slogan leutika prio

Katalog Buku

1241. Sukses Unas Pra Unas ABCDEFGHIJ Pasca Unas SMART

Sukses Unas Pra Unas ABCDEFGHIJ Pasca Unas SMARTPada umumnya buku Unas ‘hanya’ berisi persiapan materi soal, ranah kognitif dan termasuk hard skill. Untuk itu dalam buku ini dikupas hal yang (lebih) penting, yakni persiapan mental Pra dan Pasca Unas dengan singkatan ABCDEFGHIJ dan ‘akronim’ SMART( Keduanya adalah pengembangan artikel di Koran Kedaulatan Rakyat dan Republika). Selamat membaca dan mempraktikkan. Semoga sukses meraih nilai UN tinggi dan diterima di sekolah/madrasah atau PT favorit yang lebih tinggi ataupun kerja. Amiin.

1242. Sumpah Pocong Si Udin

Sumpah Pocong Si UdinZaman sekarang, sebuah negeri antah berantah di pedalaman hutan amazon Kolombia. Ada sebuah Kerajaan Luna Maya dari Suku Inica yang di pimpin oleh seorang raja yang arif dan bijaksana, bernama Radja Si Bayangkara. Radja ini memerintah dengan amat bijaksana dan pemurah, hingga membuat banyak rakyatnya antri untuk mendapatkan bahan makanan dan kayu bakar. Ini diakibatkan karena kemarau panjang yang melanda kerajaan dan menyebabkan musim paceklik, sehingga rakyatnya banyak yang mengalami gagal panen. Rakyat berbondong-bondong antri mendapatkan beberapa biji buah-buahan dan bahan pangan lainnya. Hingga mereka tewas karena terinjak-injak, akibat panjangnya antrian warga yang butuh jatah BLT (Bantuan Langsung Tewas). Mengetahui ada rakyatnya yang tewas, karena antri pembagian makanan. Radja Si Bayangkara sangat murka dan mendesak para pengawal kerajaan untuk menghentikan pembagian makanan sampai situasi jadi tenang kembali. Konon kabarnya, Kerajaan Luna Maya itu, awalnya adalah sebuah kerajaan yang makmur dan subur dipenuhi dengan buah-buahan yang melimpah. Tapi karena dosa besar para pembesar kerajaan, akibat sering memungut upeti yang tinggi bagi rakyatnya dan melakukan korupsi terhadap upeti yang telah di kumpulkan. Membuat Maha Dewa 19 penguasa angin dan hujan menurunkan bencana berupa kekeringan panjang bagi Kerajaan Luna Maya. Sang Dewa 19 tidak menurunkan setetes air hujan pun di Kerajaan Luna Maya, karena mereka tidak mensyukuri sumber daya alam yang dimilikinya. Melambungnya harga kayu bakar akibat kemarau panjang yang melanda negeri itu dan penggundulan hutan oleh masy

1243. Sungguh Malang, Nasibku! Sebuah Kisah Supranatural

Sungguh Malang, Nasibku! Sebuah Kisah SupranaturalNovel Sungguh Malang, Nasibku! berisi kisah tentang sebab-musabab matinya orang-orang tak bersalah, yang mati bukan karena kelalaiannya sendiri, melainkan karena perilaku dan ulah orang lain.

1244. Surat Cinta untuk NKRI

Surat Cinta untuk NKRIini kisah tentang Syifa, seorang PNS yang terperosok dalam perbuatan korupsi, yang telah bertobat, berusaha menjadi orang yang bisa memberi manfaat bagi lingkungannya. Tapi karma dari perbuatannya terus mengejar dan seolah ingin menghancurkan kehidupannya. Syifa karena merasa sadar akan kesalahan yang pernah diperbuat, berusaha terus bersyukur dan bersyukur atas segala konskwensi yang harus dijalani. Baca novel ini bikin merinding (Olan, PNS Kabupaten Tanah Datar)

1245. SURAT MENJELANG LEPAS LAJANG

SURAT MENJELANG LEPAS LAJANGKumpulan puisi dari 2001 sampai 2011, yang disunting dari berbagai kumpulan puisi yang selama ini terbit. Baik kumpulan puisi tunggal maupun kumpulan puisi bersama. *** Ratna Ayu Budhiarti menulis puisi dengan segar dan enak dibaca. Hal ini bukan hanya berlaku buat puisinya yang naratif, namun juga puisinya liris. Kesegaran ini, saya kira, muncul dari sikap kepenyairannya yang riang dan gembira. Misalnya dengan enak ia menggunakan bahasa sehari-hari untuk puisinya, dengan enak pula mengangkat penggalan cerita dari film, novel, lagu atau apapun sebagai ide. Tentu saja semua ini dilakukan dengan kreativitas serta intensitas yang terjaga. Buktinya, dengan menggunakan bahasa yang rileks dan komunikatif ini tidak membuat puisinya menjadi kehilangan kedalaman atau daya tenung. (Acep Zamzam Noor, penyair) *** Ratna terus mengembangkan dirinya jadi penyair, dan ia tidak main-main dengan apa yang ditulisnya itu. (Soni Farid Maulana, penyair, esais)

1246. Surga di Telapak Kaki Ayah

Surga di Telapak Kaki AyahAda banyak hikmah yang dapat dipetik dan dijadikan pelajaran hidup dari tingkah laku serta ucapan seorang ayah. Buku ini adalah kumpulan kisah tentang ayah yang mungkin bagi sebagian orang terlihat biasa, tapi menjadi luar biasa di mata anaknya.

1247. Sutradara Iblis

Sutradara IblisFilm-filmnya telah menjebak ribuan korban. Tapi pada pembuatan debut keempatnya, PENARI IBLIS, ternyata adalah jebakan untuk menjemput kekasihnya ke alam impiannya. Hal itu telah memunculkan prahara besar. Ia lenyap bersam rol film yang diburu Bob, pemilik Bobbies Picture sekaligus suami dari kekasihnya.

1248. SYAIR BUAT AYAH

SYAIR BUAT AYAHSyair buat Ayah, merupakan Kumpulan dari cerita Pendek, Esei, Pantun dan Pidato..... Yang mana didalamnya dipersilahkan para pembaca untuk memberikan penafsirannya sendiri perihal apa yang dapat ditangkap dari deretan kata-kata yang tidak beraturan ini. Terasa sulit sekali saya untuk memilah golongan apa tulisan yang masuk ini. Pada ranah berbagai macam pemunculan karakter-karakter yang ingin saya ungkapkan. Saya memang agak kesulitan dengan memberi penekanan, bahwa cerita pendek pada masing-masing bab ingin memberi pesan tentang karakter religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, menghargai prestasi, bersahabat/komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli social, tanggung jawab dan masih banyak karakter lainnya yang tidak dapat saya ungkapkan karena terlalu universalnya. Marilah semua ikut merenungkannya agar dapat semua diambil hikmah walaupun masih banyak kekurangan yang ada. Minimal saya sudah berusaha untuk menyumbangkan semaksimal mungkin gejolak pikiran saya dalam hal tulis menulis ini yang masih jauh dari sempurna.

1249. Syair Hidup Bingkai Hati

Syair Hidup Bingkai HatiBuku ini berisi rangkaian permenungan, untaikan kalbu, senandung nubari yang terbingkai dalam tiga simpul : spiritualitas, duniaku dan untukmu ibu. Hampir semua puisi dalam buku ini adalah pengalaman hidup yang memberikan gambaran pemaknaan cinta yang hakiki. Spiritualitas Sebuah pengakuan akan keberadaan Sang Pencipta, Sang Empunya Hidup dengan kemahakuasaanNYA dengan keberadaan (ku) sebagai ciptaan yang melakukan perjalanan menuju kembali padaNYA. Duniaku dan Warna warni pelangi jiwa Melodi jiwa, nyanyian hati berpadu menjadi rangkaian aksara mencipta kata, ungkapkan cinta pada kehidupan, lontarkan amarah pada negeri, pujian hati dan nyanyian rindu pada kekasih abadi untuk istriku, anak-anakku, Danau Toba alamku dan perjalananku, kuukir dalam gerak langkah puing-puing hati yang tak padu. Untukmu Ibu Senandung duka, nyanyian rindu dan madah pengharapan silih berganti, bercampur kecamuk, bertahta dalam nubari, ketika Ibuku pergi menghadap penciptanya, pada Jumat 9 Desember 2011, pukul 21.00. Banyak air mata, ada tangis harap, dan tersimpul dalam ikhlas yang tiada tara. Berada jauh di Gunungsitoli – Pulau Nias, selama 2 minggu opname sejak 28 Nopember 2011 - tak sempat merawat Ibuku di RSU Pangururan dan RS Adam Malik Medan. Tuhan memanggil Ibuku karena lelah dengan Kanker paru-paru yang diidapnya. Merangkai 75 + 5 senandung batin dalam bongkahan puisi, tersusun dalam mozaik – mozaik warna warni, peziarahan hidup dari seorang pencinta kehidupan, pengagum spiritualitas. Aku ada untuk mu, dalam alunan lagu, dalam tarian jiwa, dalam melodi musik kehidupan...

1250. Syair Pengemis

Syair PengemisR ikhsan Saepul Mukhsin (Anggota Ranggon Sastra) “Saya berkomentar sebagai penggiat puisi saja. Bukan ahli! Saya lebih senang menyebut ini sebagai bentuk puisi lama secara struktur, puisi baru secara tema dan diksi. Kumpulan ‘caci-maki’ akan ketidakadilan seolah dikumandangkan disini. Semoga setelah ini diterbitkan kita lebih bijak dalam menyikapi persoalan hidup”. Manah (Pengemis Cibubur) “Ya begini memang adanya, kami tidak memiliki kemampuan untuk bekerja. Sisi kemanusiaan yang kami ketuk untuk menyambung hidup. Hati tidak ingin tapi perutkan tidak bisa kompromi’. Ayyatu Shifa Hasib (Alumni Ponpes Darul Ulum Lido, Sukabumi) “Membaca tiap syair yang ada seolah bernostalgia pada sholawat yang sering saya dendangkan di Pesantren dulu. Sangat luar biasa semua akhir kalimat dapat disamakan rimanya”.

Leutika Leutika 

Wayang  Scanie  mahoni