slogan leutika prio

Katalog Buku

1351. Tiga Putri

Tiga PutriSambil menggeram marah, Si Pembuat Onar melirik tajam ke arah Putri Naysila kecil. Ia lalu cepat mengambil ember yang tadi, masih ada sepertiga sisa lumpur didalamnya, "Kau, gara-gara kau rencanaku gagal. Sekarang terima akibatnya!!" bentak Si Pembuat Onar sembari mengangkat ember tinggi-tinggi, hendak menyiramkannya pada Putri Naysila yang terdiam ketakutan. Dua detik.. Satu detik.. Tidak, hanya dalam waktu setengah detik saja, WUUUSH..!! angin sangat kencang tiba-tiba saja datang. Dan bersama

1352. Tiga Tangis Sejuta Bianglala

Tiga Tangis Sejuta BianglalaTiga Tangis Sejuta Bianglala, sebuah ringkasan epik perjuangan para perempuan semesta. Pengorbanan, keteguhan, perjuangan, keteladanan adalah warna yang diemban oleh karya sarat makna. Endang Gumintang dan kawan-kawan mencoba mengekspresikan seluruh kisah ringkas mereka untuk Anda. Hiduplah bersama tangis, namun bukan tangis pembawa duka, melainkan tangis pengantar bahagia, pembawa berita surga, peneduh jiwa, bersama sejuta bianglala. Selamat menikmati!

1353. Tiger in the Palace

Tiger in the PalaceAmano Shinji adalah seorang manusia homo aka MaHo yang berasal dari keturunan biasa-biasa saja, sangat menyukai Saga, seorang pangeran yang berasal dari keturunan kerajaan. Suatu hari mereka bertemu dalam sebuah insiden yang tidak bisa mereka lupakan. Shinji mencium paksa Saga dan hal inilah yang membuat Saga marah sekaligus sedih. Ciuman pertamanya telah dirampas begitu saja oleh orang yang tidak dikenalnya. Padahal, ciuman pertamanya itu sangat ingin dia tujukan kepada orang yang sangat disayanginya, yaitu Pangeran Hiroto, sepupunya. Shinji yang mengetahuinya merasa sangat menyesal sekaligus shock, ternyata Saga juga seorang manusia homo!!

1354. TILAS WAKTU

TILAS WAKTUBuku antologi puisi Tilas Waktu memuat beberapa puisi yang ditulis oleh penyairnya dalam rentangan waktu antara tahun 1977 sampai sekarang. Buku ini memuat puluhan puisi dengan berbagai variasi tema seperti cinta, kematian, spiritual, filsafat hidup.

1355. Timeless

TimelessCinta pertamanya. Cinta yang tak sanggup dilupakannya hingga sekarang. "... Meski ada yang mengatakan cinta itu menyakitkan, tapi bagiku, cinta sebuah rasa yang manis. Aku ingin memberikan rasa manisku untuk orang yang kusukai." Senyumnya. "Itu salah satu dialog di film Bersama Dengan Cinta." "Dialog itu nggak ada di film." Anna tersenyum. "Kamu menontonnya rupanya." Juna tergagap. "Jun," panggil Anna. Jantung Juna mendegup. Suara Anna yang memanggil namanya terdengar sangat manis. Sepert

1356. Tinggalkan Akal Pakai Hati

Tinggalkan Akal Pakai HatiAda dua ekor katak, yang satu tinggal di sawah dan yang satu lagi tinggal di darat (jalan). Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan, “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku di sawah.” Katak yang tinggal di jalan menjawab, “Aku sudah terbiasa di sawah, aku malas untuk pindah ke sawah lagi.” Beberapa hari kemudian, katak yang tinggal di sawah menjenguk katak yang tinggal di jalan. Namun katak yang tinggal di sawah menemukan si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat. Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.

1357. Titik Terakhir

Titik Terakhir“Ketika hidup memang harus memilih, bahkan dalam hal keyakinan sekalipun.” Saat berhadapan dengan Tuhan sekalipun, Tuhan meminta kita untuk memilih saat kita sedang bersama-Nya. Merasakan ketenangan bak dininabobokkan bidadari-Nya, atau merasa disekap problema yang nyatanya untuk menguji kesetiaan seorang hamba? Manusia tidak dapat terpisahkan oleh sikap egoisnya sebagai hamba. Menuntut banyak hak dari Tuhan ketika baru saja menunaikan kewajibannya. Dan urusan kita dengan Tuhan, memang tak selaras matematika yang satu ditambah satu sama dengan dua. Inilah kumpulan cerpen yang menghadirkan berbagai warna kehidupan dalam berbagai keyakinan. Ditulis berdasarkan kesadaran penulis akan ragam agama yang seharusnya menjadikan kita saling menghormati dan menyayangi atas nama Tuhan kita masing-masing. Kumpulan cerpen Titik Terakhir ini ditorehkan oleh Yudistira Kusuma bersama teman-teman dari FLP Cabang Ciputat lainnya yang ingin menghadirkan makna Tuhan dalam setiap kepala hamba-Nya.

1358. Tjerita Hari Raya

Tjerita Hari RayaHari Raya Idul Fitri atau yang sering kita sebut Hari Lebaran adalah hari yang paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam. Bukan hanya sebagai perayaan setelah sukses menjalankan puasa selama sebulan, namun juga sebagai hari berkumpul bersama sanak saudara. Banyak kisah yang bisa diceritakan mengenai Lebaran. Cerita mudik yang seru atau justru bikin bete, cerita saat berkumpul dengan keluarga besar, berbagi angpau, persiapan baju lebaran, serunya masak bersama keluarga, asyiknya menyiapkan kue lebaran, dan masih banyak lagi. Cerita monoton tentang hari raya saat membaca buku ini ternyata tidak terbukti. Di dalam buku ini terdapat berbagai macam cerita seru yang berkaitan dengan Lebaran. Tidak hanya tentang berbagi angpau, mudik, atau berkunjung ke rumah saudara, tetapi ada juga cerita tentang pertunangan, susahnya Lebaran di negeri tetangga, dan masih banyak lagi. Penasaran? Segera baca buku ini.

1359. To Larasita, Long Distance Love Poems Collection

To Larasita, Long Distance Love Poems CollectionSore dalam alunan Ketika sore yang melantun Aku mendengar tulisanmu yang berkata kamu rindu aku Teluk didepanku bersorak Soreku berubah Air laut bergulung tenang Menari dengan pasir yang selalu menyambutnya Burung camar bermain dengan Matahari Yang dalam kantuknya mencoba terjaga Dan angin, Angin bernyanyi mengikuti elokmu Tidakkah kau rasakan sayang bahwa mereka menggodaku Mereka mungkin mencibir kegundahanku Kota ini hanya melantun manja ketika aku ingin bertemu denganmu Namun jika aku pulang, entah kapanpun itu Atas nama rindu Sore in akan kuberikan untuk kamu Akan kusenandungkan, aku berjanji Ketapang, 6 Desember 2014

1360. TOemBak I, Suluh di Nusa Nipa

TOemBak I, Suluh di Nusa NipaKisah tujuh puluh pelakon pada Bakti Oemar Bakri (TOemBak) I di perut Nusa Nipa menggambarkan semangat anak muda turut andil pada pembangunan karakter manusia Indonesia_ Bukan hanya lontaran atau teriakan di jalan yang diperlukan manusia Indonesia tetapi real action yang mengantarkan manusia Indonesia pada harapan Pembukaan Undang-undang Dasar 1945 alinea IV...Mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia... Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T) bukan hanya sekadar mendedikasikan diri pada pendidikan anak-anak negeri di seluruh pelosok nusantara melainkan menciptakan guru masa depan berkarakter yang berwawasan nusantara. SM-3T Jilid I melahirkan kisah-kisah tak berjudul yang menjadi tak bermakna ketika tak mampu mewariskan pengalaman tak langsung pada generasi berikutnya. “TOemBak I, Suluh di Nusa Nipa” dihadirkan sebagai upaya kisah-kisah peserta/calon guru masa depan dapat menjadi inspirasi bagi anak negeri.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni