slogan leutika prio

Katalog Buku

241. Catatan Rindu Pada Sang Rasul

Catatan Rindu  Pada Sang RasulKerinduan yang tertanam dalam hati bukan seperti kerinduan teman lama yang tak saling menyapa dalam waktu yang sangat lama. Bukan pula kerinduan seorang kekasih yang kehilangan harum cium dalam pelukan kekasihnya yang pergi ke negeri entah. Bukan pula sekedar kerinduan anak kepada orangtuanya saat dingin menyergapnya pada malam yang gigil di negeri yang jauh, atau sebaliknya. Lebih dari itu semua. Kerinduanku serupa kerinduan padang pasir tandus yang luas dan kerontang pada oase. Serupa kerinduan butir-butir pasir yang terbakar nyala fatamorgana kepada titik-titik hujan. Serupa kerinduan bukit-bukit pasir yang haus pada seteguk air ketika langit begitu terbuka dan mempersembahkan terik yang paling menggila, bahkan melebihi itu semua. TESTIMONI Saya sudah lama mengenal penulis sebagai seorang pecinta yang penuh semangat. Anta ma'a man ahbabta (engkau akan bersama dengan yang engkau cintai). Bayangkan, bila kita benar-benar sungguh mencintai Nabi. Catatan ini bisa mengilhami orang untuk mencintai yang layak dicinta. (Sulis Cinta Rasul) Setelah membaca catatan ini, saya bisa merasakan dan mengatakan bahwa sang penulis, benar-benar sedang kasmaran dengan

242. Catatan Sederhana Mengenai Hukum dan Hukum Perdata

Catatan Sederhana Mengenai Hukum dan Hukum PerdataBuku yang berisi 2 bagian ini, yaitu hukum secara umum dan berbagai permasalahan hukum perdata, sengaja disajikan agar terlebih dahulu sebelum membahas permasalahan.

243. Catatan tentang SDM dan Korporasi

Catatan tentang SDM dan KorporasiCatatan Tentang SDM dan Korporasi

244. CATTELYA

CATTELYACattelya mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Arbi yang jatuh cinta pada seorang perempuan bernama Carla. Takdir mempertemukan keduanya di sebuah peresmian taman kota bernama Taman Cattelya.

245. Celoteh Kompasianer TeDe

Celoteh  Kompasianer  TeDeMenulis itu adalah salah satu metode ampuh untuk mengulur datangnya kepikunan. Pikun berbanding lurus dengan usia dan pikun adalah suatu keniscayaan karena setiap manusia secara bertahap akan dilanda penyakit lupa ini. Bagi awak menulis ibarat meminun vitamin dengan dosis 1 x 1. Setiap hari berusaha menghasilkan karya tulis. Artikel itu awak kirimkan kepada si ana yang selalu setia dan tidak pernah menolak celoteh si anak kelahiran Jambi ber ibu Minangkabau dan ber ayah Bengkulu. Dengan motto Penasehat Penakawan Penasaran, awak berusaha dalam menulis menghindari segala dan sesuatu hal yang bisa menimbulkan masalah bagi orang lain dan tentunya bagi diri sendiri. Alhamdulillah sejak tanggal 19 Agustus 2010 ketika masa pengabdian itu selesai di birokrasi, sudah lebih 850 tulisan yang awak di publish di kompasiana.com. Dan buku bertajuk Celoteh Kompasianer TeDe ini merupakan buku ke 5 yang awak terbitkan yang berisikan opini, reportase dan fiksi bertema ideologi, politik, sosial budaya dan hankam (ipoleksusbudhankam).

246. Celoteh Pemandu Wisata Profesional

Celoteh Pemandu Wisata ProfesionalNovel ini berisi pengalaman memandu wisatawan berkebangsaan Swiss pada 1987. Wahyu,pemandu wisata Yogya itu direkomendasi memandu wisatawan keluarga Philip yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak perempuannya. Pesanan jasa pemanduan itu disetujui oleh Wahyu, meskipun itu pemanduan pertama lintas daerah. Pertemuan Wahyu dengan keluarga itu bagai gayung bersambut, gaya pemanduan seperti dimiliki Wahyulah yang didambakan, begitu juga isi ceritanya persis seperti apa yang diinginkan sebelum sampai

247. Celoteh Pena

Celoteh PenaMenulis seperti menari hingga ujung batas, tiada alasan untuk merasa malu mempertunjukkan impiannya, contoh saja kita lihat pola pikir anak-anak dengan jutaan asa yang mereka gantung, mereka jauh lebih berani keluar dari comfort zone-nya hingga akhirnya tumbuh menjadi pemuda yang lulus setelah menempuh proses hidup dengan diorama cinta suci yang mereka perjuangkan. Jadilah pecinta yang dicinta dengan memetik inspirasi di sekitar kita, menyemaikan benih-benih kebaikan seperti ajaran baginda Rasul dan para sahabatnya lalu mewariskan pada generasi kita dengan izin Rabbnya. Buku ini mampu memberi sedikit pencerahan bagi para pencari makna dalam kumpulan kata. Berisi jutaan inspirasi dari kumpulan tulisan sepuluh penari pena yang mencoba menggoreskan tintanya melalui Celoteh Pena yang tentunya bukan sekedar celoteh biasa.

248. Celoteh Sederhana, Jejak Status Facebook

Celoteh Sederhana, Jejak Status FacebookBuku ini berisi tentang beragam kegelisahan penulis yang dirangkum dalam bentuk barisan kalimat sederhana. Merupakan bentuk torehan tangan seorang pribadi guru yang terkumpul menjadi satu dalam bingkai status facebook. Lukisan Ayo malaikat kecilku tercinta lukisan lama itu. kita taut kembali serpihannya bersama. merekatnya. meski tampak retak-retak setidaknya bisa terbaca utuh kita masih butuh menelusur jutaan titik yang belum lagi merapat menjadi garis lengkung lurus atau bersudut Ayo. sekarang sebelum angin berubah arah melarung semua serpih ke penjuru jauh, tak terengkuh Kelak di pojok sunyi galeri peradaban kita letak lukisan baru beda tinta mewarna zaman dengan garis-garis tegas (1 April 2011 pukul 03:15)

249. Ceracau Setengah Windu (kumpulan cerita imajinasi, renungan dan opini)

Ceracau Setengah Windu (kumpulan cerita imajinasi, renungan dan opini)Selamat menikmati kumpulan imajinasi, renungan, dan opini-opini saya dengan sudut pandang yang bisa jadi objektif dan bisa pula subjektif. Semoga ceracau setengah windu ini bermanfaat. Tentu saja.

250. Cerita Ajaib

Cerita Ajaib“Tulisan-tulisan De Eka Putrakha ini sangat istimewa. Memberikan penyegaran pikiran juga pengajaran. Semoga buku-buku seperti ini terus eksis mewarnai negeri kita sehingga generasi muda dapat belajar darinya.” Brillian Eka Wahyudi (Penulis, Praktisi Sosio-Religi) “Buku yang akan melambungkan cakrawala lebih tinggi ke angkasa. Penuh dengan bintang-bintang yang bernilai religi, edukasi, moral, dan sosial. Dapat dipetik sebagai penerang kehidupan putra-putri Anda.” Retno Utami (Pengajar, Penulis b

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni