ini lebih memilih untuk mengikuti jejak-jejak takdir yang memang telah ditulis Allah. Hingga suatu hari, di dalam perpustakaan sekolah, tanpa hati ini yang pernah mendugaSebelumnnya [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] [38] [39] [40] [41] [42] [43] [44] [45] [46] [47] [48] [49] [50] [51] [52] [53] [54] [55] [56] [57] [58] [59] [60] [61] [62] [63] [64] [65] [66] [67] [68] [69] [70] [71] [72] [73] [74] [75] [76] [77] [78] [79] [80] [81] [82] [83] [84] [85] [86] [87] [88] [89] [90] [91] [92] [93] [94] [95] [96] [97] [98] [99] [100] [101] [102] [103] [104] [105] [106] [107] [108] [109] [110] [111] [112] [113] [114] [115] [116] [117] [118] [119] [120] [121] [122] [123] [124] [125] [126] [127] [128] [129] [130] [131] [132] [133] [134] [135] [136] [137] [138] [139] [140] [141] [142] [143] [144] [145] [146] [147] [148] [149] [150] [151] [152] [153] [154] [155] [156] [157] [158] [159] [160] [161] [162] [163] [164] [165] [166] [167] [168] [169] [170] [171] [172] [173] [174] [175] [176] [177] [178] [179] [180] [181] [182] [183] [184] [185] [186] [187] [188] Selanjutnya



