slogan leutika prio

Katalog Buku

761. Langit Samudra

Langit SamudraSeribu kisah terekam dalam satu lapisan yang melengkung luas. Tentang duka, luka, dan sepi. Dan jika lapisan itu adalah langit, izinkan aku menjadi samudranya. Agar lengan kecilku dapat dengan mudah menggapainya di ujung pandang. Sadness of Falls Jika saja aku bisa memilih pada siapa aku akan jatuh cinta, tentu aku takkan memilihmu. Sebab mencintaimu ibarat memaksakan salju tatkala hujan tiba. Menyenangkan untukku, namun tidak bagi yang lain. Warm Winter “Lihat lebih jauh, betapa ia mencintaimu. Saat hatinya bergemuruh, juga berdenyut menyaksikan kepergianmu. Berilah dia toleransi, Nai.” “Cinta tak bisa dipaksakan.” “Lucu sekali karena kenyataannya adalah kau memaksakan cintamu berpindah hati ketika sebuah nama masih terukir jelas disana.”

762. Langit Untuk Matahari

Langit Untuk Matahari“ Pertemuan kita adalah takdir, kamu yang bermimpi jadi matahari, sedangkan aku bermimpi jadi langit, mungkin takdir segaja mempertemukan kita, karena langit dan matahari selalu bersama”

763. Langit yang Tersenyum

Langit yang TersenyumImajinasi yang tersisa dalam pikiran agaknya mampu merumuskan sebuah alur cerita yang berkesan, adakalanya kesan itu mengharukan, menyedihkan, dan membahagiakan. Dan masing-masing kisah yang tersedia di sini memiliki keragaman setting tempat dan waktu. Begitu pula dalam penciptaannya. Ada langit sebagai media yang pas untuk menggambarkan tajuk pada antologi cerpen ini, juga ada siang dengan nyalang matahari yang sesuai bagi selayang pandang waktu yang tersedia di sisinya. Kumpulan cerpen ini mencoba untuk menghadirkan dimensi kehidupan yang ada di luar ruang indrawi manusia. Meski ada beberapa yang menyodorkan sisi kehidupan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan karena keragaman manusia itu sendiri yang masih butuh persediaan wacana yang ideal serupa dengan perjalanan hidupnya yang lurus atau dinamis dalam dirinya. Untuk itu bacalah kumpulan cerpen yang memiliki banyak perbedaan ide maupun visi ini,sebab kalian akan menemukan banyak inspirasi di dalam bacaan buku kumpulan cerpen ini

764. Langit, Bulan dan Harapan

Langit, Bulan dan HarapanLangit Bulan dan Harapan awalnya adalah coret-coretan curhat penulis dalam lembaran-lembaran diari dan blog pribadi. Sebuah keinginan berbagi melalui tulisan, meramu kisah dan mimpi keseharian dalam bait kata sebagai pelepasan rasa yang menari-nari di kepala. Membaca kembali tulisan-tulisan ini mengusik keinginan berbagi dengan harapan membawa manfaat bagi diri dan juga orang lain. Kisah yang tersaji di buku ini mengangkat kejadian keseharian penulis. Kisahnya mungkin terkesan sangat sederhana, tapi semoga di sanalah letak daya tariknya. Tak ada kisah muluk-muluk di buku ini. Semua berangkat dari kisah harian yang tersaji sebagai kekuatan kehidupan, sebagai anak, teman, sahabat, keluarga apapun peran itu tak ada kejadian tanpa hikmah, begitulah kira-kira mafhum yang ingin tersampaikan.

765. Langkah Mudah Menjadi Chef Profesional

Langkah Mudah Menjadi Chef ProfesionalAntara memasak dan menjadi seorang chef itu adalah dua hal yang berbeda, seperti halnya antara kemampuan menerbangkan pesawat terbang dengan menjadi seorang pilot. Menerbangkan pesawat terbang mungkin banyak orang yang bisa, tetapi tidak setiap orang yang bisa menerbangkan pesawat terbang berarti harus disebut pilot, karena ada banyak aspek yang harus dikuasai oleh seorang pilot selain sekadar bisa menerbangkan pesawat terbang. Demikian halnya dengan chef, saya sangat yakin ada banyak sekali orang yang bisa memasak, tetapi tidak setiap orang yang bisa memasak kemudian harus disebut sebagai chef. Seorang chef memang harus bisa memasak, itu pasti. Tetapi bisa memasak saja belum cukup, ada begitu banyak pengetahuan yang harus dikuasai oleh seorang chef. Pengetahuan tentang bahan makanan, gizi, tentang hygiene dan sanitasi, tentang metode memasak yang benar, cara penyajian makanan, seni memadukan warna sehingga tampilan makanan menjadi serasi, bahkan pengetahuan yang bersifat administrative managerial. Seorang chef juga harus paham tentang leadership atau kepemimpinan. Dalam buku Langkah Mudah Menjadi Chef Profesional ini dijelaskan secara gamblang apa saja pekerjaan seorang chef, bagaimana prosedur kerja di dapur modern, alat-alat apa saja yang dibutuhkan, lalu pengetahuan apa saja yang harus dipelajari oleh para calon chef profesional. Dan yang paling penting dalam buku ini juga dilengkapi dengan aneka foto yang akan mempermudah para pembaca untuk mempelajari semua aspek tentang pekerjaan seorang chef profesional. *** Buku yang sangat bagus. Mudah dicerna, komplit dan la

766. Langkah-Langkah Kecil Mencari Matahari

Langkah-Langkah Kecil  Mencari MatahariApalah arti embun yang kuteteskan untuk menenggelamkan perih hatimu? Sedang kau tak juga mengusir sendiri perih itu dari relung jiwa yang mengikis halus bahagia. “ Hari yang cerah!” ucapmu dengan raut wajah yang begitu jarang mampu kueja. Ya, aku pun menanggapimu dengan senyum mengembang, “ Lihatlah!” Kau arahkan pandanganku pada matahari yang menjilati embun di setiap pagi. Tawamu lepas, menerawang jauh lewat sorot matamu. Mantap menembus cakrawala mimpi. (Mengejar Matahari, Zuliana Ibrahim) Ingin rasanya aku bercumbu dengan malam. Sunyi. Kuintip bintang menggodaku dari balik daun jendela. Akh, ingin sekali aku bersinar seperti bintang. Tak pernah redup. Selalu setia menemani manusia yang sedang berhati pilu, sunyi, atau gundah. AKU HEBAT Liku jalan berhasil kutaklukkan meski peluh bercampur air mata kini telah kudapat segenggam kemenangan jangan biarkan aku tenggelam dalam luka “Aku percaya bahwa dapat adalah hasil dari mau. Kegagalan bukan akhir dari segalanya,” batinku sebelum merangkai mimpi dalam lelap. Semoga aku bisa melukis bahagia pada kanvas dunia. Dimulai dari langkah kecil. (Langkah Kecil, Anesti Rahayu)

767. LARIK-LARIK ASA

LARIK-LARIK ASASINOPSIS Setiap orang pasti pernah memiliki rasa untuk diungkapkan. Berusaha mencurahkan segala isi relung dan jiwa yang terkadang berkecamuk dalam hati lewat cara tersendiri. Bahkan, jika tak tersalurkan, rasa yang kian menggumpal itu akan senantiasa membuat sesak diri, serta mengubahnya menjadi beban hidup yang berkepanjangan. Maka itu, inilah persembahan dari karya pena putra-putri bangsa Indonesia. Sebuah karya muda-mudi SMA Adzkia Islamic School, Daarut Tauhid, Jakarta. Lembaga pendidikan dalam asuhan K.H. Abdullah Gymnastiar atau sapaan akrabnya ialah Aagym ini memiliki karya bertajuk Larik-Larik Asa, berisi kumpulan puisi tentang rasa penuh harapan. Sebuah asa yang terpendam, sebuah asa yang tak terucap, sebuah asa yang tersirat dalam guratan-guratan pena dengan kiasan kata-kata yang dapat merengkuh para hati insani, dibuat sebagai wadah bagi siapapapun yang tidak dapat mengungkapkan dengan kata. Antologi ini menggambarkan manusia dengan berbagai harapan tanpa batas, mengajak pembaca untuk tenggelam dalam naungan rasa yang telah terjadi pada kehidupan si penulis, serta telah diparafrasakan ke dalam bentuk puisi yang unik dan indah. Puisi bukan hanya tentang pilihan kata yang bermajas dengan gaya-gaya bahasa yang berkias, akan tetapi puisi pun merupakan sebuah karya yang mampu menyentuh perasaan pembaca melalui pengungkapan isi hati meskipun dengan susunan yang sederhana. Dengan begitu, di antologi inilah pesan-pesan tersebut disampaikan. Pembaca akan dibawa dengan karakter puisi yang berfokus pada permainan kata, atau di sisi lain pada kepuitisan klausa, bahkan pembaca pun akan diajak bertualang pada kehidupan penulis yang dituangkan dalam bentuk puisi. Antologi puisi Larik-Larik Asa ini dapat mewakili dan menginspirasi pembaca yang candu akan harap tak terucap. Asa akan hadir dalam rasa, pun sebuah rasa tidak akan hadir tanpa asa. Larik-Larik Asa bukan sekedar karya sastra puisi, tapi pun, sebagai perjalanan hidup anak manusia dengan jutaan harap tak terhingga.

768. Laskar Kalamupis 1 (Avesius Garudanias)

Laskar Kalamupis 1 (Avesius Garudanias)Lima orang memiliki satu keterkaitan secara misterius yang bersumber dari tanda lahir. Mereka adalah Ngadimin, Turmuji, Boby Di, Tikur, serta Subur. Ketidak-tahuan mereka terhadap potensi diri berubah setelah bertemu Kalatzar. Melalui organisasi bawah tanah bernama Modrus yang dipimpinnya, kelima pemuda berbeda latar belakang ini diberikan pencerahan luar biasa. Setelah mengetahui kemampuan diri, Kalatzar memberikan sebuah misi kepada kelima pemuda yang sudah bergelar Laskar Kalamupis untuk meny

769. Laskar Sekar

Laskar SekarHidup adalah perjuangan. Perjuangan adalah kehidupan itu sendiri. Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Pengorbanan adalah ciri utama. Dimana penulis harus melepas keluarga demi memperjuangkan pendidikan anak-anak Indonesia di Sabah Malaysia. Laksana seorang tentara yang akan berjuang di medan perang dialah sang laskar pejuang pendidikan. Tidak mudah karena semuanya butuh pengorbanan bahkan harus memilih salah satu diantara dua hal yang sama-sama kita sayangi. Terlebih lagi pilihan itu mengura

770. Layang-layang Merah Jambu

Layang-layang Merah Jambu“Karya Sri RM mengalir seperti air.” (Idris Pasaribu, novelis, pengasuh rubrik Rebana Harian Analisa) “Sri RM Simanungkalit adalah seniman yang lugas dan si tukang cerita tentang lika-liku hidup masyarakat Sumatera Utara saat ini lewat mata pena sastranya. Karyanya menghujam nurani pembaca, tidak terlupakan…” (Grace Siregar, perupa, penggiat Galeri Tondi-Medan, tinggal di Inggris) “Cerpen-cerpen Sri RM mengangkat realita kultur sosiopsikologis masyarakat perkotaan di Sumatera Utara dari sudut pandang seorang perempuan.” (Jones Gultom, sastrawan, wartawan Medan Bisnis) “Cerpen-cerpen Sri RM sangat menarik dari sisi lokalitas sosial kultur. Perhatian yang cukup besar atas masalah gender dan hubungan dalam kekeluargaan terefleksikan dalam tulisan-tulisannya. Sri RM punya integritas dan menawarkan ciri lokal yang mungkin dianggap sepele di sastra Medan.” (Thompson HS, penyair, PLOT – Siantar) “Cerpen-cerpen Sri RM tampil dengan pilihan sikap. Apa yang ditulisnya dapat tertangkap sebagai refleksi atas persentuhannya dengan masyarakat, mencerminkan arus pemikirannya yang kritis dan dewasa. Jika cerpen-cerpen Sri RM sampai ke hadapan pembaca dalam bentuk apa pun itu, saya percaya, dia bermaksud menyiram batin kita dengan renungan-renungan yang berkualitas. Bukan hendak mencari popularitas.” (Aisah Basar, guru, cerpenis, pekerja teater - Sibolga) “Sri RM berhasil memotret realitas yang ada pada masyarakat di Sumatera Utara, khususnya beratnya beban yang harus dipanggul perempuan berikut konflik keluarga yang melingkupinya. Penderitaan perempuan dalam cerpen-cerpen yang ditulis

Leutika Leutika