slogan leutika prio

Katalog Buku

771. MEMBINA KELUARGA SAKINAH MAWADAH WARAHMAH

MEMBINA KELUARGA SAKINAH MAWADAH WARAHMAHMaksud dan tujuan penyusun menyusun buku MEMBINA KELUARGA SAKINAH MAWADAH WARAHMAH ini adalah untuk memberikan petunjuk, nasihat, dan bimbingan serta motivasi kepada calon mempelai berdua. Bagaimana hidup berumah tangga menurut agama Islam sesuai dengan tuntunan dan ajaran Rasulullah Muhammad Saw.

772. Membongkar Kepentingan Ekonomi Politik Media Massa

Membongkar Kepentingan Ekonomi Politik Media MassaDengan menyimak sejarah dan perkembangan media massa yang dibahas ini akan memberikan gambaran hubungan dan keterkaitan kuat persoalan motif ekonomi dan politik dari masing-masing media massa.

773. MEMILAH UNTUK MEMILIH

MEMILAH UNTUK MEMILIHSelepas Madrasah Aliyah, Nisa terpaksa menikah dengan Gus Hamid, pria tua yang sebaya dengan Abinya. Pernikahan ini untuk menyelamatkan rumah tangga Gus Hamid dan isterinya dari belenggu rumah tangga tanpa kehadiran anak di dalamnya. Meski Nisa ragu untuk menjadi isteri kedua, Mahfud (Abinya) bercerita pernah menjalani rumah tangga dengan dua isteri (poligami). Buktinya, mereka bahagia. Bahkan, Nisa meneladani rumah tangga Nabi Ibrahim dengan Siti Sarah dan Siti Hajar, yang keduanya telah melahirkan para nabi, yaitu Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Ternyata pahit yang Nisa dapat, Nisa difitnah Ning Millah, isteri pertama Gus Hamid. Nisa diceraikan Gus Hamid. Akhirnya, Nisa menjanda selama tiga tahun untuk menyelesaikan studinya. Akhir cerita, Nisa menikah lagi dengan Ridho, mantan teman Madrasah aliyah dulu. Ia bahagia dengan rumah tangga model monogami. Sementara di sisi lain, ada Imah, teman karib Nisa di Madrasah dulu. Imah pun bahagia berumah tangga dengan suaminya, Pras. P

774. Meminang Pelacur

Meminang Pelacur“Kau ini bagaimana Nu? Kau sendiri yang selama ini berteriak bahwa penampilan seseorang tidak menjamin kepribadiannya. Manusia tidak bisa menilai seorang dari penampilan fisik semata. Seorang Muslimah, yang akhowat katamu, itu juga tidak bisa lepas dari kesalahan. Ia punya rasa, punya nafsu. Tidak munafik ia juga ingin dibelai laki-laki. Ia juga rindu ingin mengecap manisnya cinta. Bahkan, perempuan-perempuan itu terkadang pergi sendiri menyerahkan mahkotanya. Tiada siapa peduli. Peduli apa? Ped

775. Memoar Gerakan Buruh Tangerang

Memoar Gerakan Buruh TangerangBuku ini menjadi sebuah penghapus dahaga bagi kita semua. Tentang sebuah kepemimpinan dalam sebuah gerakan, juga kebersamaan yang terasa indah.

776. Memori

MemoriKita pasti memiliki memori tentang orang itu. Ada seberapa banyak memori yang bisa kita ingat tentangnya. Ada seberapa banyak memori memberikan kita kehangatan saat mengingatnya. Kuharap aku memiliki banyak memori tentangmu, agar aku bisa menggenapkan persentase hatiku… Aku akan segera memberitahumu saat aku sudah mengetahuinya… Jadi, kumohon tunggulah jawabanku sebentar lagi.

777. Memori 3 Inci 'Tiga Jarak dan Waktu yang Sempat Menghilang'

Memori 3 Inci 'Tiga Jarak dan Waktu yang Sempat Menghilang'Lihat! Lihat wanita muda itu! Lihat kening yang berdarah dan penampilannya yang kacau itu! Lihat! Bahkan seorang pencuri memiliki orang-orang yang akan melindunginya. Bahkan seekor itik memiliki induk untuk dijadikan tempat berlindungnya. Sedangkan untuk wanita yang tak sadar akan dirinya itu, pantaskah jika tiba-tiba dia mati di keadaan semunafik ini?! Atau haruskah dia yang membunuh dirinya sendiri? Huh? Pantas! Jika itu untuk orang gila macam Sabbikhis, tenggelam tersapu ombak dan menghilang

778. Menantang Mimpi TKI (Tinta Kehidupan Indonesia)

Menantang Mimpi TKI (Tinta Kehidupan Indonesia)SEMANGAT & TANTANG MIMPI KAMU!!!

779. Menantang Waktu

Menantang Waktu"Aku mencintaimu tanpa waktu", satu larik sajak dalam buku ini memperlihatkan gairah muda yang ingin bertarung dengan waktu. Sajaknya mencoba mengatasi yang inderawi dan duniawi, melalui refleksi kental yang sangat terasa filosis. - Agus Noor

780. Menanti Janur Kuning

Menanti Janur KuningCinta, bagaimana kau memperlakukannya? ia adalah sebuah perasaan suci yang semestinya kau rawat,agar tak hilang ketulusannya. diri-diri sombong tak pernahberhenti mempermainkannya. mereka menari diatas perihnya luka hati. lalu cinta mengalami penyesalan di akhir kisah. apakah kau hanya sendiri? kau adalah insan yang butuh cinta. lalu kemana kau buang ketulusan cinta itu? yang sejatinya kau mencarinya. ia terlantar dalam tetesan air mata, juga hancur berkeping-keping dalam luka. lalu kau tertawa,tapi setelah itu kau menangis.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni