slogan leutika prio

Katalog Buku

991. PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: Membangun Moralitas Warga Negara dengan Pancasila

PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN: Membangun Moralitas Warga Negara dengan PancasilaPenegakan hukum yang bertanggungjawab (akuntabel) dapat diartikan sebagai suatu upaya pelaksanaan penegakan hukum yang dapat dipertanggungjawabkan kepada publik, bangsa dan negara yang berkaitan terhadap adanya kepastian hukum dalam sistem hukum yang berlaku, juga berkaitan dengan kemanfaatan hukum dan keadilan bagi masyarakat. Proses penegakan hukum memang tidak dapat dipisahkan dengan sistem hukum itu sendiri. Sedang sistem hukum dapat diartikan merupakan bagian-bagian proses / tahapan yang saling bergantung yang harus dijalankan serta dipatuhi oleh Penegak Hukum dan Masyarakat yang menuju pada tegaknya kepastian hukum. Sudah menjadi rahasia umum bahwa penegakan hukum di Indonesia sangat memprihatinkan, di samping itu anehnya masyarakatpun tidak pernah jera untuk terus melanggar hukum, sehingga masyarakat sudah sangat terlatih bagaimana mengatasinya jika terjadi pelanggaran-pelanggaran hukum yang dilakukannya. Sebagian besar masyarakat kita telah terlatih benar bagaimana mempengaruhi proses hukum yang berjalan agar ia dapat terlepas dari jerat hukumannya, kenyataan ini merupakan salah satu indikator buruknya law enforcement di negeri ini. Sekalipun tidak komprehensif perlu ada angkah-langkah untuk membangun sistem penegakan hukum yang akuntabel.

992. Pendidikan Pancasila untuk Perguruan Tinggi

Pendidikan Pancasila untuk Perguruan TinggiBenarkah nilai-nilai Pancasila mulai memudar dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara? Benarkah nilai-nilai Pancasila mulai terpinggirkan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut pembaca tentu bisa merasakan dalam kehidupan nyata sehari-hari. Melalui berbagai macam informasi yang kita dapatkan baik media cetak maupun elektronik kita juga dapat memperkuat jawaban dari pertanyaan di atas. Kehadiran buku ini diharapkan mampu untuk mengembalikan karakter generasi muda kejatidiri bangsa dalam bersikap dan berperilaku sebagai warganegara yang religius, humanis, nasionalis, demokratis dan berkeadilan. Buku ini memuat materi: Pancasila dalam konteks sejarah perjuangan bangsa, Pancasila sebagai sistem filsafat, Pancasila sebagai etika politik, Pancasila sebagai ideologi negara, Undang-undang dasar 1945 dan pelaksanaannya, Pancasila sebagai paradigma pembangunan dan terakhir memuat tentang Hak asasi manusia.

993. Penegak Bantara di Depan Mata

Penegak Bantara di Depan MataPada Lampiran III Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 81A mengamanahkan Implementasi Pramuka Wajib bagi seluruh Peserta Didik pada segala tingkatan. Kurikulum Pramuka tertuang dalam Syarat Kecakapan Umum(SKU). SKU Tahun 2011 sebagai pengganti SKU 1974, dalam perumusannya telah menyesuaikan dengan 8 (delapan) tahapan Renewed Approach to Programme (RAP) dari WOSM yang disesuaikan dengan kondisi Gerakan Pramuka, dengan 5 (lima) area pengembangan kecerdasan, yakni: spiritual, emosional, sosial, intelektual dan fisik (SESOSIF) Sejalan dengan itu, Buku ini disusun untuk dijadikan pedoman dalam pengujian Syarat Kecakapan Umum (SKU) bagi Pramuka Golongan Penegak Bantara terkhusus di SMA Negeri 1 Maniangpajo Semoga buku ini dapat bermanfaat. Taqwa Ikhlas Bakti, Untuk Kejayaan Bangsa Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan

994. Penerapan Metode Problem-Based Learning (PBL)

Penerapan Metode Problem-Based Learning (PBL)Buku ini diperuntukkan bagi pengajar di institusi pendidikan tinggi yang ingin menerapkan metode problem based learning (PBL) di kelas besar. PBL adalah metode pembelajaran yang tepat untuk mencapai objektif dalam pembelajaran yang berfokus pada mahasiswa atau pembelajar (student centered learning). Metode PBL yang dapat diterapkan di kelas besar tapi dalam kelompok kecil, memberikan kemudahan para pengajar untuk dapat menerapkan metode ini di program atau mata ajaran yang dikelolanya. Buku ini

995. Pengamen Cinta

Pengamen CintaRoy, anak kedua dari lima bersaudara bercita-cita ingin menjadi anak band terkenal. Ia berencana untuk mengikuti audisi The Scream Band sebagai salah satu upaya untuk menggapai cita-citanya itu. Ia pun membeli sebuah majalah untuk mendapatkan formulir audisi. Meskipun ternyata Roy salah membeli edisi majalah itu, ia malah menemukan tips-tips yang menginspirasinya hingga Roy berniat untuk mengasah kemampuan bermusiknya dengan menjadi pengamen jalanan. Dan di jalanan itulah, Roy bertemu dengan seorang gadis penumpang angkot yang menjadi pujaan hatinya: Euis Suhartini. Saat mengikuti audisi The Scream Band, Roy bertemu dengan seorang pemuda norak berdandan ala funk rock bernama Ipung yang membuat Roy kesal setengah mati karena kenorakannya. Roy pun mendapatkan lampu hijau dari Euis yang menyebut Roy dengan sebutan Pengamen Cinta. Namun di saat yang berbarengan Roy juga agak kecewa karena ternyata Euis memiliki sebuah ikatan hubungan dengan Ipung.

996. Pengantar Ilmu Politik

Pengantar Ilmu PolitikBuku ini ingin memaparkan state of the art ilmu politik mulai dari filsafat, apakah politik sebagai seni atau ilmu, apakah ilmu politik dapat dikategorikan sebagai ilmu, kajian apa saja yang menjadi banyak perhatian dari para ilmuwan politik tentang ilmu politik akhir-akhir ini, perkembangan ilmu politik mulai dari zaman Yunani Kuno, Romawi Kuno, Renaisans, hingga Revolusi Industri, ruang lingkup ilmu politik, dan makna ilmu politik. Selain itu juga akan mengulas bidang kajian yang sering mendap

997. Pengantar Manajemen Konflik

Pengantar Manajemen KonflikManajemen Konflik merupakan salah satu mata kuliah inti khususnya konsentrasi Manajemen Sumberdaya Manusia pada Fakultas Ekonomi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi, dan Perguruan Tinggi di Indonesia. Mengelola konflik merupakan salah satu kunci utama dalam meraih kinerja yang optimal dalam setiap organisasi, konflik yang terjadi cukup untuk mencegah adanya stagnasi, mendorong adanya kreativitas, menimbulkan dorongan untuk melakukan perubahan, dan mencari cara terbaik untuk memecahkan masalah. Apa yang penulis tampilkan dalam buku ini merupakan kumpulan bahan ajar selama di strata satu maupun di pascasarjana, seminar, pelatihan, dan berbagai sumber lainnya yang dianggap relevan. Materi yang disajikan merupakan rangkaian gabungan pemikiran dari para ahli.

998. Pengantar Sistem Informasi; Konsep Dasar dan Penerapannya dalam Bisnis

Pengantar Sistem Informasi; Konsep Dasar dan Penerapannya dalam BisnisTujuan utama dari ditulisnya buku ini adalah untuk membantu mahasiswa mendapatkan pengertian dan pemahaman terhadap konsep-konsep sistem informasi yang berkembang dan diadopsi dalam dunia bisnis dewasa ini. Perkembangan teknologi informasi yang berkembang dengan pesat dan cepat, membutuhkan pemahaman konsep dasar sistem informasi yang tepat, sehingga diharapkan mampu melakukan adopsi, adaptasi, bahkan inovasi teknologi bagi kemaslahatan umat manusia. Penulis mengupayakan pemaparan konsep sistem

999. Pengantar Tata Hukum Indonesia (Suatu Rangkuman)

Pengantar Tata Hukum Indonesia (Suatu Rangkuman)Keberadaan hukum di Indonesia telah mengalami perjalanan yang cukup panjang diawali dari sebelum Indonesia dijajah (hukum adat yang berlaku), memasuki era Penjajahan, era Kemerdekaan, dan Reformasi. Perjalanan hukum Indonesia yang cukup panjang mendorong perlunya disusun sebuah buku yang bersifat rangkuman. Rangkuman tata hukum Indonesia yang terdapat di buku ini cocok menjadi referensi awal bagi para pembaca yang hendak mempelajari hukum Indonesia lebih mendalam lagi.

1000. Pengantar Teori dan Aplikasi Struktur Naratif dan Kritik Sastra Feminis

Pengantar Teori dan Aplikasi Struktur Naratif dan Kritik Sastra FeminisBuku ini merupakan pengantar teori struktural naratif model Chatman dan teori kritik sastra feminis ideologis. Bukan hanya berupa konsep-konsep teori tersebut, buku ini secara gamblang memberikan model aplikasi terhadap novel trilogi Ronggeng Dukuh Paruk. Tidak sedikit buku-buku sejenis yang membicarakan isu-isu perempuan yang lebih dahulu muncul dibandingkan kehadiran buku ini. Namun, tidak seperti kebanyakan buku-buku tersebut yang hanya membicarakan image perempuan, buku ini lebih jauh menyingkap bentuk-bentuk kekerasan gender yang disebabkan oleh relasi timpang laki-laki dan perempuan. Selain itu, analisis struktural yang ada dalam buku ini benar-benar menerapkan basis teori yang sesungguhnya, yaitu mengupas keterjalinan setiap unsur internal dalam mendukung makna totalitas karya sastra. Misalnya, apa signifikansi munculnya flashback atau foreback dalam menopang tema gender? Mengapa teks menghadirkan latar laut dan rerimbunan hutan jati untuk mendeskripsikan nasib tokoh utama? Apa makna tersirat dari simbol-simbol itu? Semua pertanyaan semacam itu akan ditemukan dalam buku ini.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni