slogan leutika prio

Katalog Buku

321. Detak Takut

Detak TakutAhh..., ternyata Hirish Prako yang saya kenal mampu untuk menulis puisi. Melankolis, jenaka, marah, cinta, semua menggambarkan ekspresi sang penulis. Gender itu memang konstruksi sosial mas! Bukan karena hanya ada yang menggantung di dalam celana (hal 27) hahaha...Sesungguhnya puisi-puisi dalam buku ini, memperlihatkan sisi feminitas penulisnya. Selamat menikmati. (Nurul Arifin, perempuan aktivis dan politisi) Kata-kata sering jadi kehilangan makna justru ketika ia diuntai, ditata secara berlebihan, dan dipolitisasi. Hirish Prako tidak termasuk dalam golongan penyair yang suka berlebih-lebihan. Kata-katanya sederhana, efisien, seperti hujan lewat. Imajinatif. Mengingatkan kita pada Haiku, puisi klasik Jepang. Banyak peristiwa melintas. Seperti dalam siaran berita di televisi. (Adhie M Massardi, mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid. Kini Koordinator Gerakan Indonesia Bersih) Buku puisi “Detak Takut” karya Hirish Prako adalah refleksi kehidupan sehari-hari penyairnya yang penuh warna. Salah satu warna itu adalah takut. Ketakutan sebenarnya penting untuk menghargai hidup yang penuh tantangan. Ada kebimbangan, kesepian, ketakpastian, cinta, tragedi, dilema, pilihan, pertemuan, pengkhianatan, kegelisahan, dan beragam situasi yang dihadapi. Hidup tanpa ketakutan seperti sayur tanpa garam. Namun hidup yang disandera ketakutan, seperti tersesat di ruang waktu, berujung sia-sia. Selamat pada Hirish Prako yang telah menghadirkan dialog jujur dalam puisi-puisinya. (Fadli Zon, politisi dan budayawan)

322. Di Balik Celana Dalam (DCD)

Di Balik Celana Dalam (DCD)Bagaimana, Anda percaya? Kumpulan cerpen karya penulis tinggal di Taiwan; Okti Li, Tina Yanesh dan Siti Allie menceritakan bagaimana kisah anak manusia memperjuangkan ketekunan mencapai cita.

323. DI BALIK KECEWA

DI BALIK KECEWAKecewa adalah suasana hati ketika sesuatu yang diinginkan atau sesuatu diharapkan belum terujud atau bisa juga karena sesuatu yang dimiliki kemudian hilang. Kenapa seseorang bisa kecewa? Karena manusia di anugerahkan Tuhan Nafsu dan hati nurani sehingga ketika ada keinganan hawa nafsu yang tidak atau belum tercapai maka hati merasa kekecewaan. Berbeda dengan hewan yang hanya dilengkapi dengan hawa nafsu tapi tanpa hati nurani maka ketika ada keingan nafsunya yang tidak terpenuhi maka hewan biasa saja. Makanya tidak pernah ada hewan yang kecewa karena tidak mendapat makanan terus putus asa dan tidak mau makan lagi. Dengan begitu tentunya ada maksud dan tujuannya kenapa Tuhan menjadikan manusia memiliki hati nurani sekaligus hawa nafsu. Agar dengan hawa nafsunya manusia bersemangat berbuat untuk kesejahteraan dirinya dan agar dengan hati nuraninya manusia mengontrol diri dari hal-hal yang tidak boleh dilakukannya. Keseimbangan nafsu dan hati nurani bukan hanya berguna pada awal usaha atau ketika akan memulai atau mengusahkan sesuatu. Tetapi seharusnya juga digunakan pada akhir usaha atau ketika apapun hasil dari usaha atau keinginan yang sudah dilakukan. Sehingga seharusnya ketika usaha telah membuahkan hasil yang sesuai dengan keinganan hawa nafsu maka hati nurani akan berbahagia dan bersyukur. Sebaliknya ketika usaha belum membuahkan hasil sesuai dengan keinginan hawa nafsu maka seharusnya hati meresponnya dengan sabar dan ikhlas. Lalu pertanyaannya kenapa ada hati yang kecewa? Kekecewaan hati muncul karena dalam menyikapi hasil usaha seseorang lebih dominan menggunakan hawa nafsu dari pada hati nurani. Lalu apakah kecewa salah? Jawabannya : Tidak!! Asal kecewanya hanya sesaat saja. Selanjutnya menjadikan kecewa tersebut sebagai pemicu untuk seseorang selalu mengintrospeksi diri atas semua rencana dan perbuatannya selama ini serta menemukan penyebab kegagalan. Bahkan untuk memicu munculnya energi ekstra untuk meraih kesuksesan demi kesuksesan kadang-kadang diperlukan efek dari kecewa terlebih dahulu. Adakalanya efek dari satu kali kekecewaan saja sudah cukup dan mampu membangkitkan energi ekstra untuk meraih kesuksesan demi kesuksesan. Namun kadang-kadang dibutuhkan beberapa kali kekecewaan barulah terpicu energi ekstra dan jalan terang meraih sukses atau keberhasilan. Untuk itu jangan pernah menganggap kekecewaan sebagai malapetaka yang mengancam atau menutup peluang kesuksesan berikutnya. Tentunya jika kecewa tersebut disikapi secara positif dengan mengambil hikmah dan pelajaran serta kecewa harus diikuti dengan tekad untuk tidak mengulang kekecewaan berikutnya. Analoginya seperti seorang pemain layangan yang kecewa karena layangannya putus ketika layangan tersebut sedang melayang tinggi di atas awan. Layangan yang bisa naik tinggi menembus awan pasti layangan yang baik dan dibuat dari bahan yang baik sehingga juga sangat disayang oleh pemiliknya. Sehingga ketika layangan tersebut putus maka si empunya layangan pasti berusaha mengejar dan mencari sampai layangan tersebut didapat kembali. Kecepatan lari dan stamina si empunya layangan ketika mengejar layangan tersebut sampai didapatkannya layangan tersebut kembali sudah pasti jauh lebih cepat dan lebih kuat.

324. Di Balik Kecewa (Edisi 2)

Di Balik Kecewa (Edisi 2)Kecewa adalah suasana hati ketika sesuatu yang diinginkan atau sesuatu diharapkan belum terwujud atau ketika sesuatu yang dimiliki kemudian tidak lagi dimiliki. Kenapa seseorang bisa kecewa? 1. Karena menganggap apa yang diinginkan dan apa yang dimiliki bukanlah milik Tuhan sehingga kapan diberikan dan kapan diambil lagi bukan hak Tuhan. 2. Kurang sabar atau kurang yakin menunggu sesuatu yang diharapkan. 3. Kurang meyakini sifat Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. 4. Kurang meyakini ka

325. Di Bawah Bayang-bayang Imigran Gelap

Di Bawah Bayang-bayang Imigran GelapTanpa mereka sadari, mereka telah diikuti oleh beberapa perampok yang tiba-tiba satu di antaranya langsung menyerang mereka. Orang itu menabrakkan badannya ke Jayadi dan mengancam Jayadi dengan sebilah pisau.

326. Di Bawah Langit Bandung

Di Bawah Langit Bandung“Lo mungkin sekarang nggak akan tahu. Setahun, lima tahun, atau sepuluh tahun lagi lo bakalan jadi apa, dan tinggal di negara mana. Yang perlu lo lakuin adalah yakin sama garis takdir dari Allah. Yakinlah seperti Tebing Keraton, karena pasti dia nggak akan nyangka kalo bisa jadi tempat wisata yang banyak dikunjungi orang seperti sekarang ini.” Mungkin hanya manusia saja yang dapat bercerita, tetapi tahukah kamu bahwa tempat yang pernah kamu kunjungi dapat bercerita? Mereka bercerita dengan cara

327. Di bawah Langit Kebangsaan

Di bawah Langit KebangsaanApa kabar bangsamu, nak?. Barangkali engkau lupa dan lebih disibukan dengan jadwal malam minggu atau konser boyband kesayanganmu. Sempit sekali waktu untuk sempat melihat apa yang terjadi pada peradaban yang saat ini sebenarnya adalah tanggung jawabmu. Ah sudahlah, berkelit sana sini menunjuk bahwa bangsa ini urusan mahasiswa fakultas sosial dan politik. Anak teknik diam saja, yang penting bagaimana setelah lulus bekerja diperusahaan asing. Anak ekonomi bagaimana bekerja di BUMN, anak bahasa bagaimana mendapatkan pekerjaan harapannya. Juga dinamika agama yang jadi tanggung jawab ustadz dan pemuka agama. Cukup bayar pajak dan tidak menjadi teroris sudah lebih dari cukup menjadi warga negara yang baik. Tidurlah, mengamati berita tentang perkembangan bangsa adalah tugas manusia sok idealis, sok tahu dan sok sibuk. Celaka, jika yang seperti ini yang terpatri dalam kolom pemikiran kita!. Ingatlah, yang terpenting dari belajar dan kuliah yang selama ini kita jalani bukan sekedar untuk tahu, tapi untuk bisa peka. Soal rezeki, Tuhan yang atur. Tapi untuk bisa peka dan tidak apatis, kemauan kita yang atur, kemauan untuk memilih menjadi bermanfaat atau tidak. Dengan peka akan menghasilkan rasa memiliki, dengan rasa memiliki akan menghasilkan cara dan solusi, dengan cara dan solusi akan menghasilkan perubahan. Perubahan memang selalu diawali dari rasa peka. Itu hukumnya. Dan buku ini menawarkan obar penyubur kepekaan tersebut. Semoga. ‘Dibawah langit kebangsaan’, mencoba berinteraksi dengan pikiran anda untuk lebih variatif. Menggali yang selama ini masih terpendam pleh runitas s

328. Di Bawah Langit Ramadhan

Di Bawah Langit RamadhanKisah cinta berliku, penuh drama dan pengorbanan. Elang, lelaki yang kehilangan arah hidup di tengah kemelut keluarga, terjebak dalam dua cinta wanita.

329. Di Masjid Hatiku Terkait

Di Masjid Hatiku TerkaitDi pojok masjid ini kami banyak menemukan keajaiban. Ada cerita sederhana, reflektif dan keindahan hati yang sulit terlukiskan. Kadang, barisan itu punah, menyisakan puing tanpa manusia.

330. Di Serambi Jiwa

Di Serambi JiwaKumpulan puisi renungan dan motivasi, yang ketika Anda membacanya maka seolah jiwa Andalah yang mengeluarkan bait demi bait katanya… dari serambi yang telah tercipta untuk terwujudkan!

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni