slogan leutika prio

Katalog Buku

311. Dalam Dekapan Embun Ilalang

Dalam Dekapan Embun IlalangSaya pernah tinggal selama 3 tahun di pedalaman. Saya pun pernah menuliskan banyak cerita pilu orang-orang terbuang saat masih bertugas di sana. Tapi saya belum pernah tahu bahwa di suatu tempat di sana, ada sebagian dari saudara kita yang rela menukar nyawa demi separuh harapan yang tak pasti. Adalah PRAST RESPATI ZENAR, seorang perekam jejak (saya katakan demikian), yang berada langsung di ladang konflik. Seorang yang berhasil menuliskan kembali asa-asa orang Indonesia di perbatasan Indonesia-Malaysia, sebuah ladang konflik yang nyata. Kita butuh jendela hati yang resah untuk merasakan pesan hikmah Tuhan yang tersirat dalam skenario hidup. Buku kumpulan cerpen “Dalam Dekapan Embun Ilalang” mencoba menerka rahasia-rahasia hikmah itu. Tidak sebatas cerita, tepatnya. Buku yang menggugah. (Panji Pratama, Guru Bahasa Indonesia SMUN Nagrak Sukabumi) ~O~ “Ungkapan samudra petuah dari sang Cikgu menuntun kita pada kesucian hati. Mengkhayati apa makna hidup kita sebenarnya. Dengan penyampaian sederhana nan bijak dapat kita serap semua ilmu kebajikan meski hanya tersirat melalui sekilas kisah kehidupan. Tarian pena Cikgu yang membuatnya kian bernyawa. Saya, dia, dan kalian patut mendapatkan petuahnya. Good Job Cikgu Prast!” (Petra Shandi, Pegawai Swasta, Penulis novel “Cattelya”)

312. Dalam Perjalanan Pulang

Dalam Perjalanan PulangBuku ini mengetengahkan 29 cerita pendek untuk anak yang sebagian besar bercerita tentang d unia anak-anak yang sederhana dan lugu.

313. Dalam Sebuah Closet

Dalam Sebuah ClosetDari sebuah closet mengalir berbagai peristiwa,

314. Dampak Nyeri Orofasial Terhadap Kualitas Hidup Penderita (Sebuah Studi di Provinsi Jawa Barat)

Dampak Nyeri Orofasial Terhadap Kualitas Hidup Penderita (Sebuah Studi di Provinsi Jawa Barat)Penelitian mengenai prevalensi nyeri orofasial di Jawa Barat yang dilakukan pada tahun pertama penelitian memperlihatkan bahwa nyeri orofasial memiliki prevalensi yang cukup tinggi. Dari 1.551 partisipan yang menjadi subjek penelitian pada tahun pertama, 775 responden (49.97%) melaporkan bahwa mereka pernah atau masih mengalami nyeri orofasial selama enam bulan terakhir. Tingginya angka tersebut mengindikasikan kebutuhan penatalaksanaan nyeri orofasial yang efektif serta tepat sasaran. Sehubunga

315. Dandelion Dalam Rindu

Dandelion Dalam RinduArie Rachmawati is a talented author who knows how to tell a compelling story. “Cinta Sebatas Angan” is a moving story of love that crosses the boundaries of culture and distance. Arie writes with skill and sensitivity which captures both the mind and the heart. (Max Ridgway, musician/gitaris)

316. Dapat Apa Dari Puasa: Sebuah Renungan Tentang Hakikat dan Tujuan Puasa

Dapat Apa Dari Puasa: Sebuah Renungan Tentang Hakikat dan Tujuan Puasa”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan kepada orang-orang sebelum kamu supaya kamu bertaqwa.” (QS. Al-Baqarah [2]: 183) Bulan Ramadhan sudah datang lagi. Satu hal yang perlu dicamkan, hendaknya kita tidak terjebak pada rutinitas kedatangannya. Kita harus mulai menghayati apa kira-kira maksud kegiatan yang kelihatannya sepele seperti tidak makan dan tidak minum itu, serta bagaimana hubungan puasa dengan taqwallah itu bisa dijelaskan. Buku Dapat Apa Dari Puasa ini bermaksud untuk menyuguhkan sebuah renungan tentang hakikat dan tujuan puasa. Puasa sebenarnya adalah media pelatihan pengendalian diri (self control training). Jika puasa sudah dilakukan dengan benar, maka puasa akan memberikan pengaruh yang begitu dahsyat, yaitu latihan untuk menghindari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT. Itu berarti puasa membentuk mental taqwallah yang tinggi. Hal itu disebabkan karena selama menjalankan ibadah puasa, seseorang memang dilatih untuk bertaqwa. Ketika orang yang berpuasa sudah bisa melaksanakan ketentuan-ketentuan di dalam puasa, maka puasa akan menjadi sebab munculnya taqwa di dalam diri orang yang berpuasa itu. Inilah yang dimaksudkan ‘taqwa sebagai tujuan puasa’ dalam QS. Al-Baqarah Ayat 183. Istilahnya, taqwa itu jugalah sebenarnya yang didapat dari puasa... *** “Puasa yang selama ini dipahami hanya ritual saja, maka dengan membaca buku karya Achmad Sjamsudin ini kita akan tahu hakikat dan manfaat puasa.” KH Abdurrahman Navis Lc MHI, Ketua Bidang Fatwa MUI Jawa Timur

317. DARI BIROKRASI YANG MELAYANI MENUJU BEBAS KORUPSI DI KONAWE SELATAN

DARI BIROKRASI YANG MELAYANI MENUJU BEBAS KORUPSI DI KONAWE SELATANBuku ini menyajikan potret pelayanan publik dan pergeseran birokrasi dari yang melayani menjadi pencegahan korupsi. Ditulis berdasarkan hasil penelitian mengungkap kondisi dan fakta pelayanan publik yang dilakukan oleh instansi pemerintah dalam melakukan pelayanan publik. Lebih dari itu, buku ini mengupas selintas ide untuk mengubah format birokrasi yang sekadar melayani menuju bebas korupsi. Dengan menjelaskan aspek-aspek strategis seperti itu, maka buku ini dapat menkjadi rujukan bagi siapa sa

318. Dari Biru hingga Abu-abu

Dari Biru hingga Abu-abuKumpulan karya ini syarat dengan nilai imaji yang berpotensi menjadi sumber penyambung lahirnya inspirasi. Gaya, diksi, larik, dan tipografi telah dikemas dengan kandungan daya ungkap amanat yang dapat menjadi diskripsi jati diri penulis yang tampak sudah memiliki kekuatan memposisikan diri. Semua terpancar pada pribadi Putra, yang senantiasa terbaca sejak awal pertumbuhan karya hingga berbagai prestasi menguatkan makna yang terformulasi dalam kumpulan puisi ini. ( Suyoso M.Pd ) Pergolakan batin, kepekaan sosial, dan suara hati yang melankolis menjadi warna kental dalam kumpulan puisi ini. Kreativitas, daya imajinasi, dan kepekaan sosial yang dimiliki Syahputra Wibowo ibarat setetes air di padang gersang. Sejuk dan memiliki daya dorong motivasi yang kuat untuk berkreasi. ( Rohmad Widiyanto, M.Hum ) Dunia remaja penuh pesona dan angan, begitu juga dengan sosok Syahputra Wibowo. Ia masuk mengarungi perkembangan zaman. Ia masih muda belia tetapi sudah berkarya melalui kumpulan puisi yang luar biasa, sebagai tanda diri menjadi pemerhati bangsa. ( Moliati, S.Pd )

319. Dari Kelam Menuju Terang

Dari Kelam Menuju TerangBuku ini adalah kumpulan puisi tentang bagaimana seseorang melewati masalah dalam hidupnya. Masalah-masalah yang dibahas dalam buku ini, yaitu cinta khususnya cinta terhadap diri sendiri, kebebasan, relasi dengan Tuhan, dan sesama juga masalah-masalah lain yang tidak sempat saya sebutkan di sini. Masalah-masalah tersebut dibahas dalam tiga bab, yaitu kelam, menuju, dan terang di mana ketiga bab ini melambangkan bagaimana seseorang melewati masalah di hidupnya mulai dari ketika ia mendapat masala

320. Dari Kerapatan Qadhi Hingga Pengadilan Agama

Dari Kerapatan Qadhi Hingga Pengadilan AgamaDulu, sebelum lahirnya Pengadilan Agama, masyarakat Banjar lebih akrab dengan istilah Kerapatan Qadhi, sebuah lembaga yang mengurusi sengketa hukum umat Islam di tanah Banjar. Tuan Qadhi adalah sebuah gelar yang disematkan bagi pemutus perkara waktu itu, bahkan sampai sekarangpun gelar itu masih eksis. Namun lambat laun seiring dengan berjalannya waktu lembaga ini bermetamorfosa menjadi lembaga yang disebut dengan Pengadilan Agama. Pengadilan Agama dalam peta perpolitikan hukum di Indonesia mengalami pasang surut. Segala usaha untuk mengkerdilkan peran dan kewenangan lembaga ini terus digulirkan sampai sekarang. Sebagai hukum yang hidup ditengah-tengah masyarakat, hukum Islam dianggap sebagai ancaman bagi Kolonial. Dengan dalih teori Receptie, Snouck Hurgronje mencoba untuk mengikis eksistensi hukum Islam dan menggesernya dengan hukum adat. Pada tahun 1830, Pengadilan Agama ditempatkan dibawah pengawasan Landrad, tak pelak semua putusan yang lahir dari lembaga ini tidak serta merta bisa langsung mengeksekusi putusannya sendiri tapi harus mendapatkan pengukuhan dulu dari Landrad. Politik hukum ini terus berlangsung hingga era kemerdekaan. Pasca kemerdekaan, usaha untuk mempreteli Pengadilan Agama juga masih gencar. Hal ini terlihat dalam UU No 7 tahun 1989 dimana umat Islam masih diberikan hak opsi dalam menyelesaikan sengketa waris. Di era reformasi, wacana untuk menambah kewenangan Pengadilan Agamapun selalu identik dan dikaitkan dengan pendirian negara Islam. Pengadilan Agama selalu dicurigai akan membawa dampak negatif jika porsi kewenangannya terlalu besar sehingga dikh

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni