Katalog Buku
771. Ketika Cinta Membiru
cinta tak selamanya indah dan dipenuhi kebahagiaan,satu waktu,cinta itu akan memberikan guratan pahit yang tak terlupakan.772. KETIKA CINTA SALING TERTUKAR
Buku ini adalah karya anak-anak PROKUMA Disc 2. Mengisahkan beraneka ragam cerita pendek dengan kapasitas dan kekhasan masing-masing penulis dalam menyampaikannya. Cinta… Ya kebanyakan tentang cinta. Bagaimana seharusnya cinta itu agar tidak tertukar dengan yang lain. Cinta nomor satu yang seharusnya kita berikan hanya untuk Allah, tidak untuk yang lain. Tidak boleh tertukar dengan makhluk-Nya yang belum pantas untuk dicintai. 21 penulis berkolaborasi memahat kata cinta di buku ini. Spesial diberikan untuk para pembaca sekalian yang ingin mengetahui cara bertukaran cinta yang asyik dan menyenangkan.
Seru, lucu, dan unyu-unyu!!! Ada beberapa cerita yang akan membuat Anda terpaku sesaat, menangis sesaat, tertawa sesaat, kejang-kejang sesaat, dan kesurupan sesaat. Ya, hanya ada di buku ini. Segera dapatkan!!! Mumpung para penulisnya masih ada, kali aja entar pengin minta tanda tangan dan foto bareng, hehe…
Oke, jangan pernah membaca buku ini saat khatib berada di atas mimbar ya, entar elu ditimpuk rame-rame sama jamaah mesjid. Mudah-mudahan buku ini menambah catatan amal penulis di akhirat dan tentu berkah. Semoga pula buku ini bisa sakinah, mawaddah dan warrahmah tentunya (eh ini emang siapa yang nikahan?)773. KETIKA HATI BERKATA
Dari kisah-kisah asmara penulis sendiri dan juga kisah asmara teman-teman penulis, yang kemudian penulis tuangkan dalam sebuah puisi.774. Ketika Kami di TeBeKa
Sebuah pengabdian yang tentu mesti ditulis agar kelak dapat menjadi catatan perjalanan akan suka maupun duka ketika menetap dan menjalani kehidupan saat bertugas di Tanjung Balai, Karimun. Penulisan pengalaman, sudut pandang, dan kisah awal perjalanan berkarier di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ini patut diapresiasi oleh berbagai pihak sebab kita percaya dengan menulis, setiap kegiatan, setiap pengalaman, dan setiap cerita akan tersimpan rapi hingga akhir hayat. Bahkan, setelah sang penulis t775. Ketika Kenangan Bersemi di Sydney dan Canberra
Inilah pengalamanku pertama kali aku dilepas tinggal dan hidup sendirian di Australia selama 2 bulan, dimana seharusnya bapak tidak pernah mengijinkan aku untuk bepergian sendirian.
Aku tidak tahu alasannya, tetapi aku akhurnya mendapatkan banyak inspirasi baru, tentang sebuah kemandirian serta bagaimana aku belajar untuk bertahan di saat2 aku merasa tidak mampu sendirian.
Dengan berbahasa Inggris yang masih belepotan, bapak juga ingin aku mengepakkan sayapku untuk bisa berbahasa secara internasional, tanpa ragu.
Rasa percaya diriku memang tumbuh sangat pesat, setelah aku pulang dari Australia, dan aku mulai menapaki apa yan aku lihat, aku amati dan aku pelajari, selama aku tinggal 2 bulan di Australia ……
Dan,
Pada kenyataannya, Kemandirian itu harus di coba dan percaya diri akan mampu memerikan dampak positif, untuk kita bisa mampu bertahan di saat susah, yang mungkin tanpa ada yang bisa membantu kita ……776. Ketika Pena BMI Menari
Ketika persepsi orang menjatuhkan nama. Ketika sebagian mereka memandang rendah. Ketika itulah gerakan hati mengajak berbicara. Dengan taring pena yang lembut. Menyulam pahatan-pahatan aksara untuk, kausentuh ... dan kaurasa.
BMI Singapura bukan hanya pejuang Devisa Negara saja, tapi sebuah inspirasi gerakan perjuangan keluarga. Berkarya sambil bekerja. Di atas keringat dan runtuhan air mata. Mereka berhasil menjadikan warisan leluhur yang patut untuk dibanggakan.
Salam Gemilang BMI Singapura.777. Ketika Takdir Menyapa
Ibuku….!!
Kini sebagian asaku telah terwujud, langkah yang dulu pernah terhenti kini kembali kutapaki walau tertatih, do’amu yang tulus keringatmu yang bercucuran mengantarkanku pada arti hidup ini. tak pernah ada kata lelah yang terucap dari mulutmu walau sikapku selalu menyisakan lara dadamu. Maaf, Sepertinya tidak cukup mengobati lukamu karenaku, terimakasih tidak sebanding dengan semua pengorbananmu.
Ibuku…!!
Sungguh tiada yang kau harapkan saat menghadirkanku kedunia, mendengar aku sehat itu saja telah mampu menghilangkan seluruh deritamu. ingin kupersembahkan semua ini padamu walau kutau ini tidak pantas disanding dengan pengorbananmu.
Cintamu padaku hanya ALLAH yang tau, sepanjang jalan pengorbananmu mengantarkanku pada penghujung pendakian ini, kuyakin keajaiban do’amu lah yang membuatku mudah menjalani semua ini. kuyakin kekuatan harapanmu yang mampu memecah tembok kebekuan hatiku.
Ibuku….!!
Kini diatas hamparan sajadah panjang pemberian ibu, do’a suci kupanjatkan untukmu ibu. kuyakinkan diri inilah yang terbaik yang ALLAH tetapkan buat kita, Ibuku…!!Aku mencintaimu sepanjang hayatku…….!!778. KETIKA TASBIH BERCINTA
Bahasanya santai, tapi mampu menggambarkan karakter tokohnya. Indah walaupun singkat. Banyak hikmah dalam kumpulan cerpen ini yang bisa kita petik. Sebagai penulis novel religi, saya akui, Humaira mampu membuat tulisan yang menggetarkan hati saya.779. Ketika Tuhan Masih Memberi Aku Hidup
Christie Damayanti ternyata bukan hanya seorang stroke survivor, dia juga pernah mengidap kanker dan berbagai masalah kesehatan yang serius dan mengancam keselamatan jiwanya.Ketika sebuah myoma yang ada di rahimnya bertumbuh menjadi tumor jinak, membuat ia pasrah akan kemungkinan bahwa ia akan ‘pergi’ sewaktu melahirkan anaknya yang kedua. Sebuah dilema, seorang perempuan yang mengandung namun pada rahimnya terdapat tumor. Keselamatan bayi yang dikandungnya terancam sekaligus jiwanya sendiri.780. Ketika Tuhan Mengizinkan Aku Sakit (Sebuah Catatan dan Kesaksian Seorang Stroke Survivor)
Buku ini adalah kumpulan artikel Christie Damayanti, Seorang Stroke Survivor. Yang memilih melakukan terapi menulis melalu http://kompasiana.com untuk proses kesembuhannya, sekaligus sebagai catatan kesaksian tentang stroke yang di deritanya dari waktu ke waktu.
Tulisan yang disajikan, adalah apa adanya, sesuai dengan perkembangan pemulihan kesehatanya dari waktu ke waktu. Termasuk emosi, cara berpikir, perasaan, harapannya serta berbagai tips dan pengalaman yang dapat dia bagikan bagi sesama penderita stroke (stroke survivor).
Melalui hobi menulisnya, banyak sekali perkembangan pemulihan kesehatan yang dapat dia rasakan. Mulai dari semakin meningkatnya kepercayaan diri, semangat untuk terus beraktivitas dan berbuat yang terbaik bagi orang banyak, walau masih dalam beberbagai keterbatasan fisik.
Christie dulu adalah seorang Arsistek senior yang banyak terlibat dalam membangun mega proyek di Jakarta Sekarang ini dia masih menekuni pekerjaan yang sama walau sudah jarang terjun langsung ke proyek.
Selain itu, aktivitas sosial dan hobinya tetap ditekuninya, mulai dari filateli, gerakan Internet Sehat dan Aman, hingga mengisi beberapa seminar sebagai pembicara.
Buku ini akan menceritakan dan memberikan gambaran bagi banyak orang, bagaimana seorang stroke survivor dapat terus bertahan dalam keterpurukan. Bahkan tetap bersemangat untuk berbuat yang terbaik, baik untuk dirinya dan untuk banyak orang.Sebelumnnya [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] [38] [39] [40] [41] [42] [43] [44] [45] [46] [47] [48] [49] [50] [51] [52] [53] [54] [55] [56] [57] [58] [59] [60] [61] [62] [63] [64] [65] [66] [67] [68] [69] [70] [71] [72] [73] [74] [75] [76] [77] [78] [79] [80] [81] [82] [83] [84] [85] [86] [87] [88] [89] [90] [91] [92] [93] [94] [95] [96] [97] [98] [99] [100] [101] [102] [103] [104] [105] [106] [107] [108] [109] [110] [111] [112] [113] [114] [115] [116] [117] [118] [119] [120] [121] [122] [123] [124] [125] [126] [127] [128] [129] [130] [131] [132] [133] [134] [135] [136] [137] [138] [139] [140] [141] [142] [143] [144] [145] [146] [147] [148] [149] [150] [151] [152] [153] [154] [155] [156] [157] [158] [159] [160] [161] [162] [163] [164] [165] [166] [167] [168] [169] [170] [171] [172] [173] [174] [175] [176] [177] [178] [179] [180] [181] [182] [183] [184] [185] [186] [187] [188] Selanjutnya



