slogan leutika prio

Katalog Buku

1351. Senandung Alam

Senandung AlamMungkin akan sampai padamu suatu waktu dalam pelayaran hidupmu negeri yang dibelah sungai Melayu o Melayu

1352. Senandung Cinta Untuk Bunda

Senandung Cinta Untuk BundaAyo…. Saatnya kita mulai menjelajah taman surga kehidupan yang punya banyak hal menarik dengan gelayut manjanya untuk diterjemahkan. Ingin ikut menerjemahkan rasa? Baca buku ini, semoga kemudian anda terinspirasi.

1353. Senandung Harapan Kunang-Kunang

Senandung Harapan Kunang-Kunang “Malam senantiasa memberiku makna akan artinya hidup. Malamku teruntuk malam-Mu, malamku untuk merenungi kisahku”. (Hilda Hilaliyah, M.Pd., Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia)   “Cerpen ini membuat saya sadar akan keajaiban-keajaiban di kala malam, malam senang, sedih, dan sendu kumpul meluap melontarkan kata-kata indah, sungguh malam-malammu menjadi saksi dan penuh arti”. (Azhari Ikhwati, S.Si., Aktivis dan Pengajar)     “Cerita yang dituangkan menjadikan malam tidak hitam tetapi penuh dengan perhiasan sesuai dengan judul cerpen ini Senandung Harapan Kunang-Kunang, dahsyat sekali jadi tidak sabar menunggu datangnya malam ini.” (Siti Muharomah, S.Pd., Pemerhati Sastra dan Guru Seni)      

1354. Senandung Hati Tarian Jiwa

Senandung Hati Tarian JiwaPuisi adalah ziarah batin. Itu sangat terasa dalam buku ini. Membaca puisi-puisinya yang terangkum dalam “Senandung Hati Tarian Jiwa”, serasa menatap mozaik-mozaik pribadi penulis yang religius, cinta tanah leluhur, tulus hormat pada orangtua, suami dan ayah yang penuh sayang pada keluarga, dan santun. Seperti pribadinya, puisi-puisinya tidak bergelora, kadang sederhana, tapi terasa jujur adanya. Dan karena itu, mudah menikmati panorama imajinasi puitisnya. (Nestor Rico Tambunan, Jurnalis, Pengarang ratusan cerpen dan belasan novel, Penulis scenario Sinetron dan Film) Selalu mengesankan membaca sajak-sajak goresan dalam buku ini. Terutama karena makna yang disisipkan mengajak pembaca turut memikirkan dan menelisik pikiran-pikiran dan perenungan yang mengkristal menjadi larik-larik kata yang memikat. Dididik di lingkungan seminari dan ajaran Katolik yang kental, dan sbg staf lembaga humanitarian sekian lama, telah berperan banyak membentuk pola pikir, sikap, dan pemaknaan hidup, esensi kehidupan. Menulis dengan jujur, sublim, itulah unsur penambah kekuatan sajak-sajaknya. Menyenangkan membaca sajak-sajaknya, sebab di tengah minimnya minat menuliskan permenungan kehidupan dan pemaknaan atas pengalaman keseharian, Portunatas sedia melakukan dan membagikannya. Jangan berhenti dan terus menghidupkan kreativitasnya yang merupakan karunia tak ternilai dari ilahi, meskipun sama-sama kita tahu, dia melangkah di jalan yang sepi. (Suhunan Situmorang, penikmat sastra-budaya, praktisi hukum korporasi, penulis novel Sordam, cerpen dan esai-esai bertema sosio-kultural etnis Batak).-

1355. Senandung Rindu Bukit Krisan

Senandung Rindu Bukit KrisanKedua mata kami saling menatap. Bibir ini terasa kaku tak bergerak. Kuberanikan untuk melangkah semakin mendekatinya. Aku mendesah pelan dengan segunung keraguan di hatiku yang membungkamku untuk berbicara.

1356. Senandung Rindu yang Karatan

Senandung Rindu yang KaratanAnda akan dibawa hanyut ke telaga rindu dalam cerpen karya Xanjeng Nura ini, Senandung Rindu yang Karatan. Tak pelak, Anda juga akan terbang membumbung dengan karya-karya penulis lainnya yang tergabung dalam buku kumpulan cerpen ini. Nikmati racikan cerita khas masing-masing penulisnya: Rindu Terkikis Bayu (Suden Basayev), Membingkai Miniatur Cinta (Sambya Adzkiya), Sang Pesulap dan Ayahnya (Ummu Fatimah Ria Lestari), Cinta Cahaya Mata (Murti Yuliastuti), Desember (Zein el-Arham), Janji (Arieshava Masduki), Sejatinya Cinta Mengantarmu ke Surga (Ayicha Sheila), Surga untuk Ibu (Salma Madani), Seperti Edelweiss (Ari Kurnia), Gerimis Malam (Na’imah Awan Nur), Tawa Kematian (Sisilia Wisye), Takdir Cinta (lyn'), Tiga Perempuan (Ike), Rencananya dengan Rencana-Nya (Fatihah Kamil), Aku Bangga Menghamilimu (Om Dompet), dan Senandung Rindu yang Karatan (Xanjeng Nura) Selamat menikmati!

1357. Senandung Sahabat

Senandung SahabatSenandung Sahabat ini bercerita tentang ungkapan hati para sahabat dalam kehidupan cinta dan persahabatan mereka. Ditulis oleh para sahabat dari berbagai penjuru nusantara.

1358. Senandung Subuh

Senandung SubuhDalam berbagai kitab telah dibahas bagaimana indah dan dahsyatnya Allah menciptakan waktu subuh yang penuh berkah. Sekaligus sebagai cobaan bagi orang-orang yang beriman. Sajak dan buku ini hanya mengais sedikit dari ketakjuban saya pada waktu subuh.

1359. Senang-Susah It Is Okay: Sikap Hidup Mukmin Terhadap Nikmat dan Musibah

Senang-Susah It Is Okay: Sikap Hidup Mukmin Terhadap Nikmat dan Musibahenang dan susah bagi seorang mukmin adalah baik, karena dia bisa menyikapinya. Ketika diuji kesenangan, dia bersyukur. Dia gunakan kesenangan itu untuk melakukan ketaatan-ketaatan kepada Allah. Dia bekerja, shalat, zakat, puasa, haji, dan bentuk-bentuk ketaatan lainnya.

1360. Senarai Tarian Imaji

Senarai Tarian ImajiBiarkan pesona senarai tarian imaji menari dalam kepalamu. Tak berdinding. Tak berbatas.

Leutika Leutika