slogan leutika prio

Katalog Buku

1431. SURAT MENJELANG LEPAS LAJANG

SURAT MENJELANG LEPAS LAJANGKumpulan puisi dari 2001 sampai 2011, yang disunting dari berbagai kumpulan puisi yang selama ini terbit. Baik kumpulan puisi tunggal maupun kumpulan puisi bersama. *** Ratna Ayu Budhiarti menulis puisi dengan segar dan enak dibaca. Hal ini bukan hanya berlaku buat puisinya yang naratif, namun juga puisinya liris. Kesegaran ini, saya kira, muncul dari sikap kepenyairannya yang riang dan gembira. Misalnya dengan enak ia menggunakan bahasa sehari-hari untuk puisinya, dengan enak pula mengangkat penggalan cerita dari film, novel, lagu atau apapun sebagai ide. Tentu saja semua ini dilakukan dengan kreativitas serta intensitas yang terjaga. Buktinya, dengan menggunakan bahasa yang rileks dan komunikatif ini tidak membuat puisinya menjadi kehilangan kedalaman atau daya tenung. (Acep Zamzam Noor, penyair) *** Ratna terus mengembangkan dirinya jadi penyair, dan ia tidak main-main dengan apa yang ditulisnya itu. (Soni Farid Maulana, penyair, esais)

1432. Surat untuk Anakku: Sebuah Catatan Kehidupan

Surat untuk Anakku: Sebuah Catatan KehidupanBuku ini disusun oleh seorang ayah untuk dipersembakan kepada anaknya, seorang anak penyandang autisme. Sang ayah menyusun buku ini dengan tekad dan harapan: suatu hari nanti sang anak dapat membaca dan memahami pesan-pesan dan nasihat-nasihat tersirat yang disampaikan di dalam buku ini. *** “Banyak pelajaran hidup didapat ketika usia semakin bertambah. Biasanya pelajaran tersebut didapat dari guru bernama pengalaman yang melibatkan orang-orang terdekat, termasuk di antaranya adalah anak

1433. Surga di Telapak Kaki Ayah

Surga di Telapak Kaki AyahAda banyak hikmah yang dapat dipetik dan dijadikan pelajaran hidup dari tingkah laku serta ucapan seorang ayah. Buku ini adalah kumpulan kisah tentang ayah yang mungkin bagi sebagian orang terlihat biasa, tapi menjadi luar biasa di mata anaknya.

1434. Sutradara Iblis

Sutradara IblisFilm-filmnya telah menjebak ribuan korban. Tapi pada pembuatan debut keempatnya, PENARI IBLIS, ternyata adalah jebakan untuk menjemput kekasihnya ke alam impiannya. Hal itu telah memunculkan prahara besar. Ia lenyap bersam rol film yang diburu Bob, pemilik Bobbies Picture sekaligus suami dari kekasihnya.

1435. SYAIR BUAT AYAH

SYAIR BUAT AYAHSyair buat Ayah, merupakan Kumpulan dari cerita Pendek, Esei, Pantun dan Pidato..... Yang mana didalamnya dipersilahkan para pembaca untuk memberikan penafsirannya sendiri perihal apa yang dapat ditangkap dari deretan kata-kata yang tidak beraturan ini. Terasa sulit sekali saya untuk memilah golongan apa tulisan yang masuk ini. Pada ranah berbagai macam pemunculan karakter-karakter yang ingin saya ungkapkan. Saya memang agak kesulitan dengan memberi penekanan, bahwa cerita pendek pada masing-masing bab ingin memberi pesan tentang karakter religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli social, tanggung jawab dan masih banyak karakter lainnya yang tidak dapat saya ungkapkan karena terlalu universalnya. Marilah semua ikut merenungkannya agar dapat semua diambil hikmah walaupun masih banyak kekurangan yang ada. Minimal saya sudah berusaha untuk menyumbangkan semaksimal mungkin gejolak pikiran saya dalam hal tulis menulis ini yang masih jauh dari sempurna.

1436. Syair Hidup Bingkai Hati

Syair Hidup Bingkai HatiBuku ini berisi rangkaian permenungan, untaikan kalbu, senandung nubari yang terbingkai dalam tiga simpul : spiritualitas, duniaku dan untukmu ibu. Hampir semua puisi dalam buku ini adalah pengalaman hidup yang memberikan gambaran pemaknaan cinta yang hakiki. Spiritualitas Sebuah pengakuan akan keberadaan Sang Pencipta, Sang Empunya Hidup dengan kemahakuasaanNYA dengan keberadaan (ku) sebagai ciptaan yang melakukan perjalanan menuju kembali padaNYA. Duniaku dan Warna warni pelangi jiwa Melodi jiwa, nyanyian hati berpadu menjadi rangkaian aksara mencipta kata, ungkapkan cinta pada kehidupan, lontarkan amarah pada negeri, pujian hati dan nyanyian rindu pada kekasih abadi untuk istriku, anak-anakku, Danau Toba alamku dan perjalananku, kuukir dalam gerak langkah puing-puing hati yang tak padu. Untukmu Ibu Senandung duka, nyanyian rindu dan madah pengharapan silih berganti, bercampur kecamuk, bertahta dalam nubari, ketika Ibuku pergi menghadap penciptanya, pada Jumat 9 Desember 2011, pukul 21.00. Banyak air mata, ada tangis harap, dan tersimpul dalam ikhlas yang tiada tara. Berada jauh di Gunungsitoli – Pulau Nias, selama 2 minggu opname sejak 28 Nopember 2011 - tak sempat merawat Ibuku di RSU Pangururan dan RS Adam Malik Medan. Tuhan memanggil Ibuku karena lelah dengan Kanker paru-paru yang diidapnya. Merangkai 75 + 5 senandung batin dalam bongkahan puisi, tersusun dalam mozaik – mozaik warna warni, peziarahan hidup dari seorang pencinta kehidupan, pengagum spiritualitas. Aku ada untuk mu, dalam alunan lagu, dalam tarian jiwa, dalam melodi musik kehidupan...

1437. Syair Pengemis

Syair PengemisR ikhsan Saepul Mukhsin (Anggota Ranggon Sastra) “Saya berkomentar sebagai penggiat puisi saja. Bukan ahli! Saya lebih senang menyebut ini sebagai bentuk puisi lama secara struktur, puisi baru secara tema dan diksi. Kumpulan ‘caci-maki’ akan ketidakadilan seolah dikumandangkan disini. Semoga setelah ini diterbitkan kita lebih bijak dalam menyikapi persoalan hidup”. Manah (Pengemis Cibubur) “Ya begini memang adanya, kami tidak memiliki kemampuan untuk bekerja. Sisi kemanusiaan yang kami ketuk untuk menyambung hidup. Hati tidak ingin tapi perutkan tidak bisa kompromi’. Ayyatu Shifa Hasib (Alumni Ponpes Darul Ulum Lido, Sukabumi) “Membaca tiap syair yang ada seolah bernostalgia pada sholawat yang sering saya dendangkan di Pesantren dulu. Sangat luar biasa semua akhir kalimat dapat disamakan rimanya”.

1438. Syukur, Kaya, Bahagia

Syukur, Kaya, BahagiaDalam kehidupan sehari-hari, kita masih banyak mengeluh sedikit bersyukur. Sebagai “orang gajian”, kita kadang mengeluhkan gaji bulanan kita yang tiba-tiba habis. Kita juga mengeluhkan gaji bulanan kita yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mengeluh seperti itu tidak boleh karena kita akan lupa pada nikmat Allah. Apabila kita mengeluh karena gaji kita tiba-tiba habis maka itu berarti kita lupa pada apa yang sudah kita perbuat dengan gaji kita. Di satu sisi, kita mengeluhkan ga

1439. Ta'jil

Ta'jil__Puasa tidak membimbing kita untuk menjadi malaikat, tetapi untuk melahirkan kehati-hatian dari sikap membangkang__ (dalam Takwa) __Hidup tidak cukup panjang jika kebahagiaan ditutup dengan kekikiran. Dunia tidak cukup lebar jika dibatasi dinding ketamakan__ (dalam Memberi) __Jika tak cukup sabar untuk menilai, kita masih memiliki jiwa yang pendosa untuk dinilai__ (dalam Ghibah) Buku sederhana yang ada di tangan anda ini, merupakan kumpulan tulisan yang berisi ironi kehidupan di sekelili

1440. Tafakur: Renungan Diri dalam Puisi dan Untaiaan Kata dengan Mentadabburi Ayat-Ayat Al-Quran

Tafakur: Renungan Diri dalam Puisi dan Untaiaan Kata dengan Mentadabburi Ayat-Ayat Al-QuranBuku ini merupakan kategori cross over antara karya sastra dan kajian Islam. Tulisan didalamnya merupakan bahan renungan diri yang diuraikan dengan 17 kuliah singkat dan ditulis dalam 27 puisi dengan untaian kata-kata syair yang indah. Selain dari itu, ulasan singkat setiap tema yang dibahas dapat pula dijadikan bahan kajian lebih lanjut dalam mentadabburi Al-Quran. -------

Leutika Leutika