slogan leutika prio

Katalog Buku

971. Perjalanan Hati

Perjalanan HatiAku dan kamu seperti pelangi, perbedaan kitalah yang kemudian menjadikan kita sesosok warna yang indah. ~ @PelukisCinta Jika ada pilihan lain selain mencintaimu, hidupku tak akan memilih apa-apa. ~ @Bemz_Q

972. Perjalanan ke Dunia Lain

Perjalanan ke Dunia LainSebuah perjalanan lintas dimensi. Dengan kesadaran penuh, hari itu aku sempat mengalami semacam kematian yang sangat indah dan menyenangkan di atas sajadah. Ketika itu, aku merasakan semacam rohku berjalan lembut mulai dari ujung kaki hingga berakhir pada dua titik keheningan, keindahan, kedamaian, ketenteraman, kebahagiaan yang tiada tara dan sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata hingga aku sadar. Setelah itu aku merasakan suatu kehidupan baru yang terjadi pada diriku. Sekujur tubuhku terasa

973. Perjalanan Menuju Gila: Beda Sudut Pandang

Perjalanan Menuju Gila: Beda Sudut PandangApa yang perlu kita tiru dari seorang bencong? Apa yang bisa buat kita bisa merasa lebih

974. Perjalanan Sebutir Pasir - Menjadi Mutiara

Perjalanan Sebutir Pasir - Menjadi Mutiara-Buku ini adalah bentuk kerinduanku akan masa silam, seperti menyaksikan diriku berjingkrak jingkrak di atas loncatan – loncatan ajaib yang membawaku semakin menjulang tinggi- Hidup bak berjalan di lorong gelap dan mata ibarat obornya, jika memandang jauh kedepan, kita seperti menutup mata, gelap!.. tentu yang terlihat hanya kisaran yang kemudian dipijaki, dan yang terlalui? Akankah menjadi lorong masa lalu yang lambat laun mengusang kemudian terlupakan? Memulai melangkah memberi pilihan melupakan Perjalanan pulang. Hanya ingatan – ingatan jika kita setuju untuk melupakannya, atau menjaganya dengan tulisan... Sebab keyakinanku Setiap rasa yang ada adalah sebuah calon tulisan yang siap menjadi lembaran – lembaran berharga Betul, bahwa Setiap orang punya ceritanya sendiri, punya kisahnya sendiri, yang berbeda hanya bagaimana kita berbagi untuk memberi “pelajaran”, kendati rasa yang ada didalamnya bisa jadi sama, bisa pula sebaliknya. Yang ku tau hanya, aku telah melalui umur 17 yang jua akan kau lalui, dan akan menginjak umur 20 seperti yang telah mereka lalui.. ^Jadilah berharga karena mengerti (kisah ini) , jadilah istimewa karena berbeda (belajar dan menyerap hal baik dari kisah ini)^

975. Perjalanan Takdir

Perjalanan TakdirTakdir Sutoro, ganteng, mapan, dan sebentar lagi akan bertunangan dengan pacarnya. Ia merasa hidupnya sempurna, sampai suatu hari ia mendengarkan percakapan orang tuanya bahwa ia bukanlah anak kandung di keluarga Sutoro. Lalu perjalanan Takdir dimulai, ia ingin menemukan ibu kandungnya. Dan ia cukup terkejut ketika mendengar cerita mengenai perjalanan hidup ibunya. Bagaimana akhir perjalanan Takdir? Temukan jawabannya dalam lembaran-lembaran novel ini.

976. Perkembangan Komunitas Politik

Perkembangan Komunitas PolitikAwalnya buku ini merupakan bagian dari seri bacaan kuliah yang telah dipersiapkan sebagai bahan ajar untuk mata kuliah Sosiologi Politik di Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIPOL) Raja Haji Tanjungpinang. Namun berkembang menjadi seri bacaan, sebagai bahan pembuka wacana dan awal diskusi pada setiap awal sesi pertemuan kelas Sosiologi Politik, dimana mahasiswa mendapat keleluasaan untuk mengembangkan pemahaman mereka sendiri dengan memanfaatkan buku ini sebagai panduannya. Karena itulah, buku ini merupakan hasil ramuan pemikiran dan diskusi dari berbagai sumber yang berwibawa secara akademik dan diskusi intensif dengan para peminat politik, serta rangkuman hasil pengalaman penelitian yang penulis lakukan terutama berkaitan dengan perilaku pemilih dan Pemilukada bersama teman-teman surveyor dari Lingkaran Survey Indonesia, Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat, serta rekan-rekan di Ford Foundation.

977. Permata Hati Bernama Flara

Permata Hati Bernama FlaraCerita ini diadaptasi dari perjuangan seorang perempuan yang memperjuangkan nasib anaknya dari berbagai segi. Perempuan tangguh itu bernama Mutiara. Mutiara lahir dengan keadaan yang sempurna, namun dibalik semua kesempurnaan ini tersimpan sebuah kisah lalu Mutiara yang sangat menyakitkan. Merasa bersalah dengan keadaan masa lalunya ini, sehingga membuat dia tidak mempunyai opsi lain selain mengikuti aturan main ayahnya. Ditambah lagi konflik percintaan yang selalu mengedepankan rasio logika dengan perasaan yang makin membuat Mutiara menjadi kacau. Naufal, Ganie dan Farid tiga sosok pria yang selalu membayangi Mutiara, bagi Mutiara laki-laki bukan merupakan mahkluk yang pantas disayangi, love with logic not feeling.. Namun dibalik itu semua, Masalah terbesar Mutiara harus memperjuangkan nasib anaknya semata wayang yakni Flara. Berhasilkah Mutiara memperjuangkan akte kelahiran untuk Flara anak semata wayangnya? Novel ini dibalut dari segi hukum dan segi feminisme, dibuat ringan agar dapat dimengerti oleh semua kalangan, disajikan konflik batin antara rasio logika dan perasaan dengan sudut pandang Mutiara.

978. Permohonan Sebuah Antologi Makna

Permohonan Sebuah Antologi MaknaRabb, masih pantaskah diri ini meminta lewat seuntai doa yang dipanjatkan bersama larutan dosa yang terus mengalir masihkah pintu ampunan itu terbuka bagi hamba yang selalu ingkar dari jalan-Mu dengan diri hamba yang rendah ini memohon pada-Mu Rabb

979. Persekutuan Dua Kepala

Persekutuan Dua KepalaSebuah antalogi yang berisi perenungan-perenungan dalam bentuk puisi dari kehidupan penulis dan sekitarnya.

980. Persembahan Tania

Persembahan TaniaPerjalanan pasti memiliki akhir. Termasuk perjalanan hidup gadis bernama Tania. Ketika usianya 19 tahun, ia harus menerima kenyataan pahit yang tak pernah ia bayangkan. Penyakit ganas yang dikenal dengan sel kanker bersarang di otaknya. Hari demi hari dilalui dengan rasa sakit yang sama. Berbagai cara penyembuhan dilakukan orang tuanya. Tania rajin mengkonsumsi obat, dan yang paling membantu adalah kondisi psikis Tania yang cukup stabil walaupun sedang dalam kondisi sakit. Tania menjalani hari – harinya seperti gadis sehat. Ketegaran yang ia miliki membuat ia semakin kuat menahan rasa sakit yang makin hari makin bertambah parah. Dua tahun berlalu, Tuhan masih memberikan Tania umur panjang. Namun suatu ketika, dia terlalu memaksakan diri dan tidak mengikuti perintah Dokter untuk melanjutkan kemoterapi, kondisinya semakin memburuk. Suatu hari, ia tidak bisa menentukan pilihan, mau tidak mau rumah sakit menjadi tempat tinggal dia. Tania tidak menyia–nyiakan sisa hidupnya begitu saja. Dia mempersiapkan semuanya, dia tahu bahwa cepat atau lambat kanker di otaknya akan merenggutnya. Tania mempersiapkan sebuah persembahan terakhir yang akan diberikan kepada orang yang membutuhkannya. Jika suatu saat tubuhnya hanya tinggal raga, dia masih bisa berguna buat orang lain. Dia hanya tidak ingin mati muda dengan sia – sia. Perjalanan hidup Tania dapat membuat para pembaca termotivasi dan menghargai betapa berartinya sebuah kehidupan, baik kehidupan diri sendiri orang lain, mensyukuri setiap nafas yang diberikan oleh Tuhan dan pentingnya arti kehadiran orang tersayang.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni