Katalog Buku
1241. PEMPEK PALEMBANG Mendeskripsikan Identitas Wong Kito Melalui Kuliner Lokal Kebanggaan Mereka
Dari ide awal sebagai oleh-oleh, pempek kemudian menjadi “Palembang yang bisa dibungkus” untuk bisa dibagi-bagi kepada orang lain yang ingin mengenalnya. Kuliner menjadi sebuah produk budaya yang istimewa karena tak hanya bisa dilihat, namun juga bisa dirasakan. Ketika pempek sudah masuk ke dalam mulut seseorang, secara sosial ia tengah berusaha untuk mengenal lebih akrab lagi dengan Palembang. Namun klasifikasi pempek mana yang dimaksud? Pempek kelas apa yang ditengarai mampu mempengaruhi sekaligus mengidentifikasi pempek sebagai produk pasar. Lalu apa wacana dominan yang melekat di masyarakat Palembang tentang pempek sebagai kuliner yang layak dijadikan ciri lokalitas kota mereka?
Dari buku ini, Anda diajak untuk memahami tentang bagaimana makanan bisa menjadi identitas bagi seseorang. Selain mengungkapkan tentang temuan ragam kelas pempek di tataran konsumsi, buku ini juga mengklasifikasi tentang varian Pempek Palembang dalam tataran produksi yang ternyata berjumlah hingga 29 jenis. Buku ini juga mencoba mendeskripsikan tentang siapa itu Wong Kito, mulai dari sejarah diri, sejarah kota, karakteristik mereka, hingga bagaimana mereka menceritakan pengalaman kulturalnya dengan kuliner kebanggaan khas daerah mereka: Pempek Palembang. Menarik, kritis, dan lengkap.
Dak mungkin Wong Palembang kalo dak seneng makan pempek.
Makanan pokok Wong Palembang itu iyolah pempek.
--Sultan Iskandar Mahmud Badaruddin--1242. PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK MENGGUNAKAN JAVA
Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) merupakan sebuah pemrograman yang kelas ataupun objek akan membungkus semua ciri-ciri (atribut) dan perilaku (method). PBO saat ini telah berkembang pesat. Berbagai bahasa pemrograman dapat digunakan untuk mengimplementasi PBO tersebut, salah satunya adalah bahasa pemrograman Java.1243. Pemuda Indonesia Menghadapi ASEAN Community
Buku antologi esai “Pemuda Indonesia Menghadapi ASEAN Community” merupakan bentuk pemikiran, ide-ide kreatif, gagasan maupun inovasi pemuda-pemuda bangsa sebagai sumbangsih mewujudkan Indonesia yang kompetitif dalam menghadapi komunitas ASEAN.
Pemikiran kritis dan bernilai mahal tersebut, dituangkan menjadi sebuah karya tulis mencakup daripada tiga pilar yang digembor-gemborkan dalam ASEAN Community, yaitu bidang politik dan keamanan, bidang ekonomi, dan bidang sosial budaya.
Antologi Esai ini terdiri dari 20 karya esai terbaik mahasiswa dari berbagai Universitas di seluruh Indonesia yang telah berhasil melewati penyeleksian ketat dan mengalahkan peserta lain dalam lomba esai nasional yang diadakan oleh LPM Solidaritas UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2015.
Dibuat dan diberikan sebagai wujud kebanggaan dan apresiasi sebesar-besarnya terhadap buah karya anak bangsa.
Karya tulis ini dapat menjadi jalan keluar yang solutif bagi Indonesia untuk dapat survive dalam ASEAN Community yang tengah dihadapi.1244. Pemuda Kontemporer: Dialektika Dalam Arus Milenial
Dalam proses pencarian jati diri manusia akan terus dihantui dengan munculnya banyak kegelisahan yang merantai. Selama manusia itu terus menghidupkan akal budinya maka ia akan terus berpikir dan berdialektika dengan konteks-konteks yang ada di alam semesta.
Di dalam proses pencarian itu, Adi Satria seorang pemuda yang hidup di kota metropolitan telah dihadapkan dengan permasalahan-permasalahan sosial dalam berbagai dialog antara mahasiswa dan konflik dengan teman sejawat maupun institusi perguruan tinggi. Ia mulai masuk pada pertanyaan-pertanyaan mengenai esensi diri. Ia berusaha mencari terus dari pergaulannya dan langkah pengabdian kepada anak-anak kawasan pinggiran kota Surabaya dengan tetap menjalani pergumulan di berbagai organisasi.
Ia mulai gelisah dengan kontradiksi yang terjadi antara kemegahan metropolitan dengan realitas yang terjadi. Perguruan tinggi yang dianggap sebagai tempatnya kaum intelektual yang jujur justru menjadi sarang dalam membentuk dekadensi moral, membuat hidup di perkotaan menyebabkan kepenatan yang amat mendalam kepada pemuda kontemporer tersebut. Ia lalu sangat gelisah dengan hal-hal paradoksal yang mulai menjadi pengganggu di pikirannya.
Rasa optimis dan pesimistis menyatu dalam akal yang saling menyerbu dengan bergemuruh. Bagaimanakah sikap serta tindakan dalam fenomena yang terjadi di metropolitan? Apakah pemuda itu mampu memberikan differensiasi? Ataukah hanyut di tengah arus yang deras menderu? Yang pasti buku ini akan membawa pembaca pada perenungan-perenungan dalam merefleksi diri terhadap kontradiksi di dalam arus milenial.1245. PEMUDA REPUBLIK, Catatan Jawara Anak Muda Bayur
Sebuah tulisan yang sangat apik untuk dijadikan sebuah pijakan dan kajian bagi para penulis muda profesional.1246. Pemulung Pesisir
Antologi cerpen ini berisi beragam cerpen dari beragam genre. Ada sains fiction, romance, dan religi. Cerpen Pemulung Pesisir berisi tentang kehidupan bocah pemulung pesisir yang tragis dan pandangannya tentang kehidupan. Selain itu, di dalam antologi ini juga berisi cara menulis cerpen berbasis pertanyaan siswa. Jadi siswa bisa belajar menulis cerpen.1247. Penantian
“Orang-orang selalu bilang tidak ada cinta yang sempurna, Zafran! Itu karena mereka belum bertemu denganmu.” Dalam pelukan Halimah yang tersungkur di lantai, surat-surat itu dikaitkan erat di dadanya. Istigfar menyelinap, puji-pujian digantungkan, diangkatnya tangan menengadahkan doa, dalam doa ia tenggelam merapal permohonan.
“Ya Rabb, maha membolak balikan hati,Ya Allah, Jika telah engkau tetapkan hamba ditempat ini, menjawab doanya, maka hari ini pun akan selesai penantiannya, karena Engkau1248. Penatalaksanaan Kelainan Sendi Temporomandibular
TMJ merupakan sendi yang paling kompleks pada tubuh manusia. TMJ dibentuk oleh kondilus mandibula yang berada pada fossa mandibular pada tulang temporal. Kedua tulang itu dipisahkan oleh diskus artikularis. Buku ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi mahasiswa kedokteran gigi dan para sejawat dalam mendiagnosis suatu kelainan temporomandibular joint serta dalam merencanakan pemilihan perawatannya sesuai dengan kasus yang dihadapinya, baik itu berupa tindakan nonbedah atau tindakan pembedahan.1249. Pencarian Tuhan - catatan kecil perjalanan menuju iman
Tuhan menyediakan jalan bagi siapa saja yang ingin percaya kepada-Nya.1250. Pencerah, Kisah di Ujung Pulau-Pulau
“Ini gila. Kasus gizi buruk terparah yang pernah saya lihat saja (walaupun hanya di textbook) tidak semengerikan ini. Kasus ini seharusnya bukan wewenang puskesmas lagi, tapi harus rumah sakit dengan tim ahli dengan pemantauan sangat intensif. Yang saya kagumi, ia mampu bertahan dengan kondisi mengenaskan seperti ini bertahun-tahun.”
Cerita di atas mungkin bukan yang pertama dan satu-satunya potret masalah kesehatan di Indonesia. Ada banyak kisah dari sekumpulan anak muda yang terdiri dari tenaga kesehatan dan pemerhati kesehatan, bercerita dari daerah pinggiran Indonesia mengenai potret kehidupan berkaitan dengan status kesehatan masyarakat. Mungkin saja jika kamu membaca buku ini, maka akan terlintas kisah yang sama yang pernah kamu temui. Namun apakah kisah itu sempat terdengar? Terutama oleh para pemangku kepentingan dan pemegang kebijakan. Jika sempat terdengar, apakah sudah cukup upaya yang dikerahkan untuk mengatasinya?
Buku ini tidak bermaksud untuk mendiskreditkan pihak tertentu, semua penulis bercerita berdasarkan pengalaman mereka selama bertugas di daerah pinggiran dan daerah bermasalah kesehatan di Indonesia. Pencerah Nusantara, satu tahun masyarakat melabeli mereka dengan nama yang mungkin bagi orang awam terkesan nama profesi yang berlebihan. Siapa mereka? Benarkah mereka memberi warna untuk upaya peningkatan derajat kesehatan di Bumi Pertiwi?Sebelumnnya [1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8] [9] [10] [11] [12] [13] [14] [15] [16] [17] [18] [19] [20] [21] [22] [23] [24] [25] [26] [27] [28] [29] [30] [31] [32] [33] [34] [35] [36] [37] [38] [39] [40] [41] [42] [43] [44] [45] [46] [47] [48] [49] [50] [51] [52] [53] [54] [55] [56] [57] [58] [59] [60] [61] [62] [63] [64] [65] [66] [67] [68] [69] [70] [71] [72] [73] [74] [75] [76] [77] [78] [79] [80] [81] [82] [83] [84] [85] [86] [87] [88] [89] [90] [91] [92] [93] [94] [95] [96] [97] [98] [99] [100] [101] [102] [103] [104] [105] [106] [107] [108] [109] [110] [111] [112] [113] [114] [115] [116] [117] [118] [119] [120] [121] [122] [123] [124] [125] [126] [127] [128] [129] [130] [131] [132] [133] [134] [135] [136] [137] [138] [139] [140] [141] [142] [143] [144] [145] [146] [147] [148] [149] [150] [151] [152] [153] [154] [155] [156] [157] [158] [159] [160] [161] [162] [163] [164] [165] [166] [167] [168] [169] [170] [171] [172] [173] [174] [175] [176] [177] [178] [179] [180] [181] [182] [183] [184] [185] [186] [187] [188] Selanjutnya



