Katalog Buku
1801. Ujian Nasional: Kelulusan Vs Kejujuran
Sekilas, berdasarkan konsep tersuratnya UN tidak lebih hanya bentuk ujian akhir bagi anak sekolah dengan standarisasi nasional. Selebihnya jika diperhatikan dengan seksama akan semakin tampaklah bahwa UN mempunyai kekuatan magis yang bisa menyihir siapapun. Mulai dari peserta didik, emak-abahnya, para guru, kepala sekolah, sampai kepada pimpinan daerah dan negeri ini.
Daya sihir yang dahsyat itu akan menimbulkan daya magnetik seiring dengan semakin dekat waktu pelaksanaanya. Kesibukan demi kesibukan silih berganti. Berdaya atau tidak, namun semuanya menyatu dalam satu hasrat ‘lulus’.
Namun bicara UN tidak sekedar bicara lulus atau tidak. Ada sebuah universalitas sikap yang harus dijaga disana. Salah satunya kejujuran! Ketika kejujuran sudah digadaikan hanya sebuah nilai dan pencitraan, berarti kita sudah menyiapkan tanah perkuburan atas nama pendidikan Indonesia.
Buku ini merefleksikan diri agar tidak terjebak sikap konformis buta!1802. Ujung Beliung
Puisi-puisi dalam kumpulan ini mengungkapkan persoalan yang cenderung psikologis, perasaan-perasaan personal individu, renungan-renungan religius dan filosofis, terutama yang berkaitan dengan masa-masa dalam menjalani pertarungan hidup. Beliung tentu mengacu pada angin yang membentuk diri menjadi semacam lingkaran yang terus berputar dengan kekuatan yang sangat besar, yang bisa menumbangkan pohon-pohon, mengambrukkan rumah, dan bahkan menerbangkan benda-benda yang relatif berat ke udara. Seperti halnya ujung nyala, ujung gelap, dan ujung jalan, ujung beliung menjadi kekuatan yang dapat membuat manusia tidak berdaya, tak lagi mampu berkata, yang membuat kalimat tersandera, dan membuat perpisahan terjadi.1803. Ukiran Cinta Burung Bersayap Tunggal
Merpati terlihat cantik dan indah saat berterbangan mengangkasa, mengepakkan sayapnya mengelilingi hamparan bumi. Lalu bagaimana jika salah satu sayap dari merpati itu terluka? Apakah ia tetap bisa terbang? Mungkin bisa hanya dengan menahan kesakitan tapi bagaimanapun keadaannya, seekor burung tetaplah akan lebih nyaman jika ia terus terbang meski hujan dan panas menggodanya.
Buku ini menceritakan sepotong kisah yang diukir oleh seseorang yang merasa kasih sayang Allah tidak pernah terhenti unt1804. UKULELE REMBULAN
UKULELE REMBULAN
~ dari Sukabungah, Sukajadi
Putri cilik dan ukulele rembulan
Berangkat dari khazanah bintang-bintang
Untuk tampil di bawah jembatan layang
Di istana debu persimpangan jalan
Kakinya tegak di dekat loreng zebra
Bersandal jepit kemuning matahari
Denting dawainya diumbar lentik jari
Hendak bersaing dengan riuh suara
Gaunnya kelabu pagi lepas hujan
Disoroti lampu hijau, kuning, merah
Nyanyiannya bicara tentang apakah?
Tenggelam dalam bunyi hari mengejan
Kulitnya coklat tanah bumi yang basah
Dibalur sejuk angin semenjak pagi
Nyanyiannya—berapa putaran lagi?
Mata berliannya—ke mana mengarah?
Putri cilik dan ukulele rembulan
Sesekali menepi hindari tonton
Mengaso di peraduan blok-blok beton
Di puri jelaga percabangan jalan
01\211805. UMBI UMBI BERKHASIAT OBAT
Tujuan penyusun menerbitkan buku ini adalah berbagi pengalaman dan memberikan wawasan kepada pembaca dan pengambil kebijakan di kalangan pemerintahan bahwa tanaman umbi-umbian selain sebagai bahan pangan lokal yang mempunyai nilai ekonomis dan strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, ternyata juga berkhasiat sebagai obat.
Terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan bahan-bahan tulisan dan membantu terbitnya buku ini. Juga kepada saudara Joko Indro Cahyono, BSc.SP sahabat lama kami yang kebetulan seorang wartawan senior dan profesional writer dan kebetulan juga alumni Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional “Veteran“ Yogyakarta sebagai editor buku ini.
Harapan kami, semoga buku ini dapat bemanfaat kepada para pembaca dan pengambil keputusan di kalangan pemerintahan dan pengusaha dalam menentukan kebijakan pangan. Penyusunan buku ini tidak lepas dari kurang dan salah, maka dari itu penyusun mohon dimaafkan. Buku ini saya persembahkan bagi peminat yang ingin memperdalam Umbi-umbi Indonesia dan manfaatnya. Bila penyusunan buku ini benar, semoga Allah memberikan hidayah dan barokah-Nya, dan bila penyusunan ini salah maka penyusun berserah diri kepada Sang Pencipta dan mohon ampun ke semua pihak serta perlindungan-Nya.1806. Umbrella: A Day with Jasmine and Kay
Every day Jasmine and Kay have a new adventure. Today, Jasmine wants to play outside even though it is raining. She decides to put on her green boots and use her umbrella, but OH-NO........
What will happen?
“A Day with Jasmine and Kay” book series are suitable for all ages. The stories tell tales about two best friends and their teacher Miss Selly. From the story “Umbrella” children can learn about the days of the week and different colours1807. UN, The End... Akumulasi Catatan Penyelamatan Pendidikan Bangsa Dari Wabah Endemik Ujian Nasional
UN, The End...
Jelas buku ini akan sangat mewakili suara guru Indonesia-Gilig Pradhana, Mantan Kepala SMK Al-Furqan Jember, Alumni Kobe University dan Hyogo University of Teacher Education
Patut untuk dijadikan bahan bacaan dan bahan studi bagi guru lain agar dapat menjadi guru yang kritis dan peduli pada masa depan pendidikan bangsa-Satria Dharma, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI)
…Menteri pendidikan dan seluruh lapisan masyarakat perlu disadarkan secepatnya melalui buku ini-Bina Izzatu Dini, Mahasiswa Jiangxi Normal University, China
…Sayang sekali tidak banyak guru yang melakukannya- Prof. Dr. Daniel Mohammad Rosyid, Guru Besar ITS
Kita akan disadarkan pada pentingnya kualitas proses pendidikan yang berlangsung di sekolah-sekolah Tuswadi, M.Ed, Kandidat Doktor Pendidikan Hiroshima University, Jepang
Buku yang lugas, renyah, tajam, dan inspiratif ini niscaya bisa meng-ON-kan hati nurani yang dengan sengaja di-OFF-kan -Prof. Dr. Firdaus L.N., Penulis Buku Lingga School of Life
Terangi mata hati yang tertutup oleh kebijakan hegemoni kapitalis pendidikan yang dipaksakan-Syafitriandy, Guru SMAN 2 Singkep, Lingga
UN memang menjadi momok yang menakutkan bagi para guru, orang tua, dan tentu saja murid itu sendiri, M.Iqbal Akhirudin Pengajar HICC Children Class Saijo, Higashihiroshima, Jepang
…brani mengungkapkannya dengan bahasa yang ‘apa adanya’ mendasarkan pada fakta- Dian Ruslan, ST, MM, Dosen Universitas Trilogi
sangat-sangat penting untuk dibaca bagi semua pemangku kepentingan -Tinus Zainal, PNS Kemenlu RI, Alumni Pascasarjana University of Rome ‘Tor Vergat1808. UNDAS Kumpulan Kisah Bahasa Banjar
Undas, sosok orang Banjar yang masih memelihara identitas lokalnya. Sebagai orang yang berpendidikan dan pekerja kantoran, keseharian Undas dikenal mudah bergaul. Dia bisa masuk ke dalam semua kalangan. Bukan karena sekadar ramah, melainkan juga gaya humorisnya yang selalu menyertainya setiap berbincang dan bertemu dengan banyak orang. Di sela sela waktu, setelah acara formal atau pertemuan biasa sehari-hari, Undas selalu melempar lucuan lucuan yang mengundang gelak tawa. Terkadang cerita yang disampaikannya biasa saja, tetapi di akhir cerita, selalu ada lecutan humor yang takdisangka sangka dan membuat pendengar tertawa setelah menangkap maksudnya. Muhamad Idris mampu menghadirkan tokoh Undas seakan hidup dan berada di sekitar kita. Disampaikan dengan bahasa Banjar yang masih kental, kisah Undas ini memberikan banyak pesan kehidupan untuk pembacanya.1809. Undeclared Love
aku lebih suka memberitahumu,
lewat kata-kata yang mungkin tak bisa kau terjemahkan
bagiku,
itulah kalimat perasaan
dentingnya mungkin tak akan kau dengar
namun sayup bahasaku,
dapatkah kau rasakan?
~Nonik Sastrowihardjo~
Menyesakkan! Ketika kita miliki perasaan cinta namun tak mampu menyampaikannya. Hanya dipendam dan tidak tahu yang harus dilakukan. Menangis? Hanya membuat perasaan itu nyata. Marah? Siapa yang harus disalahkan? Bisakah marah mengurangi perasaan yang ada? Pernah mengalaminya? atau sedang mengalaminya? Jangan membaca buku ini, karena akan membuatmu menangis bersamanya.
Antologi Puisi UNDECLARED LOVE ini berisi 50 puisi cinta yang tak tersampaikan. Ditulis oleh 37 pemenang event Menulis Puisi Undeclared Love yang diselenggarapan oleh LeutikaPrio dalam rangka ulang tahun yang ke 3. Puisi Nonik Sastrowihardjo di atas hanyalah cuplikan dari salah satu puisi dalam buku ini. Masih banyak puisi cinta tak tersampaikan yang akan membuatmu mengenang perasaan itu, atau membuat perasaanmu kembali nyata.1810. Universitas Kehidupan
Sebuah kumpulan tulisan yang berasal dari pelbagai pengalaman dan saripati-saripati kehidupan. Tulisan ini tentang perjuangan hidup, keistikamahan, kepemimpinan, perjuangan, dan bagaimana berlaku & berperangai terhadap sesama manusia. Tulisan ini adalah eja-eja yang terangkai dari banyak proses pembelajaran penulis, mulai dari saat hendak menjadi mahasiswa hingga kini tercatat sebagai seorang dosen muda di salah satu universitas yang ada di Makassar. Namun, lebih dari sekadar proses yang dijalanSebelumnnya [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] [38] [39] [40] [41] [42] [43] [44] [45] [46] [47] [48] [49] [50] [51] [52] [53] [54] [55] [56] [57] [58] [59] [60] [61] [62] [63] [64] [65] [66] [67] [68] [69] [70] [71] [72] [73] [74] [75] [76] [77] [78] [79] [80] [81] [82] [83] [84] [85] [86] [87] [88] [89] [90] [91] [92] [93] [94] [95] [96] [97] [98] [99] [100] [101] [102] [103] [104] [105] [106] [107] [108] [109] [110] [111] [112] [113] [114] [115] [116] [117] [118] [119] [120] [121] [122] [123] [124] [125] [126] [127] [128] [129] [130] [131] [132] [133] [134] [135] [136] [137] [138] [139] [140] [141] [142] [143] [144] [145] [146] [147] [148] [149] [150] [151] [152] [153] [154] [155] [156] [157] [158] [159] [160] [161] [162] [163] [164] [165] [166] [167] [168] [169] [170] [171] [172] [173] [174] [175] [176] [177] [178] [179] [180] [181] [182] [183] [184] [185] [186] [187] Selanjutnya



